Uncategorized

3 Prinsip Utama Meraih Kesuksesan dan Kebahagiaan dalam Hidup

Apa saja prinsip utama untuk meraih kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup?

Alhamdulillah, akhirnya kesampaian juga impian saya untuk membuat sebuah video webinar tentang pengembangan diri. Dalam video kali ini, saya akan membahas pertanyaan yang sejak beberapa tahun terakhir ini (bahkan dari dulu sih, hehe) dicari – cari oleh banyak orang. Pertanyaan tersebut adalah : Bagaimana cara agar kita bisa meraih kesuksesan dan kebahagian dalam hidup kita?

Anda bisa menonton sejenak tentang penjabaran saya mengenai formula kesuksesan hidup dalam video di atas. Atau, Anda juga bisa membaca tulisan berikut ini yang saya intisarikan dari video saya. Intinya, setelah saya melakukan penelitian dengan waktu yang cukup panjang, apa yang perlu kita lakukan dalam meraih hidup yang sukses dan bahagia ternyata ada 3 hal. Apa sajakah itu? Sebelum kita beranjak ke sana, izinkan saya terlebih dahulu mendefinisikan makna kesuksesan yang digunakan.

Apa sih yang Dimaksud dengan Sukses?

Definisi sukses, menurut saya adalah definisi yang subjektif. Karena, setiap orang bisa mendefinisikan apa makna sukses dalam kehidupan mereka masing – masing. Namun, apabila ditarik dalam gambaran yang lebih umum, ternyata definisi sukses setiap orang itu nyaris sama.

Mengapa? Karena, setelah diteliti, saya menemukan setiap orang nyaris menjawab hal yang sama tentang apa itu sukses. Jawabannya adalah,

Sukses itu adalah ketika elo meraih apa yang elo inginkan, elo cita – citakan, atau impian yang elo punya.

Saat saya mendalami lebih lanjut mengenai apa yang diinginkan manusia, ternyata hal tersebut hanya berputar – putar di 4 hal saja. Termasuk ketika saya belajar sejak sekolah menengah hingga kuliah, nuansa untuk menguasai keempat hal ini begitu kuat sebagai bentuk  :

  1. Berlimpah HARTA
  2. Menguasai TAHTA
  3. Meninggikan STRATA
  4. Mendapatkan CINTA

Sehingga, bisa disimpulkan seperti ini:

Orang yang sukses adalah mereka yang memiliki HARTA, TAHTA, STRATA, dan CINTA yang tinggi.”

Hal ini sudah hampir berlaku secara umum di masyarakat. Di mana setiap orang yang memiliki keempat hal tersebut secara unggul, maka dialah yang dianggap sukses. Siapa yang tidak menginginkan keempat hal itu? Bisa saya pastikan, Anda juga menginginkannya bukan? Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana cara kita bisa mendapatkannya?

Formula Sukses Utama yang Saya Rumuskan

Ketika membicarakan rumusan sukses, banyak orang yang ‘tertipu’ bahwa semua itu bisa didapatkan dengan mudah. Apalagi setelah kita mengikuti seminar – seminar motivasi yang ada, kita akan langsung tergoda dengan ungkapan yang mengatakan bahwa sukses itu bisa dicapai dengan mudah.

Kenyataannya, tidak semudah itu. Anda perlu tahu formulanya, bukan hanya tahu dan fokus terhadap hasilnya. Karena, hasil itu merupakan dampak dari usaha yang dilakukan. Makanya pada beberapa tahun lalu, saya mencoba membuat sebuah coret – coretan sederhana di atas kertas. Apa kira – kira yang membuat seseorang bisa mendapatkan hasil untuk hidup sukses? Ternyata, seperti ini hasil coret – coretannya:

  • Kualitas Hasil (result) itu berawal dari kualitas usaha (action) yang kita lakukan
  • Kualitas Usaha (action) itu berawal dari kualitas pikiran kita (thinking)
  • Kualitas Pikiran (thinking) itu berawal dari kualitas pergaulan yang kita miliki (relationship)
  • Kualitas Pergaulan (relationship) itu ternyata disebabkan dari kualitas hasil yang kita miliki

Secara sederhana, berikut ini adalah gambarannya:

Skema gambaran bagaimana kualitas hasil yang sukses itu bisa tercipta.

