Keilmuan

Langkah – Langkah Menerapkan Pembelajaran Berbasis Riset di Perguruan Tinggi

Written by Arry Rahmawan

Tahukah Anda, apa itu Pembelajaran Berbasis Riset (PBR)?

Pembelajaran berbasis riset (PBR) merupakan salah satu dari metode yang ada di Student Centered Learning (SCL) yang mengintegrasikan riset di dalam proses pembelajaran. Apa yang dimaksud riset ini mungkin bisa diartikan berbagai macam oleh banyak kalangan. Apalagi jika diartikan oleh rumpun ilmu yang berbeda, maka apa yang dinamakan riset akan memiliki arti yang berbeda pula.

Riset di sini diartikan sebagai langkah – langkah terstruktur, sistematis, ilmiah, dan multi faset dalam mencari sebuah jawaban atas pertanyaan tertentu. Berbeda dengan problem – based learning, di mana peserta memiliki kebebasan dalam menganalisis masalah (namun di monitor agar jawabannya mengarah ke jawaban tertentu). Dalam research based learning, peserta didik diberikan sebuah pertanyaan pemicu yang untuk bisa menjawabnya mereka perlu melakukan pendekatan ilmiah dan multi faset.

Pada tahun 2016 lalu, di mata kuliah pemodelan sistem untuk mahasiswa semester 5, saya mencoba untuk menggunakan PBR ini dalam mata kuliah saya saat mengajar di Universitas Indonesia. Pemodelan sistem adalah mata kuliah yang dirancang untuk mahasiswa agar bisa memecahkan masalah industri kompleks yang bersifat diskrit dengan menggunakan Discrete Event Model. Mahasiswa ditantang untuk bisa mengidentifikasi masalah dengan tepat di dunia nyata, membuat batasan, menyusun model konseptual, melakukan translasi ke model komputer, melakukan verifikasi dan validasi model, lalu melakukan eksperimen di model tersebut untuk mendapatkan solusi terbaik.

Apa pentingnya seorang industrial engineer memiliki kemampuan untuk membuat model sistem? Tentu saja dengan adanya model atau ‘imitasi’ dari dunia sebenarnya, kita tidak perlu khawatir untuk bereksperimen atau uji coba strategi untuk meningkatkan sistem. Selain mengurangi risiko kerusakan di dunia nyata, model yang baik juga mampu memberikan insight dengan tepat ketika solusi atau strategi diterapkan di dalam sebuah sistem.

Lebih lengkap mengenai Discrete Event Modeling itu sendiri dapat dilihat pada artikel ini.

Di mana letak PBR yang saya terapkan? Berikut ini langkah – langkah pembelajaran berbasis riset yang saya terapkan di kelas.

Langkah #1 : Tahap Persiapan

Tahap persiapan ini dilakukan dalam 3 – 5 pertemuan kuliah pertama. Tujuan tahap persiapan ini adalah untuk memberikan pengertian dan pemahaman mahasiswa terkait dengan riset kontemporer di bidang pemodelan sistem dan metodologi yang digunakan dalam membuat model itu sendiri.

Mahasiswa dituntut belajar aktif dan mempresentasikan tentang apa yang mereka pelajari. Apa saja metodologi yang digunakan dalam membuat model, seperti apa saja hasil – hasil riset terkini atau isu – isu kontemporer di bidang pemodelan sistem, apa saja riset – riset yang pernah saya lakukan sebelumnya di bidang pemodelan diskrit dan apa insight yang mereka dapatkan?

Dengan teknik belajar seperti ini, mahasiswa jadi dapat mengakuisisi prior knowledge dengan lebih cepat untuk melakukan riset.

Langkah #2 : Tahap Aplikasi Metodologi

Tahap aplikasi metodologi ini biasa saya berikan sebelum UTS. Umumnya di pertemuan 4 – 6. Pada pertemuan ini, mahasiswa ditantang untuk melakukan riset skala kecil, sekedar untuk menerapkan metodologi penelitian yang sudah mereka pelajari sebelumnya.

Pada tahun 2016 lalu, saya menggunakan studi kasus antrian pasien BPJS. Mahasiswa diminta untuk memodelkan antrian yang ada di rumah sakit yang melayani BPJS, lalu diminta untuk mengurangi waktu antrian sebesar 20% dengan constraint tertentu (time, budget, resource).

Hasilnya sangat menarik. Mahasiswa antusias dan benar – benar dapat mengaplikasikan metodologi yang mereka pelajari di lapangan. Setelah itu mereka membuat presentasinya, lalu saya sebagai dosen memberikan feedback kepada mereka.

Berikut ini adalah salah satu presentasi dari mahasiswa yang mendapatkan tugas di rumah sakit pasar minggu:

Langkah #3 : Tahap Riset & Publikasi / Tugas Besar

Pada tahap terakhir, setelah mahasiswa memahami metodologi yang ada dan bisa menerapkannya untuk contoh riset skala kecil selanjutnya mereka diberikan tugas besar. Tugas besar ini di mana mereka diminta untuk menyelesaikan masalah di dunia nyata dan menghasilkan rekomendasi penyelesaian masalah terbaik dengan membuat model diskrit. Topiknya beragam. Mulai dari menyelesaikan masalah logistik, hingga mengoptimalkan jalur dan scheduling transportasi umum seperti transjakarta ataupun KRL Jabodetabek.

Pada tahap akhir, mereka bukan hanya diminta untuk presentasi hasil penelitian mereka. Mahasiswa juga diminta untuk membuat paper publikasi dari penelitian mereka. Beberapa paper yang bagus disarankan untuk disubmit ke berbagai conference, agar mereka memiliki pengalaman untuk presentasi dan menerima feedback dari peneliti luar negeri.

PBR yang saya terapkan di mata kuliah pemodelan sistem ini adalah satu siklus utuh, mulai dari pendefinisian masalah hingga mempublikasikan hasil penelitian mereka di bawah bimbingan saya sebagai dosen. Hasilnya, riset mereka pun tembus ke beberapa conference internasional.

Berikut ini adalah hasil tugas PBR yang diterima di 7th International Conference on Transportation and Traffic Engineering 2017. 

Penerimaan Conference hasil PBR

Melalui PBR yang saya terapkan tahun lalu, selain bisa membuat mahasiswa banyak belajar (berdasarkan evaluasi yang saya terima), secara desain riset juga menjadi lebih efisien, less cost, dan lebih impactful langsung kepada industri yang mereka observasi.

Semoga tulisan saya ini bisa membantu Anda para dosen atau pendidik yang ingin juga menerapkan Pembelajaran Berbasis Riset.

Salam,
Arry Rahmawan
Learning Innovator
Lecturer, Universitas Indonesia
Concept Designer, SignifierGames.com
Training Conceptor, CerdasMulia Institute

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah kewirausahaan, inovasi, dan strategi bisnis. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!