Tips Akademik

Bagaimana Cara Melejitkan Prestasi Diri?

Written by Arry Rahmawan

Adakah cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan prestasi diri kita?

Sebagai seorang praktisi pengembangan diri, seringkali saya mendapatkan pertanyaan dari klien atau peserta seminar tentang bagaimana caranya meningkatkan prestasi diri. Pertanyaan ini ditanyakan mulai dari mereka yang masih sekolah, kuliah, hingga yang sudah berkarir. Semua orang tentu ingin bisa mengoptimalkan potensi diri mereka dan mengubahnya menjadi prestasi.

Namun, bagaimana caranya?

Mengapa ada orang atau teman yang dalam waktu singkat begitu banyak mengukir prestasi, sementara diri kita tidak kunjung mendapatkan prestasi yang diharapkan? Padahal, rasa – rasanya kita sudah bekerja keras?

Saya bersama tim di CerdasMulia Institute seringkali melakukan riset mengenai hal ini. Jika Anda mencoba untuk mencarinya di internet, memasukkan kata kunci seperti “cara meningkatkan prestasi diri”, tentunya ada banyak sekali tips dan trik yang bisa ditemukan.

Tetapi dalam 10 tahun terakhir ini, setelah melakukan berbagai macam penelitian ternyata ada 3 hal yang perlu ditingkatkan agar prestasi diri kita dapat melejit.

Cara 1 : Memiliki Keyakinan Orang – Orang Berprestasi

Hal paling penting yang kami dapatkan di lapangan, ketika berjumpa dan mempelajari karakter orang – orang yang berprestasi adalah KEYAKINAN yang mereka miliki berbeda dengan keyakinan orang biasanya. Keyakinan yang mereka miliki jauh lebih positif dan selalu PERCAYA bahwa mereka memang bisa berprestasi.

Saya sudah merangkum keyakinan orang berprestasi ini dalam podcast saya yang berjudul 7 Keyakinan yang Dimiliki oleh Orang Berprestasi. Dalam podcast tersebut Anda bisa mendengarkan dan mempelajari apa saja ketujuh keyakinan yang bisa Anda tiru yang bisa Anda terapkan untuk diri Anda.

Cara 2 : Menyukai dan Menuntaskan Tantangan Baru

Di saat orang biasa merasa cukup dalam kondisi hidupnya yang biasa – biasa saja, orang berprestasi justru mengelilingi diri mereka dengan tantangan – tantangan baru agar hidup mereka bertumbuh. Orang berprestasi memiliki apa yang dinamakan growth mindset, sebuah pola pikir bertumbuh yang mengharuskan mereka untuk selalu menghadapi dan menuntaskan tantangan – tantangan baru. Lawan dari growth mindset ini adalah fixed mindset, sebuah pola pikir yang percaya bahwa kemampuan di dalam diri kita tidak dapat bertumbuh lagi dan tetap segitu – gitu aja.

Sewaktu saya kuliah dulu, mentor saya pernah menantang saya dengan mengatakan bahwa setidaknya selama saya kuliah saya pernah ke luar negeri sebanyak 1 kali. Tantangan ini saya terima, di mana saya dulu masih buta sama sekali dengan yang namanya ke luar negeri. Saya tidak punya paspor, saya tidak punya uang, tidak punya koneksi di luar negeri, dan tidak lancar berbahasa Inggris.

Selanjutnya saya menetapkan batas akhir di mana saya harus bisa ke luar negeri. Di situlah saya mulai belajar banyak bagaimana caranya membuat paspor, melakukan fundraising, melatih bahasa Inggris, dan semuanya terakselerasi begitu cepat. Pengalaman keluar negeri pertama saya di tahun 2011, mewakili Indonesia dalam ajang World Leadership Conference yang ada di Singapura. Di sana saya bertemu dengan mahasiswa dari Cina, Singapura, Thailand, India, Sri Lanka, dan banyak negara lainnya. Saya bertukar kartu nama, berbicara dengan mereka dengan bahasa Inggris ala kadarnya, mempersiapkan penginapan dan akomodasi di negeri orang, mendebarkan namun juga menyenangkan.

