Keilmuan

Rahasia Menjadi Kaya di Usia Muda

Written by Arry Rahmawan
Ingin tahu apa saja rahasia menjadi kaya di usia muda?

Menjadi kaya? Hmm.. Siapa yang tidak mau ya? Bayangkan saja, kita memiliki uang berlimpah sehingga kita dapat memenuhi segala kebutuhan yang kita inginkan.

Menariknya tentang menjadi kaya, akhir – akhir ini kita disuguhi berbagai macam berita di mana anak muda itu bisa menjadi kaya, bahkan sebelum usia mereka 30 tahun! Tentu saja, definisi menjadi kaya untuk setiap orang mungkin berbeda – beda. Namun minimal, di usia mereka yang belum 30 tahun itu, memiliki penghasilan sebesar puluhan juta mungkin adalah suatu hal yang luar biasa.

Saya sendiri belajar dari beberapa teman saya sewaktu dulu masih aktif di Komunitas TDA, seperti Dewa Eka Prayoga (Penulis dan Coach Selling Skill), Edvan M Kautsar (Motivator muda Asia), Yehezkiel Zebua (trainer bisnis dan EO), Yasa Singgih (pemilik Men’s Republic dan Penulis), di mana mereka semua berusia di bawah 30 tahun, namun sudah memiliki penghasilan puluhan, bahkan ratusan juta per bulannya. Siapa yang tidak ingin ya? Hehe…

Bergaul dengan orang – orang seperti itu membuat saya jadi mempelajari ‘pola – pola’ yang mereka lakukan. Jujur saja, orang – orang yang saya temui tersebut bukanlah seorang yang terlahir dari keluarga yang kaya. Orang tua mereka biasa – biasa saja, bahkan ada yang memulai kehidupan mereka dari kondisi minus. Lalu, apa saja ‘pola – pola’ yang mereka miliki dan bisa kita tiru? Berikut ini adalah pembahasannya.

Rahasia #1 – Menumpuk Uang bukanlah Fokus yang Utama

Ini adalah rahasia pertama yang saya pelajari dari mereka, sekaligus membuat saya kaget. Kenapa? Karena ternyata anak – anak muda ‘kaya’ ini adalah mereka yang justru tidak bertujuan untuk menumpuk uang. Apa yang saya dapati dari mereka adalah, mereka fokus dalam “memberikan manfaat yang terbesar” yang bisa mereka berikan.

Jadi, menurut mereka, uang itu adalah bonus yang datang dari fokus memberikan manfaat kepada orang lain. Fungsi uang yang utama itu adalah untuk menyebarkan kebermanfaatan, dan semakin mendekatkan diri ini kepada Tuhan dengan melaksanakan berbagai macam perintahNya.

Maka dari itu, mereka jauh lebih fokus dalam meningkatkan kualitas produk dan jasa yang mereka miliki. Kemudian, uanglah yang akan mengikuti.

Baca Juga :

Rahasia #2 – Menolak untuk Berkarir dari Jalur Tradisional

Karir jalur tradisional yang saya maksud di sini adalah jenjang karir yang butuh waktu panjang untuk menjadi seorang milyader di usia dua puluhan. Beberapa karir tradisional, misalnya saja adalah dokter yang memerlukan pendidikan bertahun – tahun, kemudian harus menjadi seorang spesialis, pun setelah menjadi dokter baru belum tentu memiliki penghasilan yang besar.

Para milyader muda ini berpikir, “memberikan manfaat yang besar itu bisa dilakukan sekarang juga, di usia muda. Asalkan memang benar – benar bisa memberikan dampak bagi orang lain.”

Lalu, di mana karir para milyader muda ini?

Mereka memulai karir di bidang new economy. New economy di sini maksudnya adalah mereka menjual apa yang namanya ‘informasi’, dengan harga yang mahal. Mereka terus melakukan riset, uji coba, eksperimen, dan melakukan sintesa atas beragam informasi yang mereka temukan di mana kemudian mengubah kehidupan orang banyak.

Dewa Eka Prayoga, misalnya. Dia melakukan sintesa atas informasi tentang selling dan copywriting untuk UKM. Hasilnya, banyak UKM yang kemudian mampu melejitkan omzetnya.

Edvan M Kautsar, misalnya. Dia melakukan sintesa atas informasi tentang bagaimana menghasilkan uang lewat passionHasilnya, banyak anak muda yang kemudian terinspirasi untuk menjadi entrepreneur via passion nya melalui buku dan pelatihan yang dibawakannya.

