High Performance Me

Mendefinisikan Kembali Apa itu Passion (Writing Challenge #21)

Written by Arry Rahmawan

Hari ini saya sangat gembira sekali karena telah “mewisuda” 13 orang anak muda kreatif, passionate, dan cemerlang untuk menjadi bagian dari CerdasMulia Institute sebagai trainer muda. Setelah melewati medan berat nan penuh tantangan, anak – anak muda ini berhasil menuntaskan berbagai macam misi yang diberikan kepada mereka. Segala macam tes, mulai dari kedisiplinan, kreativitas, kemampuan membuat materi, menyampaikan pesan, hingga membuat sebuah event pun diuji satu per satu. Salah satu yang bisa saya simpulkan mengapa mereka bisa lolos tes demi tes yang diberikan adalah karena di dalam diri mereka penuh dengan PASSION!

PASSION! Sebuah kata yang sebenarnya sederhana, tetapi dapat mengubah hidup banyak orang. Sebuah kata yang begitu banyak dicari oleh mereka yang ingin mendapatkan rasa enjoy dalam bekerjaSebuah kata yang juga seringkali menjadi alasan bagi orang – orang yang malas dan tidak ingin bekerja keras. “Maaf bro, gue ga tahan kerja di sini. Sepertinya ini bukan passion gue.”

PASSION, sebuah kata yang bisa berakibat ganda bagi diri manusia. Di satu sisi dia bisa sangat memberdayakan, di sisi lainnya dia bisa sangat membingungkan dan bahkan membuat manusia menjadi malas bekerja karena terus – menerus mempertanyakan apa passion nya tanpa berbuat apapun sampai passion nya ketemu!

Beberapa tuilsan saya yang sebelumnya, sudah sering saya bahas mengenai how to find your passion. Buat kamu yang masih bingung menemukan apa passion kamu, bisa klik tautan tersebut dan memilih tulisan – tuilsan saya yang membahas tentang passion itu.

Lalu, kenapa kok saya hari ini ingin menulis kembali tentang passion? Karena, kali ini saya ingin membahas passion dari sudut pandang berbeda. Tulisan kali ini bukan sekedar bagaimana mencari passion, tetapi saya ingin MENDEFINISIKAN ULANG apa itu passion. Penasaran seperti apa? Yuk, baca tulisan berikut ini dengan lebih lengkap.

What’s Passion?

Menurut kamu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan passion?

Saat saya bertanya kepada anak – anak muda tentang apa itu passion, maka inilah kebanyakan yang mereka jawab,

“Wah saya ga tahu kak. Itu nama makanan ya? (garing)”

Passion itu adalah sesuatu yang kita suka, Kak!”

Passion itu adalah sesuatu yang bikin kita enjoy melakukannya, Kak!”

“Passion itu adalah sesuatu yang kita memiliki minat sangat besar, Kak!”

Well, jawaban itu juga persis sama dengan beberapa tahun lalu saat saya memutuskan untuk menjadi seorang trainer. Saya memiliki passion yang sangat besar menjadi seorang trainer, dan ingin menjadi salah satu trainer top papan atas.

Namun, saat saya memutuskan menjadi seorang trainer, apa yang saya dapatkan?

Saya harus mengeluarkan kocek yang tidak sedikit untuk belajar. Ratusan ribu, jutaan, bahkan mungkin puluhan juta sudah saya keluarkan.

Saya pernah kehilangan klien sewaktu saya terlambat datang untuk meeting.

Saya pernah mendapatkan feedback negatif saat tampil di depan panggung yang membuat saya down.

Saya pernah dipermalukan oleh pembicara lain saat talkshow karena data yang saya berikan salah sewaktu memberikan pelatihan.

Saya harus merogoh banyak kocek dari saku pribadi saya untuk membentuk CerdasMulia Institute.

Saya harus memangkas waktu tidur saya agar bisa membaca, menulis, dan meneliti di bidang pengembangan diri.

Saya juga sering memberikan pelatihan tanpa dibayar, terutama dari klien yang cekak dana (ini sih bukan klien, tapi gerakan sosial ya? hehehe).

