Keilmuan

STUDENTPRENEUR TIPS: Cara Membuat Business Plan yang Tepat

#STUDENTPRENEUR TIPS merupakan rubrik artikel berseri yang saya buat khusus untuk menambah wawasan para pembaca buku terbaru saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK.  Agar mendapatkan pemahaman yang menyeluruh, sebaiknya Anda membaca habis terlebih dahulu buku STUDENTPRENEUR GUIDEBOOKKlik Di Sini untuk pemesanan.

Banyak sekali teman-teman mahasiswa yang bertanya bagaimana caranya membuat sebuah business plan yang tepat. Seringkali saat kita memikirkan business plan memang kesannya rumit sekali. Terdapat berbagai macam hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat business plan. Namun izinkan saya untuk mengungkapkan bahwa yang namanya business plan dibuat tidak jauh dari 3 tujuan:

  1. Untuk tujuan lomba-lomba
  2. Untuk memulai sebuah bisnis
  3. Untuk melakukan presentasi kepada investor agar mau menanamkan modalnya di bisnis kita

Nah, baiknya sebelum kita membuat business plan, ketahui dulu untuk apa business plan tersebut kita gunakan. Jika tujuannya untuk perlombaan, maka pelajari format dengan baik dan belajar langsung dari pemenang tahun lalu serta pelajari juga cara penilaian jurinya.

Untuk business plan yang digunakan dalam memulai bisnis secara real, umumnya tidak perlu terlalu rumit yang penting memiliki timeplan yang jelas dan tegas. Contoh, di bulan ini omzet Rp250.000.000, maka itu sudah bisa disebut sebagai business plan. Ada rencana, maka selanjutnya adalah memikirkan strategi lapangan bagaimana mencapainya. Saya menyarankan untuk business plan yang dibuat bukan untuk lomba ataupun diajukan ke investor, maka bisa mempelajari apa yang namanya Business Model Canvas.

Yang umumnya terlihat rumit selain untuk lomba adalah untuk mempengaruhi investor agar menanamkan modalnya di bisnis kita. Business plan tipe ini perlu dibuat singkat, jelas, namun berisi.

Walaupun tujuannya berbeda-beda, namun setiap business plan memiliki unsur yang sama yang perlu diperhatikan. Yang membuatnya beda hanya tingkat kedalamannya saja. Umumnya tujuan business plan untuk nomor 1 dan 3 yang memerlukan analisis lebih dalam.

Lalu, bagaimana membuat business plan yang tepat?

Bagian Paling Esensial dalam Business Plan

Sekurang-kurangnya, business plan yang tepat dapat menjelaskan atau terdapat hal-hal di bawah ini,

  • Executive Summary: adalah sebuah deskripsi ringkas tentang apa sebenarnya bisnis kita. Apa penjelasannya, apa aspek inovasinya, kapan akan diluncurkan, serta yang paling penting adalah mengapa bisnis kita diproyeksikan akan berhasil. Awal yang baik dimulai dari melihat apa akhir dari bisnis kita. Jika ujung akhirnya sudah buruk, sebaiknya mengganti dengan bidang yang lain.
  • Company Description: Biasanya business plan perlu menyertakan nama perusahaan, siapa saja yang ada di belakangnya, apa visi dan misinya, serta apa bentuk badan hukumnya (jika belum, nantinya berbentuk apa).
  • Organization and Management: Adalah bagian yang menjelaskan struktur kepengurusan bisnis dan berapa banyak SDM yang diperlukan. Alokasi SDM yang tepat di tempat yang tepat merupakan salah satu kunci sukses bisnis. Jelaskan apa saja job description yang diperlukan dan siapa yang akan ditempatkan.
  • Customer Segment: Siapakah sasaran pasar yang dituju? Kategorikan dengan spesifik, bisa secara usia, gender, penghasilan, hobi, dan sebagainya. Identifikasi kebutuhan mereka dan jelaskan dengan cara sederhana mengapa produk kita bisa menyelesaikan masalah mereka dan mereka mau membelinya.
  • Business Model: Bagian yang menjelaskan bagaimana bisnis yang kamu buat bisa menghasikan profit. Berarti pada bagian ini dijelaskan apa hal yang membuat bisnis kamu menghasilkan uang dan mengeluarkan biaya. Jika secara business model sudah tidak menguntungkan atau keuntungannya sedikit, apakah layak untuk diteruskan?
  • Product or Service Description: Bagian yang menjelaskan dengan detil seperti apa spesifikasi produk atau jasa yang akan kita buat untuk bisnis kita. Jika berbentuk produk, selain dijelaskan di kertas kita bisa membuat prototype untuk diperlihatkan cara kerjanya. Jika berbentuk jasa bisa berupa free trial atau preview dari jasa yang kita tawarkan.
  • Operational Description: Bagian ini menjelaskan bagaimana nantinya bisnis kita secara operasional akan berjalan, seperti siapa supplier nya, bagaimana proses produksinya, bagaimana proses distribusinya.
  • Marketing and Sales Strategy: Bisnis tanpa adanya penjualan tentu tidak bertahan. Di bagian ini kamu bisa menuliskan strategi-strategi apa yang bisa kamu lakukan untuk memperkenalkan produk kamu dan apa strategi peningkatan penjualan untuk bisnis kamu.
  • Financial Information: Inilah mungkin bagian yang paling ‘sengit’ nantinya yang akan kamu buat. Bagian ini menjelaskan proyeksi keuangan dalam 1-5 tahun yang akan datang. Berapa pengeluaran yang dilakukan, berapa banyak pendapatan yang akan masuk, dan menentukan apakah berinvestasi di masa saat ini menguntungkan atau tidak. Ada beberapa istilah ekonomi teknik yang digunakan, yaitu NPV (Net Present Value), IRR, ROI, Payback Period, dan sebagainya (akan kita bahas di lain artikel). Perhatikan asumsi dan proyeksi yang dipresentasikan. Investor yang jeli tahu mana investasi berhasil atau akan jadi bodong dengan melihat ukuran yang dibuat ini. Ada beberapa angka yang bisa diterima, dan ada beberapa yang tidak. Jadi jangan mencoba-coba merekayasa untuk membesar-besarkan pengembalian atau return kepada investor.
  • Funding Request: Ini adalah berapa banyak dana yang Anda minta kepada investor atau juri perlombaan. Berikan juga statement sekaligus terkait dengan bagi hasil, return yang dijanjikan, atau kesepakatan-kesepakatan yang terlibat di dalamnya.

Tambahan: Bagian ini memang seringkali tidak diminta, namun beberapa investor yang jeli akan bertanya, “Apa kekurangan dan risiko bisnis Anda?”. Jadi persiapkanlah Risk Analysis dari bisnis kamu. Bagian Risk Analysis tidak kita bahas sekarang. Intinya adalah berikan analisis risiko yang berimbang. Jangan terlalu menjatuhkan bisnis kita, namun juga jangan pula berkata bisnis kita anti risiko. Selain itu kamu juga perlu belajar untuk menjadi presenter yang berpengaruh, yang bisa kamu temukan di sini.

Oke! Sekian dulu #STUDENTPRENEUR TIPS nya, nanti akan kita lanjutkan lagi di tulisan selanjutnya.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips pengembangan bisnis, karier dan pencapaian hidup di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah kewirausahaan, inovasi, dan strategi bisnis. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!