Arry Rahmawan, misalnya (hehe…). Saya melakukan sintesa atas informasi tentang bagaimana memulai bisnis di usia muda, akhirnya jadilah buku Studentpreneur Guidebook, dan menginspirasi banyak anak muda Indonesia untuk memulai bisnis sendiri secara mandiri.

Bocoran saja, untuk sebuah buku yang best seller, royalti yang dibayarkan oleh penerbit itu cukup besar. Itu belum termasuk permintaan untuk roadshow atau berbagai macam pelatihan yang akan muncul kemudian.

Selamat datang di dunia new economy. Mau ikut? Hehe..

Baca Juga:

Rahasia #3 – Selalu Belajar dan Berkarya Setiap Waktu

Ingin tahun rahasia dari milyader muda yang ketiga? Izinkan saya untuk memberikan 2 kata sakti yang akan membuat Anda jadi milyader juga:

ALWAYS LEARN AND CREATE

Rahasia ini saya jamin ampuh, bagi siapapun yang ingin menjadi milyader di usia muda. Selalu belajar dan berkarya di setiap waktu yang Anda miliki.

Walaupun, katanya kehidupan para orang kaya itu santai dan hanya bersenang – senang, namun tidak dengan para milyader muda ini. Hal yang saya tahu, mereka justru terus – menerus berkarya. Aktivitas selain itu hanya satu : belajar.

Jadi, cara kerja mereka bukan lagi dari pukul 9 pagi – 5 sore.

Cara kerja mereka adalah 15 – 18 jam sehari. Termasuk saya, nih. Menulis artikel ini di pukul 12 malam dalam rangka create, hehe.. Karena ya mayoritas pekerjaan saya juga dua, learn and create.

Di pagi hari sampai siang, mereka menulis buku atau merancang berbagai macam pelatihan. Sorenya mereka mengikuti pelatihan atau membaca buku hingga malam. Mereka juga sering melakukan networking ke berbagai macam expert untuk mendapatkan ilmu – ilmu baru. Bahkan, rela terbang jauh untuk menyambangi para expert di mana mereka ingin belajar.

Baca Juga : Dari Penikmat Menjadi Pencipta

Rahasia #4 – Bersedia untuk Mengorbankan “Kehidupan Normal”

Karena menjadi milyader di usia muda itu bukanlah kehidupan normal kebanyakan orang, maka untuk bisa meraihnya pun harus siap – siap untuk menghadapi hidup yang tidak sama dengan orang kebanyakan.

Di saat anak muda atau teman – teman kita lainnya mungkin lebih suka hangout, bersenang – senang, nonton, dan lain sebagainya, kita harus bersiap untuk melepaskan ajakan – ajakan seperti itu. Hal ini dilakukan agar kita bisa fokus mencapai sesuatu yang kita inginkan. Sekali – sekali boleh aja sih, tetapi jangan terlalu sering ya…

Di masa – masa perjuangan awal, hidup harus siap agak tidak seimbang. Bahkan, ada beberapa sahabat dekat yang mungkin akan berkata kepada kita bahwa kita sudah mulai ‘sombong’ karena sudah tidak bisa lagi kumpul – kumpul dengan mereka.

Itulah beberapa pengorbanan yang para miliader muda ini sering alami. Apakah Anda siap untuk mengorbankan diri Anda juga untuk hidup agak ‘tidak normal’?

Itulah 4 hal yang saya pelajari dari para miliader muda Indonesia. Apa yang saya maksud miliader di sini, adalah mereka yang setidaknya pernah mencapai penghasilan di atas rata – rata anak muda pada umumnya, bahkan hingga menyentuh angka miliar. Terlepas dari seperti apa kondisinya sekarang, 4 ‘rahasia’ itu saya dapatkan dari hasil pengamatan saya, dan coba saya terapkan dalam kehidupan saya.

Hasilnya, luar biasa! Sedikit demi sedikit, kondisi finansial saya membaik. Di usia yang masih muda, saya sudah menerbitkan sebuah buku Studentpreneur Guidebookmemberikan berbagai macam kuliah tamu dan pelatihan kewirausahaan, bahkan mendapat kesempatan untuk menjadi tim ahli dalam perancangan kurikulum kewirausahaan Universitas Indonesia. Memang sih belum sampai miliar, tapi its work! Hehe..

Apakah ada rahasia lain yang Anda tahu dan belum saya tulis di sini?

Silakan share apa yang Anda tahu melalui kotak komentar di bawah, hitung – hitung berbagi ilmu, hehe…

Salam,

Arry Rahamwan
Founder CerdasMulia Institute
Personal Excellence Coach

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah simulasi bisnis, business model innovation, dan entrepreneurship development.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment