Productive Entrepreneur

Mengenal Strategi Marketing Hutan Rimba

2

Pelatihan Peningkatan Produktivitas Bersama Arry Rahmawan

Pada tulisan saya sebelumnya berjudul Cara Sederhana Membangun Hubungan dengan Pelanggan, banyak pembaca yang memberikan masukan positif dan ada juga yang bertanya mengenai strategi-strategi pemasaran yang lain. Salah satu yang sering ditanyakan adalah tentang strategi marketing hutan rimba. Saya mengenal strategi marketing hutan rimba beberapa tahun yang lalu, dan sewaktu saya mencari tahu tentang strategi marketing hutan rimba, masih banyak tulisan yang membuat orang sulit memahami apa sebenarnya strategi marekting ini.

Strategi marketing hutan rimba itu sebenarnya memiliki filosofi sederhana, yaitu bagaimana agar produk yang kita jual bisa tersebar dan terdistribusi dengan sangat luas layaknya hutan rimba. Fokus pada perluasan distribusi inilah sebenarnya inti dari strategi hutan rimba. Lantas, bagaimana cara untuk mengaplikasikan strategi hutan rimba ini, terutama untuk pengusaha pemula dan studentpreneur?

Karena yang dikejar dari strategi hutan rimba ini adalah perluasan dan jangkauan distribusi yang luas, maka cara paling mudah adalah dengan melakukan kerjasama atau partnership dengan distributor ritel yang jaringannya sudah ada di mana-mana. Contohnya jika di Indonesia, Indomaret dan Alfamart. Beberapa yang baru masuk kita ketahui ada Lawson dan 7-Eleven. Strategi hutan rimba dapat dengan cepat membuat produk kita tersebar secara luas dan memotong beberapa unsur biaya tambahan, umumnya adalah transportasi/logistik jika dilakukan sendiri.

Misalkan kamu memiliki produk kripik singkong dan ingin menggunakan strategi pemasaran hutan rimba, maka coba menjalin hubungan kerjasama dengan Indomaret dan Alfamart yang memungkinkan produk kamu langsung terdistribusi ke seluruh nusantara. Namun menurut saya pribadi, strategi seperti ini memerlukan produk yang kualitasnya sudah memenuhi standar tertentu, memerlukan kapasitas produksi yang kontinu, dan permodalan yang besar. Bayangkan, jika Anda tidak sanggup melakukan produksi dalam jumlah besar saat kerjasama sudah terjalin maka akan menyebabkan macetnya suplai dan terjadi kelangkaan produk. Selain itu modal yang harus Anda siapkan juga harus besar karena umumnya jaringan distribusi ini menerapkan sistem tidak membayar di muka secara langsung.

Apakah strategi hutan rimba ini hanya cocok untuk produk consumer goods seperti makanan, minuman, peralatan hidup sehari-hari saja? Umumnya iya, tetapi nyatanya tidak juga. Misalkan Anda berbisnis stationary pun bisa, asalkan tahu channel nya. Misal Anda memiliki bisnis binder dan ingin menerapkan strategi hutan rimba, maka bekerjasama dengan Gramedia misalnya, sebagai pemasok binder mereka. Bayangkan di setiap cabang Gramedia Indonesia terdapat binder Anda, dan itulah kenapa strategi ini dinamakan hutan rimba. Untuk belajar tentang bagaimana membangun bisnis model Anda, silakan klik Mengenali Business Model Canvas, tulisan itu akan mengajak Anda untuk melakukan eksplorasi lebih jauh tentang bisnis Anda dan apakah strategi Hutan Rimba cocok untuk Anda.

Adakalanya ada beberapa produk yang memang dikhususkan dijual secara premium dan tidak bisa didapatkan dengan mudah (hanya di beberapa tempat tertentu saja) dan strategi ini pun bisa sangat menguntungkan. Saya pernah mengaplikasikan strategi hutan rimba untuk training dengan mengontak EO yang memiliki jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia, namun akhirnya di cut karena ketidaksanggupan untuk memberikan pelatihan yang sangat banyak. Kembali lagi, ternyata perluasan produk harus diiringi dengan kapasitas produksinya. Kalau kita tidak bisa mengimbanginya, maka justru kita yang akan rugi.

Semoga tulisan tentang strategi marekting ini bermanfaat untuk Anda. Apakah strategi Hutan Rimba cocok untuk bisnis Anda?

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Gabung di Komunitas Indonesia Produktif untuk Mendapat Kiriman Artikel Terbaru

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Pelatihan Peningkatan Produktivitas Bersama Arry Rahmawan

Arry Rahmawan
Hello, guys. I'm Arry Rahmawan (24). A blogger, author, and trainer in Life Productivity Improvement. I live in Bogor, Indonesia with my lovely wonderful wife, Melinda Nurimannisa. Founder of CerdasMulia Institute (2012), Komunitas TDA Kampus (2013), Young Trainer Academy (2014), Lingkar Trainer Muda Indonesia (2015) and TeknikPublicSpeaking.Com (2015). Listed as Researcher at University of Indonesia. I'm also author of Best-Selling Book Studentpreneur Guidebook (2013) and Sekeping Cinta (2015). I learn a lot of things everyday about how to improve my life productivity and I hope this blog can help you to increase your productivity too. PIN BBM : 2BE3DD26 Email : arry.rahmawan (at) gmail.com Twitter : @ArryRahmawan Instagram : @ArryRahmawan Facebook : arry.rahmawan
You may also like
In-House 1
[Training] Pelatihan Studentpreneur Batch 3
Meluruskan Niat dalam Berbisnis
Meluruskan Niat Berbisnis Bersama TDA Kampus
2 Comments
  • Arry Rahmawan Jul 26,2013 at 4:22 pm

    Sama-sama, senang bisa membantu.. Jika nanti ada pertanyaan lagi yang lainnya, silakan saja mas siapa tahu nanti bisa dibantu. Terima kasih sudah berkunjungn ya. :)

  • Hendrawan Ardi Jul 26,2013 at 10:16 am

    Makasih mas infonya (y) bermanfaat banget

Leave a Reply