Uncategorized

3 Prinsip Menguatkan Brand di Era Digital

Era informasi yang sering juga disebut sebagai era digital saat ini cukup mampu menggeser bagaimana kita berpikir, menyebarluaskan, dan memelihara brand dari usaha kita. Brand memiliki arti penting bagi setiap bisnis, karena melalui brand orang dapat membedakan keunggulan suatu bisnis dibandingkan dengan lainnya. Tidak hanya itu, brand menunjukkan sebuah kualitas, lebih tepatnya — karakter yang diwakili oleh brand tersebut.

Seorang studentpreneur dan pengusaha pemula umumnya akan memiliki tantangan besar dalam mengembangkan brand nya. Namun, di era informasi dan digital saat ini, justru banyak dari mereka yang menganggap ini adalah sebuah kesempatan besar. Ya, sejak hadirnya era informasi, ribuan usaha kecil dan menengah baru muncul. Era informasi memungkinkan setiap orang untuk menciptakan brand, bahkan bagi mereka yang memiliki modal/capital minim. Seiring berjalannya waktu, memang memunculkan brand lebih mudah daripada memelihara dan menumbuhkannya.

Berikut adalah empat prinsip sederhana yang saya gunakan untuk menumbuhkan beberapa brand bisnis saya, salah satunya adalah CerdasMulia Leadership and Training Center.

Prinsip #1: Value before Profit

Prinsip ini menurut saya adalah prinsip yang paling penting dibandingkan dengan prinsip-prinsip yang lain. Mengutamakan value apa yang bisa diberikan bisnis kita, sebelum kita berfokus pada keuntungan. Berfokus pada keuntungan memang tidak salah dalam bisnis, namun saat ini brand yang bisa berkembang adalah mereka yang secara tulus memang memberikan impact dan manfaat nyata kepada banyak orang. Istilahnya, brand itu membawa sebuah movement (gerakan) menuju kondisi yang lebih baik. Business is not about money, business is about impact.

Prinsip #2: Better before Cheaper

Banyak sekali pengusaha muda yang baru saja membuka bisnisnya masih beranggapan bahwa barang yang murah, sudah pasti akan lebih disukai. Kenyatannya, saat ini Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang terus-menerus naik yang menandakan bahwa daya beli masyarakat juga meningkat. Kalau dulu, bisa jadi kalau kita punya barang berkualitas bagus belum tentu laku karena masyarakat tidak bisa membeli. Kalau sekarang, barang mahal banget pun di Indonesia pasti laku. Akan selalu ada pasarnya tersendiri di Indonesia tentang barang yang bagus. Daripada bersaing secara harga yang terkesan semakin lama semakin primitif, maka tingkatkan kualitas dan nilai tambah yang ada pada produk Anda.

Prinsip #3: Storytelling before Buzzing

Anda punya BBM dan sering menerima broadcast tentang tawaran suatu produk, seminar, atau pelatihan tertentu? Ini yang saya namakan buzzing. Menurut saya, buzzing ini adalah sebuah cara sosialisasi brand yang paling buruk dan mendzhalimi banyak orang. Bagaimana tidak? Kita ‘dipaksa’ untuk melihat sesuatu yang tidak kita ingin lihat. Kita dipaksa untuk melihat sesuatu yang tidak kita butuh. Terus bagaimana jadinya? Lakukanlah storytelling. Jujur, saya tidak pernah meminta CerdasMulia LTC untuk dipublikasikan atau di broadcast ke mana-mana? Namun bagaimana kami bisa memperoleh klien? Kami menggunakan storytelling. CerdasMulia, berawal dari semangat anak muda untuk mengembangkan kualitas generasi muda Indonesia. Ada movement yang kami bawa dan kami tanamkan movement itu untuk diresapi bahwa apa yang kami bawa ini memang penting dan memberikan dampak untuk generasi muda. Silakan cek cerdasmulia.net untuk informasi lebih lanjut. Akhirnya, cerita kami ini menjadi sebuah berita (karena sudah terbukti kebenarannya). Berita ini yang kemudian menjadi sebuah publikasi gratis untuk membuat nama CerdasMulia besar. CerdasMulia tidak menyombongkan bahwa kami adalah lembaga pelatihan terbaik, namun kami hanya bercerita bahwa apa yang kami lakukan adalah hal baik. Doing GOOD Things.

Jika Anda pernah mendengar nama CerdasMulia sebelumnya, saya yakin Anda melihatnya di majalah atau website yang bukan berisi ajakan untuk membeli pelatihan kami, namun sebuah cerita bahwa gerakan ini bermanfaat, membuat orang menghubungi kami dan berlanjut pada kerjasama yang lebih intens, salah satunya di blog doinc. Tulisan itu bercerita bahwa semua motivasi adalah hal kosong tanpa panduan intensif setelahnya. You can do it! But How? Itulah gerakan yang CerdasMulia bawa. Kami bukan motivator, melainkan problem solver.

Yup, itulah 3 hal yang perlu Anda perhatikan untuk menumbuhkan brand dan mempertahankannya di era digital yang luar biasa dahsyat ini. Setiap hari brand terus muncul, lahir, bertambah. Namun hanya mereka yang (sedikitnya) melakukan 3 hal itu yang akan terus tumbuh dan berkembang.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips bisnis, pemasaran, dan motivasi bisnis di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!