Tips Akademik

Renungan Akhir Tahun 2016 – Apa Misi Hidup Kita Di Dunia?

Written by Arry Rahmawan

Sudahkah Kita Merumuskan Mission Statement Kita dengan Tepat?

Barusan, istri saya bilang…

“Perasaan belum lama kita lihat kembang api pergantian tahun, kok nanti malam udah mau lihat kembang api lagi aja ya…”

Memang biasanya kalau malam tahun baru, saya bersama istri sama – sama menikmati indahnya cahaya warna – warni kembang api sebagai salah satu tanda pergantian tahun sudah dimulai. Saya pun setuju, betul – betul cepat sekali waktu berlalu. Perasaan belum lama kami menyaksikan kembang api bersama, dan sekarang udah mau menyaksikan lagi saja. Tahun 2016 sebentar lagi akan meninggalkan kita.

Saya yakin setiap orang memiliki kaleidoskop (aneka peristiwa) unik yang terjadi di sepanjang tahun 2016 ini. Termasuk beragam resolusi yang tercapai maupun terbengkalai, dan juga berbagai macam kejutan yang tidak disangka – sangka terjadi.

Saya sendiri punya banyak pengalaman unik, salah satunya adalah banyak ‘dicurhatin’ teman saya yang merasakan fase “galau karir”. Ada berapa belas teman saya yang cerita mereka bingung ingin karir di mana. Cerita macem – macem dan juga jadi pelajaran buat saya.

Ada cerita mereka yang sudah berkarir, merasa bosan dan tidak puas karena tidak sesuai passion. Ada cerita mereka yang belum berkarir, masih terus – menerus meyakinkan diri apakah karir itu adalah karir yang tepat untuknya. Bagi mereka yang sudah resign untuk mengejar passion, ada yang menyesal karena ternyata hidup menjadi berantakan, dan pivot kehidupan tidak semuah membalik telapak tangan. Hidup tidak tumbuh – tumbuh, yang ada malah jadi frustrasi.

Mendapatkan curhat – curhat dari teman seperti ini, membuat saya bersyukur sekali dengan apa yang saya jalani saat ini. Sebagai dosen dan trainer, yang kata orang secara relatif insentif finansialnya kecil, namun bisa saya jalani dengan penuh sukacita. Saya cinta dengan profesi dan karir saya saat ini.

Dalam buku Pivot yang ditulis oleh Adam Markel, salah satu yang menyebabkan kita puas dalam karir, kerja, atau berkarya adalah karena kita menjalankan hidup sesuai dengan misi untuk apa kita diciptakan di dunia. Sebelum berkarir serius, memang sebaiknya kita mendefinisikan dulu apa sih mission statement kita.

Seorang astronot yang diutus pergi ke bulan, pastilah membawa misi penting dan tidak sekedar mampir begitu sampai di bulan. Ada hal – hal yang harus diamati, dilaporkan, atau bahkan dibawa ke bumi. Sama seperti manusia yang diutus ke bumi, pastilah ada tugas yang harus dilakukan untuk nanti dipertanggujawabkan ketika nantinya pulang.

Karir, bisa jadi memakan waktu 2/3 hidup kita di dunia. Jadi, akan sangat sayang apabila karir yang kita lakukan tidak sesuai dengan mission statement kita.

Lalu, bagaimana membuat pernyataan misi hidup itu? Sekedar berbagi tips yang saya lakukan, caranya adalah dengan mengetahui apa TUJUAN kita diciptakan serta IDENTITAS unik yang kita miliki. Identitas ini mencakup passion, knowledge, skill, dan experience yang kita miliki. Jika saya tahu bahwa tujuan saya hidup di dunia adalah untuk beribadah (QS. Adz-Dzariyat : 56) maka jika ditambah identitas unik, mission statement hidup saya adalah:

“Menginspirasi manusia Indonesia untuk memaksimalkan potensi dan performa berkarya dengan membantu mereka mewujudkan hidup yang bermakna, senantiasa bertumbuh, dan memberikan dampak luas bagi lingkungannya. Misi tersebut saya kerjakan sebagai bentuk ibadah unggulan saya kepada Allah SWT.”

Mission statement di atas sudah saya rumuskan sejak saya berusia 18 tahun. Sejak itu pula ketika memilih karir, saya mencoba mencocokkan dengan misi hidup saya tersebut. Mission statement itu membuat diri saya merasa unik dan menjadi pribadi yang lebih berarti.

Memiliki mission statement juga akan membantu kita mengatasi rasa bosan dan mengalami disorientasi hidup sehingga kita selalu diingatkan untuk kembali ke jalan yang sesuai misi hidup saya.

Melalui tulisan ini sekaligus saya mengucapkan selamat tahun baru 2017 untuk sahabat semuanya. Jika yang lain mungkin mengucapkan selamat membuat resolusi 2017, saya mengucapkan selamat merumuskan (kembali) apa misi hidupmu di dunia. Sekaligus selamat mengevaluasi diri apakah yang kita kerjakan selama tahun 2016 sudah sesuai dengan misi hidup kita?

Semoga kita dapat terus meningkatkan karya – karya kita di tahun 2017 yang akan datang sesaat lagi.

Jadi, apa misi hidupmu saat ini?
Siapkah kamu menjalankan tahun 2017 dengan lebih berarti lagi?

Salam,
Arry Rahmawan
High Performance Coach
Direktur CerdasMulia Institute

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

Untuk mengundang saya memberikan seminar dan training untuk memaksimalkan potensi dan performa berkarya di tempat Anda, silakan hubungi CerdasMulia Institute di 085640879848 (Melinda). Anda juga bisa mengikuti pelatihan hidup lebih produktif secara online dari saya dalam program ProductiveME! Academy Online.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah simulasi bisnis, business model innovation, dan entrepreneurship development.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment