High Performance Me

Cara Menjadi Penulis yang Konsisten Menulis (Writing Challenge #1)

Cara Menjadi Penulis yang Konsisten Menulis
Written by Arry Rahmawan

Bagaimana ya Cara Menjadi Penulis yang Konsisten Menulis?

Halo sahabat pembaca sekalian, waaah… rasanya sudah lama sekali ya saya tidak update lagi blog ini. Jujur sebenarnya saya sedih karena dulu nyaris setiap hari saya menulis di blog ini. Walaupun memang tulisannya yaaa sederhana juga sih, hehehe.. Maka dari itu pengen banget rasanya biar bisa nulis lagi di blog ini, bahkan kalau bisa setiap hari.

Kalau kata nabi Muhammad, manusia yang beruntung itu adalah manusia yang hari ini lebih baik dari kemarin dan hari esok lebih baik dari hari ini. Pernyataan ini menyiratkan kepada kita bahwa yang namanya keberhasilan dan keberuntungan dalam hidup itu tidak serta merta terjadi, tetapi juga melalui sebuah proses perbaikan secara terus – menerus dari hari ke hari. Sedihnya saya adalah bahwa performa saya menulis di blog ini cenderung menurun, hiks.

Namun di sisi lainnya saya juga merasa sangat beruntung menjadi seorang yang berprofesi sebagai trainer dan dosen. Kedua profesi ini merupakan dua profesi yang memiliki tugas utama ‘membina’ orang lain. Dan, karena tugas kita untuk membina orang lain ini, mau tidak mau diri kita juga harus terus – menerus dibina (asal jangan dibinasakan aja, hehe). Kedua profesi tadi membuat saya senantiasa berada pada lingkungan yang terus – menerus tumbuh (continuous improvement).

Di CerdasMulia Institute, untuk master trainer atau master coach (saya salah satunya), baru saja diterapkan sebuah sistem agar kami terus dapat memperbaiki diri. Salah satunya adalah dengan menimba ilmu dari para world class trainer. Tidak terkecuali saya yang menimba ilmu selama beberapa bulan ini dengan beberapa coach internasional dan menggunakan bahasa Inggris (gapapa deh, lumayan juga ini sambil latihan listening untuk IELTS, haha)

Salah satu aspek pembinaan yang saya terima beberapa hari lalu adalah seperti ini,

“Sebagai trainer, agar otak kita senantiasa berada dalam performa terbaik maka kita perlu melakukan sesuatu yang baru atau menantang (challenge) pikiran kita untuk melakukan sesuatu.”

Saya langsung terpikir, bagaimana kalau saya menantang diri saya untuk menulis lagi selama 30 hari berturut – turut ke depan? Di tengah kesibukan saya yang seperti sekarang, tantangan tersebut cukup challenging untuk dilakukan saat ini.

Bisakah saya melewati writing challenge selama 30 hari ke depan selama berturut – turut?

Mudah – mudahan bisa ya, dan ini adalah tulisan pertama saya. Tunggu ya nanti tulisan – tulisan berikutnya dalam writing challenge ini. Hehe…

Bagaimana Cara Menjadi Penulis yang Konsisten Menulis?

Lalu, bagaimana caranya menjadi seorang penulis yang konsisten menulis? Saat saya kembali memiliki mentor, saya jadi teringat 3 tahun yang lalu mengapa saya bisa meraih peak performance dengan menulis setiap hari satu artikel dan bahkan bisa menerbitkan sebuah buku yang menjadi best seller (Studentpreneur Guidebook) ? Pada saat saya pelajari, ternyata berdasarkan hasil riset, pengalaman pribadi, dan apa yang saya terapkan selama ini adalah kita bisa konsisten asalkan memiliki setidaknya satu dari tiga hal berikut ini:

  • Memiliki mentor yang senantiasa melakukan monitoring terhadap tugas kita; atau
  • Memiliki lingkungan yang mendukung progress kita (misalkan kita berada di lingkungan para penulis produktif); atau
  • Memiliki mentee atau binaan yang dimentor untuk menjadi penulis produktif

Jika Anda bisa memiliki ketiganya sekaligus, WOOW! itu berarti mantaaap!

