Keilmuan

Memenangkan Kompetisi dengan Kuadran Inovasi

Written by Arry Rahmawan

Jika hidup adalah kompetisi, maka bagaimana cara memenangkannya?

Pertanyaan itu sempat ada di benak saya sejak bertahun lalu. Terlahir dari keluarga yang memiliki kultur kompetitif, membuat saya seringkali memandang kehidupan ini sebagai sebuah kompetisi. Mulai dari sejak sekolah dulu, saya dilatih oleh ibu saya untuk menjadi seorang yang kompetitif, bekerja keras, dan tidak kenal kata menyerah agar bisa memenangkan persaingan dalam hidup.

Seiring berjalannya waktu, saya melihat bahwa dalam kehidupan pasca kampus pun kemudian kompetisi semakin menjadi. Apalagi ketika saya kuliah di Universitas Indonesia dan akhirnya menjadi dosen di institusi yang sama, saya menemukan banyak sekali orang – orang hebat dan cerdas. Hal yang mungkin dirasakan dulu oleh mereka yang pada waktu sekolah bersinar, bisa jadi saat masuk UI menjadi orang biasa dan bukanlah apa – apa.

Beruntung pada waktu kuliah saya mendapatkan beasiswa dari Rumah Kepemimpinan, yang juga lagi – lagi ‘memaksa’ saya untuk berpikir bagaimana memenangkan kompetisi baik di kampus maupun di bisnis. Di RK, saya mendapatkan pelajaran bahwa kompetisi selalu diperlukan karena akan membuat diri kita selalu berlomba dalam kebaikan, hingga sampailah kita ke garis finish (kematian). Tanpa kompetisi, mungkin kita akan menjadi orang yang malas karena tidak tergerak dan merasa semuanya baik – baik saja.

Tidak beda dengan kehidupan pribadi, dalam membangun bisnis pun kompetisi akan selalu terjadi. Sebagai seorang entrepreneur atau business owner, kita dituntut untuk selalu memikirkan bagaimana cara memenangkan persaingan agar bisnis kita terus tumbuh dan berkembang.

Lalu, bagaimana caranya agar kita memenangkan kompetisi? Salah satu caranya adalah terus dengan melakukan inovasi agar selalu menjadi yang di depan.

Dalam buku Blue Ocean Strategy, Kim dan Mauborgne (2015) menjelaskan bahwa untuk bisa bertahan maka bermainlah di samudera yang biru, masih bersih dan jarang sekali orang ada di sana namun permintaannya besar. Berbeda dengan mereka yang bermain di samudera keruh (red ocean), banyak sekali pemain di sana, namun permintaannya sedikit.

Sekarang coba cek kehidupan kita, apakah kita sedang berada dalam red ocean atau blue ocean? Saya bertanya ini baik dalam kehidupan karir ataupun bisa juga bagi Anda yang memiliki bisnis.

Karir atau bisnis yang berada di red ocean, ditandai dengan performa yang stagnan atau tidak bertumbuh. Bahkan cenderung menurun performanya karena dikalahkan dengan pesaing – pesaingnya.

Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa masuk atau menemukan blue ocean ini? Salah satunya adalah dengan melakukan diferensiasi atau pembeda dari saingan kita. Misalnya saya sebagai dosen di Universitas Indonesia, adakah pembeda antara saya dengan dosen – dosen UI lainnya? Kalau tidak ada bedanya, berarti saya masuk ke red ocean di mana saya berperang di air keruh. Capek ya, hehe.

Menyambung dari sebelumnya, bahwa kunci untuk melakukan diferensiasi adalah inovasi. Namun bagaimana caranya agar kita bisa menghasilkan inovasi – inovasi keren baik untuk diri kita maupun bisnis kita? Ada sebuah cara yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan kuadran inovasi.

Kuadran inovasi adalah 4 langkah praktis yang bisa digunakan untuk menemukan di mana letak diferensiasi diri kita. Saya biasa menggunakan kuadran inovasi saat membawakan workshop pengembangan strategi bisnis. Namun sangat memungkinkan juga untuk digunakan untuk personal diri kita.