Setelah saya menemukan ini, maka saya coba ke diri saya sendiri. Ternyata untuk mendapatkan hasil yang bagus, intinya kita harus mengubah quality of relationship kita dulu. Saya mulai memberanikan diri untuk berteman dengan orang – orang yang luar biasa. Bahkan, saya pun memilih bacaan – bacaan buku yang tidak biasa. Dengan harapan, saya akan mendapatkan peningkatan kualitas berpikir dan aksi. Saya beruntung pada waktu itu masuk ke program beasiswa Rumah Kepemimpinan sewaktu kuliah. Ini sangat mengubah quality of relationship saya.

Hasilnya, prestasi saya melejit penuh. Bahkan, saya bisa menerbitkan sebuah buku best-seller di usia belum genap 23 tahun. Dari situ saja, alhamdulillah saya mendapatkan royalti berlimpah. Belum lagi dari hal – hal lainnya. Saya mendapatkan tahta (pemimpin organisasi & komunitas), strata (pengakuan ilmu), dan cinta (disukai banyak orang).

Menurut saya, cara ini juga bisa berlaku untuk Anda. Bagaimana kemudian Anda tinggal mengubah quality of relationship, lalu berdampak pada quality of thinking, kemudian berdampak lagi pada quality of action, yang pada akhirnya berdampak pada qualty of action. 

Ternyata, saya Salah Mendefinisikan Kesuksesan

Setelah saya menerapkan itu, baru saya kemudian saya sadar banyak orang yang iri kepada saya. Bagaimana mungkin, di usia muda bisa mendapatkan berbagai macam hal? Pada kenyataannya, mungkin saja. Asalkan memang kita tahu formulanya, bukan?

Tetapi, pada tahun – tahun berikutnya setelah (kata orang) saya mendapatkan sukses di usia muda tersebut, justru di situ saya sadar bahwa saya salah membuat formula kesuksesan. Kenapa?

Karena pada waktu itu, saya ‘diperlihatkan’ bukti – bukti di mana orang bisa depresi dan frustasi dalam sekejap apabila dia menitikberatkan kebahagiaannya pada 4 hal tadi, yaitu : harta, tahta, strata, dan cinta.

Maksudnya bagaimana? Maksudnya, bayangkan saat ini Anda sudah menerapkan formula di atas dan Anda sudah berhasil mendapatkan harta yang banyak. Anda pun diakui di seluruh Indonesia adalah seorang pengusaha muda ulung karena berhasil mencetak banyak omzet untuk bisnis Anda. Namun, tiba – tiba usaha Anda tersebut bangkrut.

Ketika Anda bangkrut, harta itu sekejap hilang dari Anda. Bahkan, orang – orang yang tadinya dekat Anda menjauhi Anda. Anda kehilangan harta dan cinta orang – orang terdekat.

Saya, banyak melihat kejadian teman – teman saya yang seperti ini. Apa yang kemudian terjadi dengan mereka? Mereka depresi, bahkan trauma untuk tidak berani mengambil impian besar lagi.

Saya pun kemudian menjadi berpikir, “untuk apa kita mengejar sukses, apabila justru hal tersebut mendatangkan rasa cemas dan frustrasi untuk kita di kemudian hari?”

Maka dari itu, saya merasa bahwa formula tersebut ada yang salah. Dan, saya menemukan kesalahan dalam formula itu. Hal yang saya sadari adalah, karena formula tersebut berawal dari bagaimana kita menjaga relationship dengan orang di sekitar kita, maka tidak heran bahwa kita mendefinisikan sukses itu dengan sukses versi manusia.

