Artikel Utama Inovasi dan Kewirausahaan

Mengenal Strategi Marketing Hutan Rimba

Pada tulisan saya sebelumnya berjudul Cara Sederhana Membangun Hubungan dengan Pelanggan, banyak pembaca yang memberikan masukan positif dan ada juga yang bertanya mengenai strategi-strategi pemasaran yang lain. Salah satu yang sering ditanyakan adalah tentang strategi marketing hutan rimba. Saya mengenal strategi marketing hutan rimba beberapa tahun yang lalu, dan sewaktu saya mencari tahu tentang strategi marketing hutan rimba, masih banyak tulisan yang membuat orang sulit memahami apa sebenarnya strategi marekting ini.

Strategi marketing hutan rimba itu sebenarnya memiliki filosofi sederhana, yaitu bagaimana agar produk yang kita jual bisa tersebar dan terdistribusi dengan sangat luas layaknya hutan rimba. Fokus pada perluasan distribusi inilah sebenarnya inti dari strategi hutan rimba. Lantas, bagaimana cara untuk mengaplikasikan strategi hutan rimba ini, terutama untuk pengusaha pemula dan studentpreneur?

Karena yang dikejar dari strategi hutan rimba ini adalah perluasan dan jangkauan distribusi yang luas, maka cara paling mudah adalah dengan melakukan kerjasama atau partnership dengan distributor ritel yang jaringannya sudah ada di mana-mana. Contohnya jika di Indonesia, Indomaret dan Alfamart. Beberapa yang baru masuk kita ketahui ada Lawson dan 7-Eleven. Strategi hutan rimba dapat dengan cepat membuat produk kita tersebar secara luas dan memotong beberapa unsur biaya tambahan, umumnya adalah transportasi/logistik jika dilakukan sendiri.

Misalkan kamu memiliki produk kripik singkong dan ingin menggunakan strategi pemasaran hutan rimba, maka coba menjalin hubungan kerjasama dengan Indomaret dan Alfamart yang memungkinkan produk kamu langsung terdistribusi ke seluruh nusantara. Namun menurut saya pribadi, strategi seperti ini memerlukan produk yang kualitasnya sudah memenuhi standar tertentu, memerlukan kapasitas produksi yang kontinu, dan permodalan yang besar. Bayangkan, jika Anda tidak sanggup melakukan produksi dalam jumlah besar saat kerjasama sudah terjalin maka akan menyebabkan macetnya suplai dan terjadi kelangkaan produk. Selain itu modal yang harus Anda siapkan juga harus besar karena umumnya jaringan distribusi ini menerapkan sistem tidak membayar di muka secara langsung.

Apakah strategi hutan rimba ini hanya cocok untuk produk consumer goods seperti makanan, minuman, peralatan hidup sehari-hari saja? Umumnya iya, tetapi nyatanya tidak juga. Misalkan Anda berbisnis stationary pun bisa, asalkan tahu channel nya. Misal Anda memiliki bisnis binder dan ingin menerapkan strategi hutan rimba, maka bekerjasama dengan Gramedia misalnya, sebagai pemasok binder mereka. Bayangkan di setiap cabang Gramedia Indonesia terdapat binder Anda, dan itulah kenapa strategi ini dinamakan hutan rimba. Untuk belajar tentang bagaimana membangun bisnis model Anda, silakan klik Mengenali Business Model Canvas, tulisan itu akan mengajak Anda untuk melakukan eksplorasi lebih jauh tentang bisnis Anda dan apakah strategi Hutan Rimba cocok untuk Anda.

Adakalanya ada beberapa produk yang memang dikhususkan dijual secara premium dan tidak bisa didapatkan dengan mudah (hanya di beberapa tempat tertentu saja) dan strategi ini pun bisa sangat menguntungkan. Saya pernah mengaplikasikan strategi hutan rimba untuk training dengan mengontak EO yang memiliki jaringan distribusi di berbagai wilayah Indonesia, namun akhirnya di cut karena ketidaksanggupan untuk memberikan pelatihan yang sangat banyak. Kembali lagi, ternyata perluasan produk harus diiringi dengan kapasitas produksinya. Kalau kita tidak bisa mengimbanginya, maka justru kita yang akan rugi.

Semoga tulisan tentang strategi marekting ini bermanfaat untuk Anda. Apakah strategi Hutan Rimba cocok untuk bisnis Anda?

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Rahasia yang harus diketahui untuk Menjadi Pribadi Produktif

Sebagai langkah awal untuk menjadi seorang yang produktif, tentu kita perlu untuk mempelajari apa saja prinsip - prinsip dasar yang biasa dilakukan oleh orang yang memiliki produktivitas di atas rata - rata. Ebook ini akan menjelaskan kepada kamu tentang bagaimana cara menjadi seorang yang produktif dengan cara sederhana dan menyenangkan. Cukup masukkan nama dan alamat email kamu di bawah ini untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! :)

100% Aman dan Bebas SPAM. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang trainer profesional di bidang pengembangan soft-skill baik personal dan interpersonal. Arry merupakan direktur utama di CerdasMulia Institute, sebuah lembaga pengembangan soft- skill profesional dan juga menjadi master trainer di lembaga tersebut. Beberapa program pengembangan soft-skill yang banyak diminati antara lain adalah Young Trainer Academy, sebuah akademi untuk anak muda yang ingin meningkatkan keterampilan berbicara di depan publik.

Sebagai trainer profesional, Arry juga rajin menulis di blognya serta beberapa buku. Salah satu bukunya yang best-seller adalah Studentpreneur Guidebook. Buku terbarunya antara lain adalah buku Sekeping Cinta yang dikerjakan hasil kolaborasi dengan trainer - trainer alumni dari Young Trainer Academy.

Selain menjadi trainer, Arry juga mengajar di Universitas Indonesia serta pembina Unit Kegiatan Mahasiswa bidang kewirausahaan, CEDS UI. Untuk mengundang sebagai pembicara, silakan hubungi manajernya, Melinda di 085640879848 atau follow @ArryRahmawan.

2 Comments

Leave a Reply