Berbekal pengalaman tersebut, tahun 2012 saya mewakili Indonesia dalam ajang Student Environmental Forum di Jepang. Di sana saya berjumpa dengan mahasiswa/i berprestasi di Asia yang membahas tentang peran pemerintah, pengusaha, dan akademisi dalam membangun ekonomi hijau (ekonomi yang mempertahankan lingkungan). Dalam forum ini, saya berdebat, membuat keputusan, presentasi, dan bekerja sama dalam tim dengan banyak mahasiswa asing lainnya. Sedikit lebih serius dibandingkan dengan pengalaman waktu di Singapura.

Dinner di Enryakuji Temple Japan bersama Tim Mahasiswa Asia

Dinner di Enryakuji Temple Japan bersama Tim Mahasiswa Asia

Menghadapi serta menuntaskan tantangan – tantangan baru merupakan salah satu cara untuk meningkatkan prestasi diri. Tantangan apakah yang sedang Anda hadapi saat ini? Pastikan tantangan tersebut ada untuk memastikan diri Anda bertumbuh dibandingkan sebelumnya.

Cara 3 : Belajar dari Kesalahan

Cara ketiga yang kami temukan agar kita dapat melejitkan prestasi diri adalah sensitif dengan kesalahan yang kita buat dan menjadikannya feedback agar diri kita menjadi lebih baik.

Banyak sekali orang ignorance atau menolak untuk disalahkan dan mencari – cari kambing hitam untuk melimpahkan kesalahannya kepada orang lain. Namun, selama saya bertemu dan belajar dari orang berprestasi, mereka selalu berpendapat bahwa apa yang mereka alami itu 100% karena diri mereka dan kesalahan mereka sendiri.

Seperti misalnya jika hari ini kita masih belum bisa meraih nilai A di mata kuliah tertentu, seringkali orang mencoba mencari alasan dengan mengatakan bahwa pelajarannya terlalu sulit, dosennya tidak jelas mengajar, bukunya tidak ada, dan lain sebagainya.

Sewaktu saya kuliah S2, saya mencoba untuk menerapkan bahwa apa yang saya dapatkan dalam kehidupan, maka itu 100% adalah tanggung jawab saya. Ketika di S1 saya belum mendapatkan IPK sesuai target, maka saya mencoba mencari apa kesalahan – kesalahan yang saya lakukan. Akhirnya saya menemukan bahwa kesalahan saya lebih karena manajemen waktu yang berantakan dan saya tidak well organized.

Akhirnya, ketika S2 saya mencoba untuk memperbaiki hal tersebut. Saya mencoba menata diri agar lebih well organized, belajar dari kesalahan – kesalahan yang saya lakukan. Alhamdulillah, di akhir kuliah S2, saya berhasil mendapatkan IPK sesuai dengan harapan : 4.00.

IPK 4.00 karena belajar dari kesalahan

IPK 4.00 karena belajar dari kesalahan

Kisah saya di atas bukan maksudnya untuk pamer, namun ingin menunjukkan bahwa belajar dari kesalahan dapat meningkatkan prestasi diri kita.

Apa kesalahan – kesalahan terbesar Anda? Sudahkah Anda belajar dari kesalahan – kesalahan tersebut?

Itulah 3 hal yang bisa saya ringkas berdasarkan hasil penemuan tim CerdasMulia Institute untuk mencari apa sebenarnya hal yang dapat kita gunakan secara aplikatif dan kita tiru untuk meningkatkan prestasi diri kita.

Bagaimana menurut Anda?

Adakah cara – cara lain yang pernah Anda lakukan dan efektif dalam meningkatkan prestasi diri Anda? Silakan share dengan saya melalui kotak komentar di bawah.

Catatan : Untuk request proposal atau mengundang saya memberikan pelatihan/seminar pengembangan prestasi di institusi Anda, silakan hubungi CerdasMulia Institute di 0856 4087 9848 (Melinda).

Salam,

Arry Rahmawan
Self Development Coach
Direktur CerdasMulia Group

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah kewirausahaan, inovasi, dan strategi bisnis.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!