Inovasi dan Kewirausahaan Keilmuan Mata Ajar

Teknik Mengukur Kapasitas Kepemimpinan Entrepreneur dan Pendiri Bisnis

Written by Arry Rahmawan

Dalam suatu kesempatan kemarin saya bertemu dengan seorang kawan lama yang sempat memenangkan hadiah seed funding dari Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis UI. Bisnisnya yang diajukan waktu itu adalah membuat start-up desain untuk branding dan logo, semacam shutterstock namun untuk logo. Sekian lama tidak bertemu, akhirnya kemarin dipertemukan dalam sebuah forum. Langsung saya banyak bertanya terkait dengan bisnisnya.

Jawabannya cukup mengejutkan saya, karena ternyata dia sudah pindah profesi menjadi seorang karyawan dan kini bekerja di perusahaan startup lainnya. Alasannya klasik, banyak benturan yang dihadapi kemudian mundur. “Saya mencoba untuk realistis dulu saja, bang. Ternyata membuat startup susah juga.”

Bagi orang biasa yang mendengar, pernyataan itu mungkin wajar. Namun buat pihak yang waktu itu diminta membantu menyeleksi potensi – potensi wirausahawan muda untuk didanai perlu ada evaluasi khusus. Kebetulan, leader startup yang menyerah ini bukan di bawah bimbingan dan seleksi saya. Namun, saya jadi berpikir: bagaimana cara untuk menemukan entrepreneur muda potensial yang betul – betul potensial? Maksudnya benar – benar potensial di sini adalah bukan hanya mereka sanggup mengemas ide bisnis sehingga menarik minat investor untuk didanai, tetapi betul – betul memperjuangkan bisnisnya hingga titik darah penghabisan sebelum akhirnya menyerah.

Banyaknya entrepreneur muda yang kemudian berhenti ini mungkin menjadi alasan mengapa di Indonesia, tingkat kegagalan pengusaha startup itu hingga 90% 1. Tingginya tingkat kegagalan ini tentu memunculkan pertanyaan baru di benak saya: “Bagaimana cara untuk mengurangi tingkat kegagalan yang begitu tinggi ini?”. Banyak orang yang menyalahkan kondisi modal, persaingan yang ketat, dan jaringan yang terbatas. Namun, hal itu bisa saya bantah dalam pengalaman saya dalam membimbing beberapa startupdan menjadi panitia seleksi wirausahawan muda potensial di beberapa inkubator bisnis di kampus – kampus. Hal yang sering saya alami adalah seperti ini: banyak pengusaha muda yang diguyur dengan modal dan jaringan, tetapi kemudian quit. Sebaliknya, ada yang diguyur dengan modal dan jaringan lebih sedikit, tetapi masih survive bahkan hingga saat ini setelah 3-5 tahun didanai dan terus berkembang. Walaupun perlu pembuktian lebih mendalam, setidaknya berdasarkan pengalaman saya sering bertemu dengan fenomena seperti itu.

Lalu, apa yang saya pelajari selama saya menjadi panitia seleksi, mentor, dan instruktur di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis UI? Salah satu hal yang paling adalah bahwa keberhasilan sebuah bisnis itu sangat dipengaruhi oleh kapasitas kepemimpinan (leadership) dari pucuk pimpinan organisasi tersebut. Sebuah hasil penelitian dari American Management Association memperkuat hasil ini. Berdasarkan penelitian tersebut, poin become a great leader merupakan poin nomor 1 dari 7 poin utama yang direkomendasikan untuk dapat memaksimalkan profit.2

Ketika saya mempelajari hal ini, saya menyusun instrumen evaluasi sederhana untuk menyeleksi dan membedakan mana entrepreneur muda yang memiliki potensi bukan hanya dari sekedar ide yang inovatif, tetapi juga kualitas kepemimpinan yang mumpuni. Bagaimana cara mengeceknya? Yaitu dengan melemparkan 7 pertanyaan dasar dan melihat seberapa jelas jawabannya. Semakin lama dan tidak jelas jawabannya, maka kita dapat mengambil kesimpulan sementara bahwa kapasitas leadership dari entrepreneurtersebut masih perlu diasah lagi.

