Life Skills

Tips dalam Membangun Personal Branding

Dalam era digital seperti saat ini, informasi sungguh melimpah ruah dan menyebabkan orang yang tadinya sulit mencari informasi sekarang menjadi ‘kebanjiran’ informasi. Maka salah satu tantangan hidup paling besar dalam era ini adalah bagaimana menemukan informasi yang terpat, setelah kita tahu bagaimana mencari informasi.

Hal ini juga berlaku untuk setiap individu, saya dan juga Anda. Saya yakin Anda pasti setuju bahwa kita (saya dan Anda), pasti berbeda, bukan? Pernahkah Anda tahu di mana letak perbedaan saya dengan Anda? Bisakah orang lain dengan sekali klik, langsung dapat membedakan saya dengan Anda. Saat mereka sedang ingin mencari sosok orang yang tepat, adakah diri kita di pikiran mereka? Inilah bagaimana cara kita untuk membedakan diri kita sendiri dengan orang lain yang juga disebut sebagai personal branding.

Sudahkah Anda sebagai individu memiliki personal branding yang bagus? Cara paling mudah mengukurnya adalah dengan bertanya kepada diri sendiri, “Ingin seperti apa diri Anda dikenal”, dan kemudian “Bagaimana orang lain mengenal Anda?” Jika klop, maka personal branding Anda sudah bagus. Contohnya misalkan Yoris Sebastian, orang mengenalnya sebagai sosok creative junkies nomor 1 di Indonesia dan begitulah memang adanya. Yoris berhasil menjadi seorang yang mampu ‘membedakan’ dirinya dari orang lain. Positioning yang bagus, di saat sebenarnya banyak sekali orang yang kreatif di Indonesia. Lantas ke mana orang-orang kreatif lainnya? Sudahkah mereka memiliki personal branding yang kuat sebagai orang kreatif? Berikut tips untuk membangun personal branding Anda.

Sayangnya banyak sekali saya melihat fenomena di Indonesia, masih jarang orang yang bisa memunculkan personal branding nya. Banyak dari mereka yang bekerja bukan pada bidang yang diminati. Banyak dari mereka yang tidak pede bahwa itu adalah brand mereka. Banyak dari mereka yang tidak peduli dengan brand, intinya kerja dan dapat uang. Tidak penting dikenal sebagai apa.

Itu pilihan Anda. Namun jika Anda ingin membangun personal brand, Anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini.

Bagaimana kita membangun personal branding pada diri kita?

Temukan Brand Anda

Sebelum melangkah lebih jauh, temukan terlebih dahulu apa brand yang ingin Anda ciptakan. Creative Mobile Photographer, misalnya? Atau adakah hal-hal lainnya yang membuat Anda ingin dikenal sebagai apa. Jika perlu Anda melakukan kontemplasi dan bertanya kepada diri sendiri.

Personal Integrity

Setelah Anda menemukan brand Anda, maka selanjutnya adalah menanamkan integritas dan karakter dari brand itu ke dalam diri Anda. Jika perlu, gaya Anda berpakaian, gaya Anda berbicara, berjalan, bacaan Anda, semua menunjukkan kalau memang itulah brand Anda. Maka pastikan brand Anda muncul dari hati yang paling dalam dan tulus. Menjadi seseorang yang memiliki personal branding berarti menjadi diri sendiri.

Positioning

Personal branding merupakan intangible asset yang bisa jadi akan menjadi aset Anda paling berharga di masa yang akan datang, terutama dalam karir, bisnis, dan pekerjaan Anda. Seperti yang tadi sudah dibahas di awal, memiliki personal branding yang kuat membuat Anda menjadi remarkable people, seseorang yang luar biasa, memiliki perbedaan, dan ada nilai tambah dibandingkan individu lainnya. Inilah salah satu manfaat besar dalam memiliki personal branding. Maka, pastikan setelah Anda menemukan brand, buat positioning yang kuat dengan mengerucutkan brand Anda. Saya misalkan melakukan branding sebagai praktisi entrepreneurship dalam digital era, di mana salah satunya terdapat topik studentpreneurship, yaitu membangun bisnis sejak masih mahasiswa. Semakin spesifik, ahli, maka akan semakin bagus.

Portfolio dan Produktivitas

Cara memperkuat personal branding adalah memberikan bukti-bukti portfolio tentang brand yang kita bangun. Saya misalkan ingin melakukan brand diri saya sebagai penulis, maka saya membuktikannya dengan menulis untuk blog, media massa, dan media online lainnya, maka itulah kemudian yang menjadi portfolio yang membangun brand saya. Jika Anda ingin menjadi seorang trainer, maka perbanyaklah portfolio berupa buku, video, audio, atau tulisan-tulisan tentang bidang Anda. Kalau fotografer, maka tampilkanlah foto-foto terbaik yang pernah Anda dapatkan sehingga membantu Anda dalam membangun trust.

Sudahkah Anda memiliki personal brand?

Jika belum, sekaranglah saatnya.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Salam,
Arry Rahmawan
Passionate Educator

Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:

Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook

Anda juga bisa mengikuti pelatihan hidup lebih produktif secara online dari saya dalam program ProductiveME! Academy Online secara GRATIS!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Bidang keilmuan peminatannya adalah kewirausahaan, inovasi, dan strategi bisnis.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0856 4087 9848 (Melinda) atau email ke arryrahmawan@ui.ac.id.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

2 Comments

  • Terima kasih kak ary artikelnya…
    Dalam membangun personal branding ini yang sulit menurut saya sebenarnya mencari potensi diri kita dan sebagai apa kita mau di kenal…

    gak jau-jauh seperti kita mencari passion kita…

    saya juga masih bingung… karena saya tertarik dengan programming, dan ilmu pengembangan diri juga apakah saya harus jalan dua-duanya?

    karena di rak buku saya mayoritas buku pengembangan diri dan programming……

  • Terima kasih juga sebetulnya saya sudah lama mengikuti blog kak arry rahmawan tapi baru kali ini kasih komentar

    dan saya pingin membangun personal branding dengan blog saya..

    sekali lagi terima kasih..

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!