Public Speaking

Tips Memperbaiki Kontak Mata Saat Berbicara di Depan Umum

Written by Arry Rahmawan

Bagaimana caranya agar kita dapat memperbaiki kontak mata saat berbicara di depan umum?

Sewaktu kemarin saya memberikan kelas online tentang 3 Kunci Membawakan Public Speaking yang Efektif, beberapa peserta ternyata menantikan edisi lanjutan dari kelas tersebut (yang mana saya belum buat hingga saat ini, hehe). Karena belum sempat shooting lagi, jadi lanjutannya saya berikan lewat artikel ini. Artikel kali ini akan membahas mengenai cara memperbaiki kontak mata kita saat berbicara di depan umum.

Mengapa kita perlu menjaga kontak mata saat berbicara di depan umum atau berkomunikasi?

Kontak mata merupakan salah satu aspek penting dalam public speaking. Mungkin kita tidak perlu melakukan riset yang mendalam untuk mengetahui pentingnya kontak mata. Kita bisa coba sendiri saat kita sedang berbicara dengan orang lain. Apa yang kita rasakan saat mereka berkomunikasi dengan kita namun mengalihkan pandangannya ke tempat lain? Banyak orang yang kemudian merasakan tidak dihormati, atau lawan bicaranya sedang marah kepada mereka hanya karena ‘kontak mata’ yang berbicara.

Begitu pula dalam public speaking. Ketika kita berbicara di depan orang banyak, membuat kontak mata yang baik akan menjadikan audience kita merasa diperhatikan. Selain itu, menjaga kontak mata juga penting untuk tetap mempertahankan perhatian audience saat mendengarkan materi kita. Yang lebih penting lagi, dengan kontak mata itulah kita membangun bonding, atau ikatan tulus dengan audience sehingga mereka percaya bahwa apa yang kita katakan layak didengarkan.

Apa saja yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kontak mata saat berbicara di depan umum?

Ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperbaiki kontak mata kita. Beberapa di antaranya adalah dengan cara berikut ini,

  1. Menyertakan Senyum dan Antusiasme; adalah cara yang sangat ampuh untuk memperbaiki kontak mata kita. Kontak mata akan selalu ada ‘satu paket’ dengan ekspresi wajah kita. Apabila kita ingin agar orang menyambut kontak mata yang kita berikan, maka sertakan ekspresi wajah yang nyaman untuk dilihat.
  2. Gunakan Visual Peralihan; Visual peralihan adalah cara ketika kita tidak mampu melihat mata audience secara langsung, maka kita bisa membiasakan diri untuk menggunakan visual peralihan. Misalnya, kita menatap batang hidung di bagian atas yang letaknya di antara mata. Kita juga bisa menatap di dahi mereka, sebagai pengganti saat kita tidak bisa menatap audience secara langsung
  3. Gerakkan Kepala Saat Melakukan Kontak Mata; berbicara di depan umum itu tidak hanya berbicara dengan satu orang. Apabila panggung kita berada di tengah peserta, maka pastikan bahwa kontak mata kita seimbang antara bagian tengah, kanan, dan kiri tribun audience. Untuk melakukan itu, kita perlu menggerakkan kepala kita, sesaat di tengah, sesaat ke kiri, sesaat ke kanan, kemudian ke tengah lagi. Begitu seterusnya.

Bagaimana cara mempraktikkan hal tersebut agar dapat memperbaiki kontak mata saat berbicara di depan umum?

Berikut ini adalah beberapa action plan dari saya yang bisa Anda terapkan langsung:

  • Biasakanlah untuk memasang wajah senyum, semangat, dan ceria baik Anda sedang di panggung ataupun tidak. Hal ini untuk menjadikan diri Anda terbiasa memasang wajah yang menyenangkan untuk menarik audience Anda.
  • Saat berkomunikasi dengan orang lain atau ngobrol santai, cobalah berbicara dengan tetap mempertahankan kontak mata selama beberapa menit. Tataplah mulai dari matanya. Jika ingin beralih, hindari membuang tatapan mata dari wajah lawan bicara. Setelah dari mata, kita bisa beralih ke bagian batang hidung, ke mata lagi, kemudianke dahi, lalu ke mata lagi.
  • Latihlah diri Anda dengan teknik visualisasi. Bayangkan Anda sedang memberikan sebuah seminar di hadapan ribuan orang dengan panggung besar. Tataplah ke audience di depan Anda selama 30 detik, kemudian beralih ke kiri 30 detik, kemudian ke kanan 30 detik, lalu ke tengah lagi selama 30 detik.

Apa yang terjadi jika Anda melatih kontak mata Anda?

Apabila Anda fokus untuk melatih kontak mata dalam komunikasi, maka Anda bisa meningkatkan efektivitas komunikasi Anda bahkan hingga dua kali lipat. Dan, hal yang paling penting adalah orang lain akan merasa bahwa Anda menghormati mereka. Anda akan menciptakan dan meningkatkan kepercayaan mereka kepada Anda. Hal ini juga menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang memiliki kepercayaan diri yang kuat.

Semoga bermanfaat untuk membuat cara berkomunikasi Anda menjadi lebih baik.

Salam,
Arry Rahmawan

GRATIS! Ayo Gabung di Komunitas Indonesia Berpijar!

Bagaimana Menurut Anda?

Komentar

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen serta peneliti di Universitas Indonesia mengenai inovasi, kewirausahaan, dan strategi bisnis yang senang berbagi pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya. Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!