Berikut ini adalah gambar dari kuadran inovasi,

Gambar kuadran inovasi

Secara umum, kuadran inovasi terdiri dari 4 simbol:

Positif (+) : Menambah hal BARU yang TIDAK ADA di Industri

Panah Atas (^) : Meningkatkan di atas STANDAR industri

Negatif (-) : Menghilangkan Sesuatu untuk Daya Saing jangka panjang

Panah Bawah (v) : Mengurangi di bawah STANDAR INDUSTRI

Baik, bagaimana kemudian cara menggunakannya? Saya akan mengambil contoh saya yang saat ini berprofesi sebagai dosen dan peneliti, misalnya.

Positif (+) : Hal yang BARU dan TIDAK ADA di Industri
Saya membuat sayap penelitian baru di Systems Engineering, Modeling, and Simulation yaitu Serious Simulation Gaming. Sayap penelitian untuk menghasilkan permainan – permainan yang digunakan untuk tujuan pembelajaran dan penguasaan konsep bidang engineering. Saya memimpin proyek pembuatan beberapa permainan, seperti Strategic Sourcing Management Game dan Project Management Game lalu membuat firma konsultasi dengan nama SignifierGames.com

Panah Atas (^) : Meningkatkan di ATAS STANDAR industri
Sebagai peneliti, produktivitas publikasi adalah salah satu hal yang wajib di lakukan. Biasanya dalam bentuk scientific paper dan umumnya dalam setahun ditarget 2 – 3 paper. Standar ini kemudian saya tingkatkan, di mana saya ingin dapat melakukan publikasi 5 – 6 paper dalam setahun. Hal yang saya lakukan adalah menggunakan pendekatan research based learning dalam mata kuliah saya di mana saya membimbing mahasiswa secara intensif untuk menyelesaikan tugas akhir mata kuliah mereka dalam bentuk paper.

Negatif (-) : Menghilangkan sesuatu untuk daya saing jangka panjang
Perkuliahan terdiri dari banyak kegiatan, mulai dari tugas kecil, tugas besar, quiz, UTS, dan juga UAS. Pernahkah terpikir ada berapa banyak kertas yang digunakan dan dibuang setiap tahunnya untuk mendukung aktivitas perkuliahan? Maka dari itu, saya sebisa mungkin MENGHILANGKAN penggunaan kertas untuk tugas, UTS, dan UAS menggunakan platform e-learning Universitas Indonesia, yaitu Scele. Dengan menggunakan Scele, saya dapat menghindari dokumen – dokumen yang tercecer, serta penggunaan kertas berlebih di mata kuliah saya. Semoga hal kecil yang saya lakukan ini dapat meminimalkan biaya dan juga membuat lingkungan lebih hijau.

Panah Bawah (v) : Mengurangi Tingkat keterlambatan saya masuk kelas. Jika sebelumnya ada semacam standar keterlambatan 15 – 30 menit untuk pengajar dalam memberikan kuliah, maka saya ingin mengurangi standar tersebut jadi maksimal 5 menit saja.

Itulah contoh penggunaan kuadran inovasi yang saya lakukan di karir saya sebagai pengajar dan peneliti. Memang tidak semua saya jabarkan, tetapi kuadran inovasi ini sangat membantu kita agar tetap kompetitif tanpa harus ‘menghancurkan’ orang lain. Kompetitif dalam arti sehat, bisa tampil berbeda, memenangkan persaingan, namun tetap mampu berkolaborasi dengan orang lain.

Tulisan ini mencontohkan penggunaan kuadran inovasi dalam kehidupan karir. Bisa juga untuk kehidupan pribadi, keluarga, atau bisnis Anda.

Sudahkah Anda mencobanya? Silakan bagikan pengalaman Anda melalui kotak komentar di bawah ya.

Semoga bermanfaat.

Salam,
Arry Rahmawan
Lecturer & Researcher, Universitas Indonesia
Founder, SignifierGames.com & CerdasMulia Institute

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

 

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah kewirausahaan, inovasi, dan strategi bisnis.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!