Campus Life Diary

Cara Menemukan Topik Skripsi untuk Tugas Akhir Kuliah

Written by Arry Rahmawan

Bagaimana Cara Menemukan Topik Skripsi untuk Tugas Akhir Kuliah yang Tepat?

Mungkin itulah pertanyaan paling banyak yang terlintas di kepala mahasiswa tingkat akhir. Yap, bertanya kira – kira topik skripsi apa ya yang ingin dikerjakan? Topik skripsi apa yang kira – kira bisa di acc oleh dosen pembimbing dan kita bisa menyelesaikannya dengan baik?

Pertanyaan itu juga terlintas dalam kepala saya sekitar 3 – 4 tahun lalu saat merumuskan topik skripsi dan tesis apa yang ingin dikerjakan untuk kelulusan jenjang S1 dan S2. Pertanyaan yang seringkali kepikiran saat makan atau mandi, bahkan juga saat menjelang tidur yang bikin kepikiran terus, hehe.

Sejak diamanahkan menjadi dosen tetap di Universitas Indonesia, saya pun akhirnya mendapat kesempatan untuk membimbing beberapa mahasiswa tugas akhir semester ini. Ga banyak sih, tapi cukup challenging untuk dosen muda seperti saya (hehe). Lebih challenging saat dapat mahasiswa yang bertanya, “sebaiknya topik skripsi saya apa ya, pak?”. Nah lho…

Bukan hanya mahasiswa, dosen pun bisa bingung kalau tiba – tiba ditanya begitu.

Setelah melalui pengalaman dalam dunia akademik selama lebih kurang 8 tahun, maka berikut ini saya ingin bagikan tips – tips untuk para mahasiswa tingkat akhir yang sedang mencari topik skripsi. Harapan saya, sebelum konsultasi dengan dosen pembimbing, ada baiknya sudah membawa ‘ide’ sehingga diskusi tidak dimulai dari nol. Syukur – syukur kalau dosen pembimbing kamu punya ide untuk penelitian kamu. Tapi kalau tidak, ya mau ga mau kamu yang cari idenya lalu didiskusikan ke pembimbing.

Apa aja sih tips untuk dapat menemukan topik skripsi yang baik? Yuk, silakan disimak ya…

Cara #1 – Niatkan Skripsi untuk Meninggalkan Legacy

Sebelum menemukan topik skripsi, saya ingin berbagi sebuah kultur yang ada di lab peminatan saya yaitu lab Systems Engineering, Modeling, and Simulation. Di lab ini, setiap mahasiswa tingkat akhir di challenge untuk memberikan yang terbaik dan menjadikan skripsi itu sebuah legacy. Jadi, skripsi bukan hanya sekedar untuk lulus, tapi juga untuk memberikan impact.

Kultur ini akhirnya membuat mahasiswa tingkat akhir di lab jarang menjalankan penelitian – penelitian yang mirip dengan penelitian sebelumnya. Beda dengan mahasiswa tingkat akhir yang hanya sekedar lulus, di mana seringkali melakukan penelitian – penelitian mirip, metode sama, dengan hanya berganti studi – studi kasusnya saja. Pokoknya, yang penting lulus.

Salah satu penelitian skripsi sahabat saya, Diana Wangsa tentang pembuatan permainan simulasi operations management game (OMG), bahkan hingga diterbitkan menjadi buku dan bisa dibeli di Amazon. Cool ya?

Cara #2 – Mulai dari Minat

Topik skripsi juga bisa dimulai dari minat penelitian kita. Coba tanyakan kepada diri kita, apa sih hal – hal yang menarik untuk kita teliti?

Sebagai contoh, saya punya minat yang besar untuk meneliti behavior manusia. Di lab Systems Engineering, Modeling, and Simulation kemudian disandingkan dengan metode – metode yang digunakan di lab peminatan tersebut. Kemudian muncul ide penelitian untuk mengetahui bagaimana fenomena turnover karyawan di sebuah perusahaan menggunakan pendekatan sistem dinamis. Alhamdulillah, hasil penelitian saya ini akan dipresentasikan dalam Asia Pasific System Dynamic Conference 2017 di National University of Singapore pada bulan Februari nanti.

Cara #3 – Mulai dari Metode yang Dikuasai

Selain mulai dari minat, kamu juga bisa mengajukan topik skripsi berdasarkan metode pemecahan masalah yang kamu kuasai. Di lab SEMS tempat saya bekerja, ada banyak sekali metode – metode untuk memecahkan masalah seperti Sistem Dinamis, Discrete Event Modeling, Agent Based Modeling, Serious Simulation Gaming, Mixed Integer Programming, Genetic Algorithm, dan lain sebagainya.

Nah, biasanya bagi mahasiswa tingkat akhir yang belum mendapat topik saya tanya metode apa yang mereka kuasai. Baru kemudian setelah itu mencari studi kasus yang relevan dengan metodenya dan terbilang baru dalam dunia penelitian.

Cara #4 – Melihat Peluang di Tempat Kerja Praktek / Magang

Sebelum masuk ke pengerjaan tugas akhir, biasanya kamu mendapatkan kesempatan untuk kerja praktek atau magang di perusahaan tertentu. Nah, kamu bisa tuh tanya – tanya sama mentor, atau melakukan observasi masalah – masalah yang dihadapi oleh tempat kerja praktek kamu. Jika masalahnya cukup kompleks dan tidak bisa dipecahkan dengan mudah, siapa tahu itu bisa menjadi topik skripsi yang oke buat kamu. Hehe..

Cara #5 – Mempertimbangkan Kemudahan Akses Data

Topik skripsi juga bisa dilakukan dengan mempertimbangkan kemudahan akses data di institusi atau lembaga tertentu. Misalnya, kamu punya kenalan orang yang bekerja di sebuah perusahaan tertentu dan bersedia memberikan data yang kamu butuhkan untuk memecahkan masalahnya. Maka, ini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan topik skripsi yang keren.

Cara #6 – Konsultasi Langsung dengan Pembimbing

Segera dekati (calon) pembimbing skripsimu dengan menceritakan rencana riset yang ingin kamu lakukan. Nantinya, kamu akan mendapatkan feedback dari pembimbing untuk membuat kamu lebih yakin dengan rencana riset kamu. Karena bisa jadi, ada beberapa dosen yang juga sedang mengerjakan proyek / hibah dan dengan konsultasi kamu langsung dapat topik yang selaras dengan proyek / hibah yang dosen pembimbing kamu sedang kerjakan.

Cara #7 – Memetakan Paper (Paper Mapping)

Kunci menemukan topik skripsi adalah kreativitas. Sementara kunci agar kita bisa kreatif adalah dengan banyak baca. Yap, bahkan pada saat kamu sedang mencari topik skripsi pun, membaca paper adalah hal yang wajib kamu lakukan. Coba baca result and discussion nya lalu baca further research yang disarankan di setiap paper dengan topik yang kamu minati. Buat ringkasan catatannya. Tuliskan paper A bicara apa, paper B bicara apa, dan mana peluang kekosongan pengembangan riset di bidang tersebut yang bisa kamu kerjakan.

Cara #8 – Belajar dari Skripsi Senior

Sama dengan cara nomor 7, kalau yang ini juga kamu harus banyak baca. Coba baca – baca buku skripsi yang senior kamu sudah buat. Hanya saja, ingat selalu cara nomor #1. Skripsi bukan cuma sekedar lulus, tapi juga kesempatan untuk berkarya. Jadikan skripsi senior itu inspirasi supaya kamu bisa menghasilkan ide penelitian yang lebih keren lagi.

Cara #9 – Sesuaikan dengan Rencana Studi

Adakalanya saking semangatnya mahasiswa untuk menghasilkan karya skripsi yang baik, penelitian yang diajukan menjadi tidak feasible dengan waktu yang ada. Jadi penelitiannya cukup rumit dan waktu satu semester tidak cukup sehingga jangan sampai kamu terjebak dengan topikmu sendiri.

Kecuali, kamu punya rencana studi untuk melanjutkan S2. Maka, kamu bisa memilih topik yang cukup kompleks di mana bisa kamu lanjutkan untuk studi pasca sarjanamu.

Yup, itu saja 9 cara yang bisa saya bagikan kepada kamu para mahasiswa yang saat ini sedang memikirkan topik skripsi. Apakah ada cara lain yang ingin kamu bagikan? Yuk, silakan bagikan cara yang ke-10 melalui kotak komentar di bawah ya.

Semoga bermanfaat untuk melancarkan studi dan menuntaskan skripsimu.

Salam,
Arry Rahmawan
Passionate Educator

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

Untuk mengundang saya memberikan seminar dan training untuk memaksimalkan potensi dan performa berkarya di tempat Anda, silakan hubungi CerdasMulia Institute di 085640879848 (Melinda). Anda juga bisa mengikuti pelatihan hidup lebih produktif secara online dari saya dalam program ProductiveME! Academy Online.

GRATIS! Ayo Gabung di Komunitas Indonesia Berpijar!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!