High Performance Me

5 Prinsip Kepemimpinan Dalam Islam

Written by Arry Rahmawan

Bulan Ramadhan merupakan salah satu momen yang selalu saya tunggu dalam hidup saya. Selain karena pada bulan ini berlimpah penuh berkah dan pahala, di Bulan Ramadhan juga biasanya saya melakukan apa yang namanya Safari Ramadhan. Safari Ramadhan adalah aktivitas yang saya lakukan untuk berkeliling memberikan inspirasi dalam membangkitkan semangat dan melatih generasi muda untuk mencapai Ramadhan yang lebih produktif.

Salah satu event yang menarik adalah pada saat saya memberikan inspirational talk untuk Forum Aktivitas Rohis Duren Sawit (FARIS) pada 12 Juli 2014 lalu. Saya memberikan materi tentang bagaimana menjadi seorang pemimpin muslim yang inspiratif. Dalam sesi ini saya sekedar sharing, berhubung saya sendiri bukan seorang ustadz yang mendalami ilmu kepemimpinan dalam Islam. Namun, apa yang saya sharing kali ini merupakan nasihat yang cukup penting yang saya dapatkan sewaktu pembekalan kepemimpinan di masa saya SMP dulu.

Sewaktu SMP saya adalah seorang ketua OSIS, dan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti berbagai latihan kepemimpinan, mulai dari latihan kepemimpinan yang fun hingga pelatihan kepemimpinan semi militer yang keras. Dari sebuah sesi pelatihan, ada satu materi yang saya ingat di mana ternyata Islam sudah memberikan petunjuk bagaimana menjadi seorang pemimpin yang berpengaruh. Uniknya, petunjuk ini adalah suatu hal yang biasa kita hafalkan dalam keseharian kita sebagai seorang muslim.

Petunjuk kepemimpinan tersebut adalah Rukun Islam.

Ya, ternyata apabila kita ingin belajar kepemimpinan dalam Islam, cukup amalkan 5 prinsip ini maka kita akan menjadi seorang pemimpin yang berdampak.

Rukun #1 (Syahadat) : Prinsip Visioner

Apa yang bisa dimaknai dari syahadat dalam kepemimpinan? Arti syahadat, “Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad utusan Allah” sebenarnya memiliki makna yang sangat dalam. Pernyataan tersebut merupakan sebuah life mission statement, sebuah pernyataan misi hidup di mana kita berkomitmen akan terus menjadi hamba Allah dan pengikut nabi yang setia. Bagi mereka yang memaknai prinsip ini, tentunya akan memiliki sebuah pandangan di mana segala aktivitas harus dikaitkan dengan sebuah visi besar: keberhasilan saat pulang ke hadapan Tuhan. Hal ini akan membawa seseorang untuk senantiasa memuliakan Tuhan dalam setiap aktivitasnya. Sama seperti pemimpin, maka setiap pemimpin harus memiliki mission statement yang jelas, visi yang jelas, ke mana dia akan membawa orang yang dipimpinnya. Sebaik – baiknya mission statement bagi individu maupun pemimpin adalah syahadat.

Rukun #2 (Shalat) : Prinsip Disiplin

Banyak orang shalat hanya sebagai rutinitas, tanpa dimaknai secara mendalam. Apa makna yang terkandung dalam shalat bukan hanya sekedar doa yang baik, gerakan yang menyehatkan, hingga mampu menghindarkan kita dari perbuatan yang buruk.

Shalat melatih kita untuk menjadi pribadi yang disiplin. Apabila kita mengikuti aturan mainnya dengan baik. Itulah mengapa shalat memiliki waktu yang sudah ditentukan, tidak boleh melaksanakan shalat wajib apabila tidak sesuai dengan waktunya. Hal yang paling penting, salah satu keutamaan shalat adalah ketika dilaksanakan tepat waktu dan berjamaah di masjid.

Shalat dalam kepemimpinan ibarat sebuah meeting. Ini adalah meeting yang istimewa, yaitu meeting langsung dengan Allah. Saat adzan memanggil, akan terlihat mana orang yang memang disiplin untuk segera memenuhi panggilan tersebut atau mana yang suka menunda – nunda. Shalat melatih kita untuk tepat waktu dan menepati janji. Shalat tidak hanya bermakna secara vertikal kepada Tuhan, namun juga berdampak terhadap hubungan kita sesama manusia.

Rukun #3 (Puasa) : Prinsip Integritas

Sekarang bulan Ramadhan, dan semua muslim diwajibkan untuk berpuasa. Apa makna puasa bagi seorang pemimpin? Puasa tidak lain mengajarkan kita untuk memiliki integritas yang tinggi. Siapa yang tahu bila sekarang saya dan Anda sedang berpuasa? Kita bisa menjawab ‘ya’, namun hanya kita dan Tuhanlah yang tahu. Puasa membuat kita, baik dilihat atau tidak dilihat orang, tetap melaksanakan apa yang diperintahkan dengan teguh.

