High Performance Me

Skenario Allah itu adalah Yang Terbaik (Writing Challenge #22)

Written by Arry Rahmawan

Alkisah, ada seorang tukang jahit yang menginginkan perubahan dalam hidupnya. Dia lelah dan sangat bosan dengan profesinya sebagai tukang jahit, sehingga dia pun berdoa kepada Allah SWT,

Ya Allah, jadikanlah hidupku menjadi ringan, tidak perlu bekerja keras, tetapi kebutuhan makanku terpenuhi. Tanpa bekerja keras, aku dapat memiliki tempat tinggal sendiri. Tanpa bekerja keras, aku tidak perlu khawatir jika diriku tidak memiliki uang.”

Apakah Allah menjawab doa tukang jahit ini? Mari kita simak kisah berikutnya.

Suatu hari, tukang jahit ini ingin membeli sayuran di pasar. Sesampainya di sana, dia melihat ada orang yang tergopoh – gopoh menuju dirinya. Seorang laki – laki, postur tubuhnya hampir mirip, dan tanpa disangka menggunakan warna pakaian yang hampir serupa dengan tukang jahit ini. Pria ini kemudian melemparkan suatu benda ke tukang jahit seperti bentuk dompet yang masih penuh terisi uang. Tukang jahit ini pun merasa Allah menjawab doanya! Wah, ternyata doa si tukang jahit ini terjawab seketika!

Terbayang sudah si tukang jahit ini ingin menghabiskan uangnya seperti apa. Terbayang dalam pikirannya bahwa dia tidak lagi perlu bekerja keras menjahit ini itu untuk mendapat uang. Semua sudah ada di genggamannya!

Lalu, apa yang kemudian terjadi pada si tukang jahit ini?

Beberapa saat kemudian ada teriakan di belakang tukang jahit, “copeeeet, copeeeeet!”

Sontak, tukang jahit ini pun kaget saat ada segerombolan orang yang mendatanginya dengan marah. Melihat ada dompet di tangan si tukang jahit, warga yang ada di sana pun kemudian menuduh bahwa di tukang jahit adalah pencopet itu. Tukang jahit ini pun kemudian di bawa oleh pihak berwajib sebagai seorang pencopet. Karena tukang jahit ini tidak mampu membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah, dia pun terkena hukuman penjara selama beberapa tahun.

Menurut kamu, terkabulkah doa dari si tukang jahit ini?

Sekilas, jika kita melihat apa yang terjadi dengan si tukang jahit, maka kita akan mengira bahwa sudah jelas dia sedang apes (tidak beruntung). Doanya apa, eh kejadiannya apa.

Tetapi, coba amati lebih dalam lagi. Selama di penjara, tukang jahit ini tidak perlu bekerja keras karena semua sudah ditanggung. Mulai dari makan hingga tempat tinggal dia dapatkan. Di dalam penjara, dia pun tidak perlu menjadi seorang yang khawatir terhadap uang. Toh, semuanya sudah ditanggung oleh negara.

Di dalam sel, tukang jahit itu merenung. “Aku kangen ingin menjadi penjahit lagi. Bagaimanapun juga, menjadi penjahit lebih baik dari sekedar duduk di sel penjara.”

Menarik, bukan? Seorang yang tadinya mengira menjadi tukang jahit itu tidak baik, justru ingin kembali menjadi tukang jahit setelah doanya terkabul.

Hidup memang membingungkan, hehe…

Hikmah apa yang bisa kita ambil dari cerita di atas?

Banyak sekali hikmah yang bisa kita ambil dari kisah sederhana di atas. Pertama, mulai dari bagaimana kita ditekankan bersyukur atas kehidupan saat ini. Bersyukur mulai dari memiliki kondisi fisik yang sehat dan prima, memiliki pekerjaan, memiliki uang yang cukup, hingga bisa menghirup udara dengan gratis.

Kedua, kisah di atas mengajarkan kepada kita bahwa dalam hidup boleh jadi kita menyukai sesuatu, padahal hal tersebut tidak baik bagi kita. Begitu pula bila tidak menyukai sesuatu, bisa jadi itu adalah yang terbaik untuk kita.

Jadi, jika selama ini kamu mungkin capek, lelah, lesu, karena target atau impianmu banyak yang belum tercapai maka coba maknai lebih dalam artinya. Bisa jadi, kondisi seperti itulah yang terbaik menurut Allah untuk kita. Mungkin Allah ingin memberitahu bahwa kita perlu untuk terus – menerus meningkatkan kapasitas diri agar kita bisa mendapatkan capaian yang lebih baik lagi.

Jika kehidupan itu adalah sebuah buku dan kita adalah penulisnya. Maka, serahkanlah penghapusnya kepada Allah agar Dia yang mengedit skenario terbaik untuk hidup kita secara langsung. Berdoalah agar selalu mendapatkan jalan kehidupan terbaik yang di ridhoiNya. Karena sesungguhnya, skenario dariNya adalah upaya Allah untuk menunjukkan hal yang terbaik untuk hidup kita.

Bagaimana menurut kamu?

Salam,

Arry Rahmawan
Founder CerdasMulia Institute
Youth Development Trainer

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!