Apa yang saya tulis di atas tidak main – main. Saya melihat bahwa penulis – penulis terbaik dan produktif itu adalah seorang mentor seekers. Wah, padahal kalau dipikir – pikir, mereka itu sudah menjadi penulis terbaik, namun kok ya masih mencari mentor ya? Mungkin itu juga yang dimaksud sebagai ‘di atas langit masih ada langit’ ya. Penulis terbaik itu tidak cepat merasa puas atas capaian yang mereka dapatkan.

Sementara berada dalam lingkungan yang kompetitif atau suportif juga akan mempengaruhi konsistensi kita sebagai penulis. Coba deh kalau misalkan kita sebagai penulis blog menerapkan pola seperti ODOJ (One Day One Juz) misalnya. Jadi bikin grup di WhatsApp, kemudian kita namakan kelompoknya ODOS (One Day One Story) mungkin asik juga tuh. Nanti yang tidak menulis di hari itu dikenakan sanksi, mulai dari bayar denda atau bisa juga jalan – jalan keliling kampung sambil teriak – teriak ‘saya janji besok saya akan menulis’ (yang ini agak ekstrem sih, cuma buat yang berani aja ya, hahaha…)

Selanjutnya dengan memiliki mentee, kita jadi terbiasa untuk menekan diri kita agar selalu menjadi seorang role model bagi binaan kita. Ini merupakan sebuah cara yang sangat efektif untuk mengingatkan dan tetap mempertahankan performa kita ada di puncak. Saat kita membina orang agar bisa menjadi penulis handal, diri kita pun akan berusaha untuk terus meningkatkan kapasitas diri agar terus – menerus belajar dan mempraktikkan bagaimana caranya menjadi seorang penulis yang handal. Saya merasakan betul manfaat ini ketika saya membuka kelas inkubasi trainer di CerdasMulia Institute. Dengan adanya para trainer muda yang saya anggap sebagai mentee saya, saya jadi terpacu dan terus terpacu untuk setidaknya menjadi role model atas apa yang saya sampaikan.

Sudah Tahu Kan Bagaimana Menjadi Penulis yang Konsisten?

Jadi Anda sudah tahu kan bagaimana menjadi seorang penulis yang konsisten? Jika ada yang bertanya, “itu kan cara menjaga konsistensinya kak, gimana kalau saya mau mulai menulis sementara saya belum menjadi penuils?”

Jawaban saya, “lah emang situ pikir waktu saya dulu mulai menulis pertama kali, saya sudah jadi penulis? kan belum!” Seorang penulis itu disebut penulis karena dia aktif menulis. Lah kalau ingin menjadi penulis tapi ga nulis – nulis, itu namanya mimpi di malam hari, eh bukan maksudnya mimpi di siang bolong.

Ingat bahwa nasib kita ditentukan dari seperti apa tindakan kita, dan tindakan kita ditentukan dari pikiran kita. Jika nanti sudah mulai terbiasa menulis, saatnya kemudian kita menjaga konsistensi menulis kita dengan cara di atas. Deal?!

Kalo ga deal, bolehlah memberikan tips dan trik yang Anda punya pada kotak komentar di bawah agar kita bisa sharing ide – ide bareng. Asyik kaan? ^^

So Stay positive, do more action, and get your higher performance.

P.S. : Keren ga nih tulisan pertama saya? ^^ Ditulis dalam waktu 15 menit lebih sedikit. :D

Semoga bermanfaat, salam Indonesia Berpijar!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang praktisi inovasi, kewirausahaan, dan bisnis yang senang berbagi pengetahuan serta pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!