Karakter pemimpin seperti itu pula yang diharapkan dalam Islam. Tidak hanya puasa, namun perintah lain seperti menjaga kejujuran, disiplin, perlu ditegakkan baik saat kita dilihat orang atau tidak. Puasa mengajarkan kita untuk menjunjung dan mentaati nilai moral baik saat ada orang ataupun tidak ada sama sekali. Inilah makna integritas yang sebenarnya, dan Islam sudah mengajarkan itu sejak lama sekali.

Rukun #4 (Zakat) : Prinsip Peduli

Zakat merupakan sebuah aktivitas yang sudah jelas untuk menumbuhkan kepedulian kita kepada sesama. Makna apa yang bisa diambil dari zakat ini bukan semata – mata kita memberikan sesuatu yang diperlukan kepada orang yang kita pimpin, namun bagaimana agar mereka bisa menjadi seorang yang lebih baik dan bisa menjadi pemimpin – pemimpin berikutnya. Sama seperti pembagian zakat di masa Rasulullah di mana zakat bukanlah sekedar membagi – bagikan uang atau beras, namun bagaimana caranya dengan zakat itu hidup semua umat menjadi makmur dan mereka tidak meminta – minta lagi.

Peduli itu ibarat kita memberikan kail atau alat bagi orang yang perlu makan agar mereka bisa mencari makan untuk diri mereka sendiri.

Saya berkomitmen sebagai pemimpin muslim (minimal pemimpin diri sendiri), untuk peduli dan memberikan kepada masyarakat ilmu yang bermanfaat yang bisa digunakan secara langsung oleh siapapun untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Rukun #5 (Naik Haji) : Prinsip Rendah Hati

Naik haji merupakan sebuah aktivitas total bagi seorang muslim yang mampu untuk mempersiapkan harta, fisik, dan mental mereka untuk melaksanakan perintah Allah. Apa yang saya ambil dari naik haji, selain memerlukan pengorbanan, dapat juga dilihat bahwa haji sesungguhnya mengajarkan nilai – nilai kesetaraan.

Tidak peduli siapapun diri kita, darimana kita berasal, ataupun warna kulit kita, semua umat nabi Muhammad ada pada derajat yang sama. Hal yang membedakan hanyalah ketaqwaannya. Prinsip inilah yang biasanya paling sulit ada di hati seorang pejabat atau pemimpin tingkat tinggi. Sebagai seorang pemimpin, terbesit keinginan untuk selalu disanjung, dipuji, disambut, dihormati, atau diperlakukan ‘tinggi’ dibandingkan dengan rata – rata orang pada umumnya.

Rasulullah dan sahabatnya pun mencontohkan hal ini dengan sangat baik. Seperti naik haji, tidak semua pemimpin mampu melakukan ini. Rasulullah dan sahabat walaupun pemimpin umat, bisa hidup mewah dan kaya raya, mereka memilih untuk sederhana dan mengabdikan diri kepada rakyatnya. Jika digambarkan, mereka adalah pemimpin yang apabila ada tantangan yang menghadang, merekalah yang pertama memikirkan. Jika ada kebahagiaan, maka mereka yang terakhir menikmatinya. Sungguh pemimpin yang sangat luar biasa.

Itulah 5 hal dari rukun Islam yang ternyata mengandung 5 makna kepemimpinan yang luar biasa. Saya pun telah mencoba ‘khasiat’ dari 5 butir kepemimpinan Islam ini dan dampaknya sangat terasa baik dari peningkatan produktivitas diri maupun tim yang saya pimpin. Anda bisa menerapkan ini untuk pribadi Anda agar menjadi pemimpin yang lebih baik.

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda ingin menambahkan prinsip – prinsip di atas? Silakan sampaikan pendapat Anda melalui kotak komentar di bawah.

Apakah menurut Anda tulisan saya bermanfaat? Saya juga sering sharing via Twitter dan BBM saya. Silakan Follow @ArryRahmawan atau Invite PIN BB saya di 25A97FAF.

—————-

* Walaupun jadwal Safari Ramadhan saya sudah cukup penuh, saya akan berusaha meluangkan waktu untuk Anda. Kontak sekarang juga CerdasMulia Training and Coaching (085717529985) untuk mengundang saya memberikan inspirational talks di tempat Anda.

** Anda bisa mendapatkan buku Best Seller saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK dengan harga Jauh lebih Murah dan Jauh lebih Mudah. Caranya beli langsung di Google Play, atau di Toko Buku Online. Anda juga bisa mendapatkannya langsung di Toko Buku Gramedia terdekat di kota Anda.

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!