High Performance Me

Bagaimana Proses Saya dalam Menemukan Passion?

Written by Arry Rahmawan

Beberapa hari yang lalu saya mendapatkan sebuah email unik yang masuk ke dalam inbox saya. Saya memang membuka kesempatan untuk Anda yang ingin berkonsultasi dengan saya via email seputar entrepreneurship. Jangan sungkan lho untuk email-emailan dengan saya.

Dalam surat – surat yang biasanya, saya seringkali mendapatkan pertanyaan yang sama, “bagaimana caranya agar saya bisa menemukan passion saya?”

Saya sudah menjawabnya dalam tulisan saya yang berjudul Cara Mudah Menemukan Passion Anda dan juga yang berjudul 10 Menit Menemukan Passion.

Nah, email yang saya terima kali ini cukup berbeda. Email tersebut bertanya, “Boleh diceritakan tidak bagaimana mas Arry bisa menemukan passion mas Arry sendiri?”

Jujur, saya senang mendapatkan pertanyaan ini. Tulisan kali ini saya khususkan untuk menjawab pertanyaan tersebut. Semoga bermanfaat.

Proses Diri Saya dalam Menemukan Passion

Pada tahun 2010, saya masuk ke dalam sebuah program beasiswa kepemimpinan yang mengumpulkan mahasiswa/i berprestasi di kampus saya, Universitas Indonesia, untuk bisa terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan mereka.

Boleh dibilang, saya termasuk orang yang beruntung karena dari seleksi yang sangat ketat dan dari ratusan orang pendaftar yang diterima hanya 30 orang saja dan saya salah satunya. Dalam program beasiswa tersebut, saya diberikan berbagai macam ilmu kepemimpinan untuk menggapai prestasi yang lebih baik dan berdampak luas. Setiap peserta akan dievaluasi terkait dengan prestasi yang telah ditorehkan setiap 6 bulan sekali.

Di awal mengikuti program, saya bersemangat ingin meraih berbagai prestasi serta capaian yang saya buat di masa depan. Namun, 6 bulan kemudian baru saya sadar bahwa saya tidak perform dengan baik ketika dievaluasi. Capaian prestasi saya jauh di bawah teman – teman seangkatan saya.

Ada yang sering mewakili Indonesia untuk berbicara di pentas internasional sebagai delegasi conference atau lomba debat, ada yang tulisan – tulisannya menjadi langganan dimuat di surat kabar besar, ada yang menjadi pemimpin organisasi yang top dan prestise, ada yang sering memenangkan lomba dan karya tulis ilmiah, bahkan bisa dibilang setiap teman satu angkatan saya nyaris membawa prestasi baru setiap seminggu atau sebulan sekali.

Sementara saya? Nol besar. Dalam waktu 6 bulan saya tidak mencapai apapun. Ikut lomba ilmiah selalu kalah, mengirim tulisan ke surat kabar tidak pernah dimuat, apply conference di luar negeri tidak diterima. Benar – benar mengenaskan.

Di situlah kemudian saya merasa minder dengan teman – teman seangkatan saya.

Sampai kemudian saya curhat dengan teman seangkatan saya, Wahyu Awaludin. Bang Wahyu ini adalah seorang wakil ketua BEM Fakultas dengan segudang prestasi khususnya di bidang sastra. Dia memberikan saran kepada saya seperti ini,

Apakah target yang elo kejar itu adalah target yang muncul dari hati lo sendiri, atau elo cuma ikut – ikutan temen yang lain aja?

Dari situ saya merasa ‘tertusuk’.

Saya tidak perform karena saya mencoba untuk menjadi orang lain.

Akhirnya Mendapatkan Passion yang Tepat

Saya pun kemudian mulai mencari sesuatu yang gue banget itu. Sampai akhirnya saya menemukan sebuah titik di mana saya berbeda dibandingkan dengan yang lain, yaitu saya memiliki minat yang tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia.

Saya senang sekali membaca buku – buku tentang kunci sukses, rumusan keberhasilan, video – video motivasi, yang membuat performa seseorang menjadi lebih baik.

Jika kita bingung dengan apa passion kita, kita bisa mencarinya dengan melihat buku apa yang paling banyak kita baca/miliki”

Akhirnya saya putuskan bahwa saya ingin membuat sebuah blog pengembangan diri di blogspot yang membahas tentang pengembangan diri, dengan sudut pandang tulisan pengalaman – pengalaman pribadi saya.