Saya jadi sadar. Lah, ketika saya memutuskan menjadi trainer dan menjalani passion saya, kenapa justru banyak pil pahit yang harus saya telan? Dalam perjalanannya, ternyata menjalani passion itu tidak selalu enak tetapi penuh onak dan duri (ciee bahasanya…). Bahkan, hingga saat ini saya yang seharusnya sudah tidur, masih harus menulis artikel ini. Ini menjadi tambahan PIL PAHIT karena sebenarnya saya bisa saja malas dan tidak melanjutkan menulis artikel ini.

Tetapi, mengapa saya bisa bertahan?

Jawaban itu baru saya temukan saat selesai ‘mewisuda’ para trainer muda CerdasMulia Institute ini. Melihat perjuangan mereka untuk memberikan yang terbaik selama kelas inkubasi, bahkan di akhir kelas mereka diminta untuk membuat acara inaugurasi di daerah Cigamea (itu daerah Kabupaten Bogor yang cukup jauh dari Jakarta). Saya kagum. Dengan tugas dan tuntutan yang begitu banyaknya, kok mereka juga bisa bertahan?

Dari merekalah kemudian saya belajar untuk mengartikan ulang apa yang dinamakan passion!

Passion bukan hanya melakukan pekerjaan yang kamu suka dan enjoy.

Passion bukan hanya melakukan pekerjaan yang kamu menikmatinya.

Passion bukan hanya sebuah hal yang mampu membuatmu lebih berdaya.

Tetapi, Passion adalah hal yang benar – benar kita rela berkorban demi melakukan sesuatu yang kita cintai.

Ketika saya memutuskan passion saya ingin menjadi seorang trainer, maka di situ pula saya memutuskn RELA BERKORBAN untuk menjadi seorang trainer yang berkapasitas dan berpengaruh.

Konsep ini juga yang saya rancang saat melakukan kelas inkubasi. Saya yakin, setiap peserta yang mengikuti kelas inkubasi ini adalah orang – orang yang senang atau suka terhadap dunia perkembangan diri, terlebih lagi adalah dunia training. Namun, apakah mereka passionate? Apakah mereka rela berkorban untuk sesuatu yang mereka cintai?

Bagaimana cara mengetahui apakah seseorang memiliki passion di hal tersebut atau tidak? Uji dia dalam kondisi sulit, banyak tugas, yang menuntut mereka untuk rela mengorbankan apa yang mereka miliki untuk passion nya. Jika mereka rela mengorbankan diri mereka untuk lebih baik, maka mereka bukan hanya sekedar suka dengan bidang itu, tetapi passionate. Itulah mengapa dalam kelas inkubasi trainer ini diberlakukan berbagai ujian mulai dari disiplin, kemampuan berpikir kreatif, kemampuan komunikasi, tugas – tugas yang menumpuk dan membuat tertekan. Jika mereka bisa bertahan, maka inilah yang disebut passionate.

So, what’s passion?

Passion adalah saat seseorang rela mengorbankan diri mereka agar dapat terus melakukan apa yang mereka cintai. Jika saya ditanya, apa passion Mas Arry?

Jawaban saya cuma satu : Passion saya adalah membina orang menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Saya rela mengorbankan diri saya untuk bisa membina orang dengan lebih berdampak dan lebih luas. Termasuk, membaca buku yang saya tidak suka, pergi ke luar negeri untuk belajar, menulis artikel blog yang sebenarnya saya malas melakukannya, berlatih yang membuat saya lelah, dan merogoh kocek terdalam untuk mendapatkan mentor berkualitas. Ketika kita sadar bahwa menjalani passion adalah kehidupan yang menuntut sikap rela berkorban, maka di situlah kita bisa bertahan.

Terima kasih banyak saya ucapkan kepada para wisudawan trainer muda CerdasMulia Institute. Selamat bergabung dan semoga kita bisa memberikan dampak yang lebih besar lagi dari sebelumnya.

Bagaimana menurut Anda?

Salam,

Arry Rahmawan
Youth Development Trainer
Founder CerdasMulia Institute

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!