7 pertanyaan ini disusun bukan hanya terkait dengan aspek kepemimpinan. Namun, saya memiliki asumsi bahwa pemimpin bisnis yang baik betul – betul mengetahui model bisnis dan menguasai strategi di setiap aspek bisnis yang ada. Termasuk tentang business plan, team, marketing, product/service, sales, dan customer experience.

Berikut ini adalah pertanyaan – pertanyaan yang biasa diajukan,

  1. Pertanyaan tentang Leadership: “Pada level sejauh apa Anda berharap bisnis Anda dapat berkembang? Apa yang akan Anda lakukan untuk memastikan seluruh anggota tim Anda mengeluarkan seluruh potensial terbaiknya untuk mencapai hal tersebut?”
  2. Pertanyaan tentang Business Plan: “Hal logis dan realistis apa yang Anda lakukan untuk mencapai tingkat sales dan keuntungan sebesar 10x lebih besar dari rencana awal Anda? Bisakah Anda menemukan 10 cara yang lebih baik untuk mencapainya?”
  3. Pertanyaan tentang Team: “Bagaimana cara Anda menarik dan merekrut talenta terbaik untuk berada di bisnis Anda? Bagaimana cara Anda menjaga motivasi mereka untuk terus memberikan performa terbaiknya?”
  4. Pertanyaan tentang Product and Service: “Siapa customer ideal untuk produk dan jasa Anda? Bisakah Anda menjelaskan profil customer ideal Anda? Apa saja kualitas produk atau jasa yang harus Anda tingkatkan agar customer ideal itu semakin tertarik dengan produk dan jasa Anda?
  5. Pertanyaan tentang Marketing: “Apa keunggulan kompetitif (competitive advantage)3yang produk atau jasa Anda miliki? Bagaimana cara Anda meyakinkan hal tersebut ke pelanggan potensial Anda?”
  6. Pertanyaan tentang Sales: “Bagaimana cara Anda meyakinkan kepada pelanggan potensial bahwa mereka memilih Anda dibandingkan kompetitor Anda? Cara logis dan realistis apa yang dapat Anda lakukan untuk melipatgandakan jumlah sales produk atau jasa Anda setiap bulannya?
  7. Pertanyaan tentang Customer Experience: “Apa yang perlu Anda lakukan untuk membuat pelanggan Anda loyal dan membeli lagi produk atau jasa Anda? Apa yang perlu Anda lakukan agar pelanggan Anda mau merekomendasikan produk atau jasa Anda ke teman – teman mereka?”

Jika saat ini Anda berprofesi sebagai seorang entrepreneur, mampukah Anda menjawab pertanyaan – pertanyaan tersebut dengan cepat dan jelas? Kebanyakan dari pengalaman saya ketika mewawancarai entrepreneur muda untuk dipilih sebagai entrepreneurpotensial untuk didanai UI, saya menyisipkan pertanyaan – pertanyaan di atas untuk menguji kapasitas leadership mereka. Sejauh ini, mereka yang mampu menjawab pertanyaan tersebut dengan jelas, disertai dengan monitoring dan mentoring yang baik akan membuat bisnis yang dijalankan jauh lebih survive dibandingkan yang tidak.

Semoga bermanfaat, khususnya untuk mereka yang sedang menyeleksi entrepreneurmuda yang ingin dikembangkan lebih jauh lagi.

————— Referensi ——————

  1. Laporan Akhir Tahun. 2016. “Kewirausahaan dan Daya Saing UMKM Indonesia”. Jakarta: Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif ↩︎
  2. Thompson, M., & Tracy, B. (2011). Now, build a great business!: 7 ways to maximize your profits in any market. New York: American Management Association. ↩︎
  3. Keunggulan kompetitif (competitive advantage) adalah faktor – faktor yang membuat produk atau jasa yang dimiliki jauh lebih superior dibandingkan produk / jasa kompetitor ↩︎

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id. Anda juga dapat terkoneksi langsung dengan Arry Rahmawan melalui beberapa jalur media sosial berikut ini:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah simulasi bisnis, business model innovation, dan entrepreneurship development.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

1 Comment

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!