Uncategorized

5 Tips untuk Membuka Usaha Baru

Membuka bisnis baru memang memerlukan keberanian tersendiri untuk melakukannya. Berbagai macam pertimbangan, untung-rugi, perencanaan, dan lain sebagainya kerap kali mengurungkan niat dalam membuka bisnis baru. Berikut ini adalah prinsip-prinsip dasar dari hasil perjalanan saya dalam berbisnis 5 tahun terakhir, mulai dari membuka usaha pembuatan website, membuka usaha penerbitan buku, sampai dengan menjadi trainer dan berbisnis di bidang education motivational training.

1. Temukan Bidang Bisnis yang Disukai
Do What you Love or Love What You Do. Tetapi tetap melakukan apa yang kita sukai lebih enak daripada mencintai apa yang kita lakukan (padahal belum tentu kita suka). Ini penting sebagai pembentuk semangat dan antusiasme dalam menjalankan bisnis. Bisnis tidak selalu dan melulu membahas mengenai uang, keuntungan, dan materi, tetapi bisnis yang tahan lama dan membahagiakan adalah ketika mampu menjalankan bisnis sesuai dengan apa yang kita sukai.

2. Kreativitas dan Abad Konsep
Saat ini setelah era informasi lewat, yang merupakan aset paling penting adalah ‘kreativitas’. Kreativitas memegang peranan penting dalam kesuksesan bisnis saat ini karena saat ini adalah abad konsep. Peliharalah aset-aset Anda yang berharga, seperti ide-ide, gagasan, konsep yang unik dan menarik karena bisa jadi itulah yang menentukan kesuksesan bisnis Anda yang baru.

3. Berkolaborasi
Sudah lewat masanya melakukan semuanya ini dan itu sendirian. Berkolaborasilah dengan orang-orang yang bisa Anda percaya. Milikilah teman dan sahabat terbaik. Berkolaborasi dapat membangun jalinan partnership dan friendship yang positif. Tetapi, Anda tetap harus waspada dalam memilih partner dan harus benar-benar orang yang terpercaya.

4. Membangun Sistem yang Baik
Anda sudah memiliki konsep yang bagus, berkolaborasi, maka selanjutnya adalah membuat sebuah sistem. Biasanya, orang yang terjun dalam bisnis mengutamakan ‘yang penting action!’. Benar, yang penting action, tetapi ketika tidak memiliki kejelasan sistem dan keteraturan, maka bisnis itu bisa dipastikan hanya seumur jagung saja usianya. Buatlah sebuah sistem yang jelas dalam bisnis, bukan untuk menghambat dimulainya bisnis itu tetapi justru untuk membuat bisnis itu berumur lebih panjang.

5. FOKUS dan ACTION Oriented
Fokuslah pada suatu bisnis sampai bisnis itu benar-benar menghasilkan sesuatu dan siap untuk berjalan secara mandiri. Biasanya kesalahan para pelaku bisnis baru adalah tidak sabar dalam menantikan hasil dan kemudian mencoba lahan yang lain padahal bisa jadi karena tidak difokuskan untuk ke arah sana. Hal lain yang perlu diperhatikan juga ACTION Oriented. Perencanaan memang penting, tetapi dalam bisnis ACTION itu lebih penting untuk mendapatkan feedback yang lebih cepat dari kondisi lapangan yang sesungguhnya.

Ingin berkomunikasi dengan saya Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

1 Comment

Tinggalkan Komentar

%d bloggers like this: