Tips Akademik

29 Cara Efektif Mengatasi Writer’s Block

Cara #12 : Menuliskan Success Story (Jika Ada)

Saya ingat sekali, waktu awal membuat blog ini, saya pernah memiliki impian untuk bisa melahirkan sebuah buku best seller dari blog. Agak berangan – angan memang, tetapi alhamdulillah setelah 2 tahun konsisten ngeblog, buku itu pun kemudian terbit. Judulnya, Studentpreneur Guidebook.

Keberhasilan saya menerbitkan buku ini, kemudian saya jadikan posting untuk blog dengan judul Menerbitkan Buku Best Seller dari Sebuah Blog.

Cara #13 : Menuliskan Pembelajaran dari Tokoh

Pembelajaran dari seorang tokoh sukses juga bisa kita jadikan sebagai ide untuk menulis. Misalnya, saya pernah menuliskan tentang prinsip – prinsip sukses berbisnis Chairul Tanjung yang saya tulis di blog saya dengan judul, “Prinsip – Prinsip Sukses si Anak Singkong”

Cara #14 : Menggunakan Google Suggestion

Sebuah cara klasik, tapi ampuh. Google Suggestion itu biasanya muncul saat kita mengetikkan beberapa kata di kotak pencarian Google. Ternyata, Google Suggestion bisa memberitahu kepada kita, kata apa yang paling sering diketik orang. Berikut ini saya beri contoh,

Contoh Google Suggestion

Dari hasil google suggestion tersebut, kita jadi tahu bahwa banyak orang mencari “cara berbicara di depan umum”. Maka dari itu, saya menuliskan beberapa artikel tentang public speaking, seperti “11 Tips Sukses Berbicara di Depan Umum” dan “6 Tips Agar Lancar di Depan Umum”

Cara #15 : Mencari Ide di Slideshare

Situs SlideShare.com menurut saya adalah sebuah situs yang sangat oke untuk mencari inspirasi dan ide tulisan. Saya pernah menulis sebuah artikel tentang produktivitas yang ‘terinspirasi’ dari sebuah slide di slideshare. Contohnya adalah postingan saya yang berjudul “Bagaimana Menyelesaikan Banyak Pekerjaan dengan Cepat dan Efektif.”

Cara #16 :  Membuat Ebook dan Menulis Posting untuk Mempromosikanna

Menulis blog tidak harus melulu tentang artikel. Anda juga bisa menulis sebuah ebook atau report singkat yang bisa bermanfaat untuk pembaca Anda. Di blog ini, saya posting sebuah tulisan yang mempromosikan ebook yang saya tulis. Judulnya adalah “Hadiah Ebook SimplyProductive Baru untuk Anda”

Cara #17 : Menuliskan Event yang Kita Ikuti / Adakan

Tentu banyak sekali pengalaman yang kita dapatkan saat mengikuti event atau acara tertentu. Entah itu bentuknya seminar, workshop, pelatihan, atau hanya sekedar gathering. Nah, ceritakanlah pelajaran atau pengalaman yang kita dapatkan saat mengikuti event tersebut. Contohnya adalah tulisan saya yang berjudul “Gathering Perdana TDA Kampus yang Dahsyat” (Catatan : tulisan itu saya posting 4 tahun lalu, dengan bahasa yang masih unyu ^^)

Cara #18 : Menuliskan tentang Mitos di Bidang yang Digeluti

Apakah Anda seorang dokter, penulis, pelukis, pebisnis, atau bahkan yang lainnya? Di setiap bidang yang Anda geluti, pastilah ada ‘mitos-mitos’ yang seringkali dipercaya orang, padahal itu belum tentu benar. Saat saya bergelut di kewirausahaan misalnya, ada orang yang mengatakan bahwa “IPK tidak penting dalam bisnis.” Itu mitos atau fakta? Untuk mengungkap mitos itu, saya menuliskan artikel tentang “Hal Penting yang Saya Pelajari Saat Menjadi Studentpreneur.”

Cara #19 : Menceritakan tentang Pengalaman Gagal

Pengalaman gagal kok ditulis? Untuk apa? Tentu saja, agar orang yang membaca bisa belajar agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Saat mengalami writer’s block, Anda bisa menceritakan pengalaman kegagalan Anda (tentunya dengan porsi privasi yang disesuaikan). Beberapa contohnya adalah ketika saya menjadi studentpreneur, ada beberapa kesalahan yang saya perbuat dan kemudian saya bagikan untuk pembaca. Silakan Anda baca dalam tulisan saya berjudul “5 Kesalahan Utama Para Wirausaha Mahasiswa” dan “Kesalahan Umum dalam Membangun Relasi.”

Cara #20 : Menuliskan Tentang “To Do List Before……..”

Ide ini saya dapatkan dari teman saya sesama blogger. Saat writer’s block melanda, dia pernah menulis tentang :

  • 25 Restoran yang Wajib Dicoba Sebelum Mati
  • 50 Kota yang Wajib Dikunjungi Sebelum Lanjut Usia
  • 100 Hal yang Wajib Dibeli dan Dicoba sebelum Harganya Naik

Dia bisa menulis seperti itu, karena dia adalah seorang traveller. Idenya menarik, dan seringkali pembaca suka dengan tulisannya yang seperti itu. Saya sendiri mungkin nanti akan mencoba, hehe..

Cara #21 : Menulis Dead Content

Dead content adalah sebuah artikel atau posting di dunia maya yang sudah tidak lagi tersedia. Anda bisa mencarinya lewat Google, jika tidak ada, inilah kesempatan Anda untuk menuliskan dead content tersebut.

Cara #22 : Menuliskan Komentar akan Suatu Berita

Dengan banyaknya berita yang berseliweran, cobalah pilih sebuah berita yang menarik banyak orang untuk kemudian Anda tambahkan komentar dan perspektif dari diri Anda sendiri. Hal ini dapat menjadi nilai tambah bagi pembaca Anda.

Catatan : Untuk melanjutkan membaca bagian berikutinya, silakan klik tanda panah NEXT yang ada di bawah artikel ini.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

3 Comments

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!