Awalnya saya merasa menulis di blog itu sulitnya bukan main. Saya merasa tulisan saya jelek, tidak terstruktur. Mempublikasikannya pun saya minder. Bahkan, untuk menulis sebuah artikel blog yang panjangnya 500 – 700 kata saya memerlukan waktu 4 jam.

Namun saya yakin, jika ini adalah passion saya dan saya memutuskan tidak menyerah. Saya lakukan aktivitas blogging ini terus-menerus. Saya buat target setiap hari menulis, jika tidak maka saya memberikan hukuman untuk diri saya sendiri.

Setelah 3 bulan dan menghasilkan sekitar 70-80 tulisan di blog akhirnya saya benar – benar merasa ‘klik’ bahwa aktivitas menulis tentang pengembangan diri adalah passion saya. Saya pun membuat target capaian prestasi yang gue banget,

  1. Membuat blog dikunjungi puluhan ribu orang
  2. Dalam satu tahun sudah memiliki 300 tulisan

Karena passion saya dalam menulis hal pengembangan diri, saya pun terus-menerus menulis tanpa henti. Pengunjung terus – menerus meningkat, hingga akhirnya saya memindahkan blog saya ke hosting profesional : http://arryrahmawan.net dari yang sebelumnya di blogspot.

Sedikit demi sedikit, blog saya mulai dibicarakan dan menarik minat banyak orang. Dari yang tadinya pengunjung cuma 1-2 orang, sekarang sudah ribuan bahkan puluhan ribu yang membaca dan mendapat manfaat dari tulisan – tulisan saya. Saya banyak mendapat email dari pembaca yang berisikan ucapan terima kasih karena tulisan saya bermanfaat, dan di situ saya merasa semakin bahagia.

Dua capaian yang saya targetkan tersebut tercapai di akhir tahun 2012 dan di sana saya merasa puas karena saya bisa mencapai prestasi yang gue banget tanpa harus ikut – ikutan orang lain.

Buat saya, prestasi adalah ketika kita mendapat capaian dari hasil memaksimalkan potensi dan keunikan yang kita miliki. Akhirnya di akhir masa pembinaan beasiswa asrama, saya mendapatkan Pena Emas Award yang didedikasikan untuk peserta beasiswa yang berkomitmen dalam memberikan kontribusi dalam bentuk tulisan, menyisihkan 300 mahasiswa/i berprestasi dari seluruh Indonesia.

Bahkan, saya masih menulis artikel di blog hingga saat ini, hehehe.

Passion akan Memberikan Snowball Effect

Ketika saya sudah mendapatkan ‘klik’ di bidang pengembangan diri, maka selanjutnya tugas kita hanya tinggal membuat target dan capaian yang lebih besar. Seperti layaknya bola-bola salju yang menggelinding, semakin lama semakin besar. Itulah snowball effect.

Karena passion saya di bidang pengembangan manusia, maka saya memiliki target yang lebih besar lagi:

  1. Menjadi entrepreneur di bidang pengembangan diri
  2. Menjadi seorang trainer dan coach yang menginspirasi ratusan ribu orang
  3. Menulis buku best-seller
  4. Membuat platform atau tempat menulis bagi anak – anak muda agar bisa berekspresi

Alhamdulillah, di usia yang masih 22 tahun, saya sudah memiliki lembaga training, lembaga kaderisasi trainer, dan daycare islami sebagai unit bisnis. Saya juga sudah berkeliling Indonesia untuk memberikan inspirasi agar orang bisa hidup mandiri dengan entrepreneurship dan hidup sesuai passion mereka.

Di usia 23 tahun, saya sudah menerbitkan buku best-seller tentang kewirausahaan dengan judul ‘Studentpreneur Guidebook’ yang menjadi landasan pengajaran kewirausahaan di banyak sekolah di Indonesia. Saya juga sudah menerbitkan satu buku lagi berjudul ‘Sekeping Cinta’ hasil dari kolaborasi alumni Young Trainer Academy yang keren.

Hingga saat ini, saya masih terus memperbarui target – target capaian yang ingin saya raih agar bisa bermanfaat dengan lebih luas lagi.

Ini ceritaku, sekarang giliran kamu. Yuk bagi pengalamanmu menemukan passion di kotak komentar di bawah.

Salam passionpreneur!

[jetpack_subscription_form title=”Berlangganan Tulisan” subscribe_text=”Tidak ingin ketinggalan tulisan inspiratif dari saya? Masukkan alamat email kamu pada kotak di bawah ini.” subscribe_button=”Langganan” show_subscribers_total=”0″]

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah simulasi bisnis, business model innovation, dan entrepreneurship development.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!