Entah perasaan saya saja atau gimana, rasanya akhir-akhir ini profesi sebagai penulis atau blogger menjadi sebuah pilihan karir yang ‘kece’. Berbeda dengan dulu, banyak orang yang bilang bahwa menjadi penulis tidak memiliki masa depan yang jelas. Bayarannya sedikit, dan tidak mungkin menjadi kaya raya.

Sebenarnya tergantung tujuannya sih. Menurut saya, orang yang menulis karena ingin kaya akan sangat rentan kehilangan semangat. Namun, orang yang memang menulis dari hati, ingin berbagi manfaat dan karya, justru akan menghasilkan materi luar biasa yang tidak terduga.

Dalam sebuah seminar kepenulisan, saya pernah ditanya oleh peserta. Apa sih yang membedakan seorang penulis hebat dengan penulis yang biasa-biasa saja? Berikut ini akan saya berikan dua cara sederhana untuk menjadi penulis luar biasa yang saya dapatkan seorang penulis hebat.

Saya mengutip sebuah kalimat dari Stephen King, “If you want to be a writer, you must do two things above all others: read a lot and write a lot.”

Saya sependapat dengan kalimat di atas. Jika kita ingin menjadi penulis, maka lakukanlah dua hal: banyak membaca serta banyak menulis. Banyak dari kita yang ingin menjadi penulis, namun malas membaca, apalagi menulis.

Memang benar ada teknik lain agar kita bisa menjadi seorang penulis hebat, namun dua hal di atas adalah teknik yang paling mendasar. Pertama, banyak membaca. Seorang penulis hebat umumnya adalah seorang yang sangat rakus membaca. Saya terinspirasi dari salah satu guru saya, Pak Sapto Waluyo. Beliau adalah seorang jurnalis dan penulis produktif. Hebatnya lagi beliau selalu tahu apa yang saya tanyakan dan nyambung dengan segala topik diskusi. Baik yang sedang hangat ataupun isu-isu lama. Banyak membaca memperkaya wawasan dan sangat membantu untuk menjadi penulis yang hebat.

Selanjutnya adalah banyak menulis! Ya, tuliskanlah apapun yang terlintas di kepala kita. Saran saya, untuk tahap awal tuliskanlah dulu apa adanya. Tidak perlu pusing memikirkan editing atau tata bahasa, apalagi EYD. Paling penting adalah bagaimana kita bisa mengkomunikasikan gagasan kita melalui tulisan tersebut. Terus berlatih dan berlatih. Sebaiknya alokasikan waktu khusus untuk menulis setiap hari, entah itu di atas kertas, menulis diary, blogging, atau mengirimkan artikel ke media massa.

Saya sendiri saat ini selalu mengagendakan untuk membeli buku atau membaca 3 buku baru selain buku kuliah dan mengalokasikan waktu 2 jam per hari untuk membaca. Menurut saya itu pun masih kurang karena saya sadar semakin saya membaca, semakin banyak hal yang saya tidak tahu. Apalagi jika sudah menggunakan media internet di mana informasi dan wawasan sedemikian berlimpah! Saya juga membiasakan menulis setiap hari di blog ini, bahkan walaupun hari libur sekalipun.

Alhamdulillah walaupun belum jadi penulis sukses, namun saya senang dengan berbagai respon terhadap tulisan-tulisan saya baik yang ada di blog ini ataupun di media massa. Berawal dari tulisan saya yang random dan benar-benar antah-berantah, sekarang tulisan saya justru sangat dinikmati oleh pembaca. Banyak yang mengirimkan email ucapan terima kasih karena terinspirasi oleh tulisan saya. Saya pun semakin terlecut untuk terus belajar menghasilkan karya-karya tulisan yang lebih baik lagi ke depannya.

Sekaligus memperingati momen tahun baru hijriyah, mari kita sama-sama berdoa semoga kita diberikan usia dan diridhoi untuk mengisi usia kita dengan karya yang jauh lebih baik daripada karya-karya kita di tahun sebelumnya. Selamat tahun baru hijriyah 1434 H! :)

Bagaimana menurut Anda? Apakah Anda memiliki tips lain untuk bisa menjadi seorang penulis hebat?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan