High Performance Me

Bagaimana Cara Menulis dengan Hati?

Written by Arry Rahmawan

Ciptakanlah Sebuah Tulisan yang Bahkan Kita Sendiri Bergetar Saat Membacanya

Kutipan itu adalah nasihat yang saya dapatkan langsung dari rekan saya sesama penulis, J. S. Khairen saat kita sama – sama mengisi pelatihan inspirasi menulis di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI. Kata yang saya dapatkan memang singkat, tetapi buat saya pribadi memiliki arti yang dalam.

Menciptakan tulisan yang membuat diri kita dan pembaca bergetar saat membacanya, tentu bukanlah suatu hal yang mudah.

Memerlukan ketekunan dan latihan yang terus – menerus.

Dan hal yang paling penting adalah : menulisnya harus menggunakan hati.

Menulis Dengan Hati, Tantangan Bagi Penulis Pemula

Ya, hanya menulis dengan hati lah, maka kita mampu untuk menciptakan tulisan yang menggetarkan pembacanya. Jika hati pembaca sudah bergetar, maka sudah dapat dipastikan bahwa pembaca itu akan menjadi pelanggan tulisan – tulisan kita berikutnya.

Namun, menulis dengan hati itu tidak mudah. Apalagi, banyak penulis pemula yang ingin menjadi seorang penulis karena ‘tergiur’ dengan berbagai keuntungan materi yang bisa dicapai oleh seorang penulis sukses : uang banyak, royalti buku berlimpah, populer, bahkan ada yang bisa sampai masuk TV dan layar bioskop!

Hal seperti inilah yang kadang membuat kita menjadi ‘lupa’ bahwa kita perlu melibatkan hati kita agar dapat membuat sebuah tulisan yang konsisten, produktif, dan dapat menggetarkan pembacanya.

Lantas, bagaimana caranya agar kita dapat menulis dengan hati? Bagaimana caranya agar penulis itu bisa mempengaruhi pembacanya?

Suatu saat, Seth Godin, salah satu blogger favorit saya pernah ditanya suatu hal : “apa yang membuat Anda konsisten dalam menulis, dan bahkan tulisan Anda seringkali menggemparkan pemikiran orang pada umumnya?”

Dia menjawab, “saya menulis bukanlah untuk mendapatkan pujian dari orang lain. Saya menulis karena saya ingin memberikan perspektif dari apa yang saya pahami, kemudian saya tuliskan agar bisa bermanfaat untuk orang lain. Inilah kunci mengapa saya selalu bisa menghasilkan tulisan yang fresh dan juga produktif.”

Hmm… Sebuah pelajaran yang menarik menurut saya, karena ternyata Seth Godin tidak menulis untuk dipuji, melainkan dia menulis karena ingin memberikan bagaimana perspektifnya akan sesuatu. Tentu, tidak ada jalan lain untuk memperkaya perspektif selain menambah pengetahuan dan pengalaman di bidang tersebut. Dari cara menjawabnya, saya yakin Mr. Godin adalah seorang pembaca buku hardcore.

Jawaban lain datang dari Chase Reeves, seorang writerpreneur yang mendirikan Fizzle. (Mungkin) karena dirinya entrepreneur, saat ditanya, “bagaimana menulis dengan hati?” maka jawabannya seperti ini,

“Formula yang saya gunakan untuk dapat menulis dengan hati sederhana, yaitu : WHO + DO. Who berarti kita mengetahui untuk siapa kita menulis. Sementara DO berarti kita memiliki pesan / tujuan apa yang harus dilakukan oleh pembaca setelah membaca tulisan kita tersebut.” Dengan mengetahui SIAPA pembaca kita dan APA pesan / dampak yang ingin kita berikan pada pembaca, di situlah kita bisa membuat tulisan yang menggetarkan pembaca kita. Dengan mengetahui untuk siapa kita menulis, maka kita bisa melayani mereka melalui tulisan dengan hati.

Lalu, bagaimana cara menulis dengan hati menurut Arry Rahmawan? (siapa nih, wkwk). Selain menggunakan dua pendapat di atas, ada satu hal penting menurut saya bagaimana caranya agar kita bisa konsisten menulis dan tulisan kita bisa menggetarkan pembaca.

Formulanya sederhana saja, “libatkan Tuhan dalam setiap kata yang dituliskan.”

Maksudnya juga sederhana, jadikan tulisan – tulisan yang kita ciptakan itu bukan sebagai media untuk mendapat pujian atau membuat diri kita terkenal, melainkan untuk ibadah. Dengan meniatkan seperti ini, maka kita tidak menggadaikan semangat menulis kita hanya dengan pujian orang lain.

Saya sudah menulis lebih dari 700 artikel di blog ini. Betapa ingat sekali 3 bulan pertama ngeblog, tulisan saya sangat berantakan, dan pengunjung nya pun sedikit. Saat saya melihat statistik web saya, pengunjungnya tidak lebih dari 10 visitor per hari.

Apakah dalam 3 bulan itu saya mundur? Nyaris saja saya mundur, jika tidak ingat bahwa menulis itu adalah untuk ibadah. Hal yang selalu terngiang di telinga saya adalah, kelak pada saat blog ini sudah terkenal, nilai – nilai per katanya insyaAllah akan menjadi tabungan pahala dan amal jariyah untuk saya kelak.

Akhirnya, karena terus memegang prinsip itu, maka di tahun 2016 ini, blog ini sudah rutin dikunjungi dari yang tadinya hanya 10 orang per hari menjadi lebih dari 1200 orang per hari. Bukan hanya konsistensi yang saya dapatkan, tetapi juga impact terhadap para pembaca, Inilah salah satu prinsip yang saya berikan dalam pelatihan menjadi penulis muda yang seringkali saya bawakan. Dengan cara ini, semoga para peserta dapat lebih konsisten dalam menulis dan melibatkan hatinya dalam menghasilkan tulisan yang lebih baik.

Nah, Anda sudah mengetahui 3 cara bagaimana agar bisa menulis dengan hati, bukan? Tinggal praktik deh membuat tulisan sekarang juga.

Atau, Anda memiliki cara lain agar kita dapat menulis dengan hati yang belum saya sebutkan di atas? Silakan berikan komentar Anda di kotak di bawah ini. Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih dalam tentang dunia kepenulisan, silakan undang saya untuk memberikan pelatihan menjadi penulis muda di sini.

Salam CerdasMulia,

Arry Rahmawan
Personal Excellence Coach
Founder CerdasMulia Institute

GRATIS! Ayo Gabung di Komunitas Indonesia Berpijar!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

1 Comment

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!