Maka, saya merevisi definisi sukses untuk diri saya pribadi dengan mengambil definisi sukses versi Tuhan. Selayaknya makhluk ciptaan yang mencari jalan, maka saya kembali ke Guidebook utama, yaitu Al – Qur’an. Sampai akhirnya saya menemukan ayat seperti ini:

“Barang siapa yang berat timbangan (kebaikan) nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahanam.”

(Q.S. Al-Mu’minun (23) : 102-103)

Ternyata, UKURAN SUKSES BUKANLAH HARTA, TAHTA, STRATA, CINTAtetapi ukuran sukses itu adalah beratnya energi kebaikan yang kita lakukan di dunia.

Jika begitu, apakah justru kita tidak bisa memperoleh 4 hal tadi dalam kehidupan dunia? Justru, 4 hal tadi perlu kita kejar agar energi kebaikan kita bisa lebih besar. Contoh, dengan harta yang banyak maka sedekah bisa lebih banyak pula. Dengan tahta yang tinggi, kita bisa pula menyelamatkan sebuah bangsa dibandingkan dengan jadi orang bisa.

Sehingga, saya mendefinisikan kembali apa makna kesuksesan itu. Menurut saya, makna kesuksesan adalah,

Meraih keberlimpahan dunia dalam rangka mempersiapkan keselamatan akhirat (hidup setelah mati).

Jadi, apabila justru kesuksesan yang kita miliki itu malah menjauhkan diri dari Tuhan, maka ada yang perlu diperbaiki dalam hidup kita.

Formula Sukses Utama Edisi Revisi

Berdasarkan renungan saya tadi, maka kemudian saya melakukan revisi terhadap formula sukses utama yang saya buat sebelumnya. Revisinya adalah seperti berikut ini,

Revisi dari formula sukses utama

Revisinya tidak banyak, hanya di bagian relationship, saya menambahkan kata faith atau iman. Sebelum kita memutuskan untuk bergaul ke masyarakat, maka pastikan bahwa kita sudah gaul dengan Tuhan terlebih dahulu.

Apabila sudah, maka saya menamakan orang ini sudah mengaktivasi pijar iman. Kemudian dari pijar iman ini, akan lahir pemikiran yang tidak hanya brilian, tetapi juga lurus. Jika sudah seperti ini, maka pijar ilmu orang tersebut sudah aktif. Apabila kualitas berpikirnya sudah baik, tentu akan menghasilkan tindakan yang juga baik pula. Maka di sini, pijar impact nya yang aktif. Gabungan dari ketiganya, akan menghasilkan quality of result yang luar biasa. Kemudian, sebagai bentuk rasa syukur, dengan semakin suksesnya Anda, maka Anda menggunakan hasil yang sudah Anda raih untuk berbuat kebaikan seperti yang diperintahkan oleh Allah SWT.

Di CerdasMulia Institute, kami menamakan orang yang sudah mengaktivasi ketiganya dengan sebutan Pijar CerdasMulia. Pijar CerdasMulia ini adalah sebuah prasyarat bagi Anda yang ingin memiliki kehidupan yang tidak hanya sukses, tetapi juga bahagia karena setiap langkah Anda selalu dipenuhi kebaikan.

Maka, inilah 3 prinsip untuk meningkatkan kesuksesan dan kebahagiaan dalam hidup Anda.

  1. Kuatkan selalu Pijar Iman Anda
  2. Tingkatkan selalu Pijar Ilmu Anda
  3. Luaskan selalu Pijar Impact Anda

Gaya hidup di atas, saya dan tim namakan dengan gaya hidup CerdasMulia, untuk bisa meraih hasil hidup terbaik – sukses dan selalu bahagia.

Bagaimana menurut Anda?

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen milenial di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain beraktivitas sebagai pengajar dan peneliti, Arry juga senang membagikan tips dan informasi seputar pengembangan diri melalui blog nya di arryrahmawan.net karena percaya bahwa softskill juga sangat penting dimiliki seseorang dibandingkan hanya menguasai hardskill. Informasi pengembangan diri yang dibagikannya antara lain mengenai keterampilan akademik (belajar dan mengajar), manajemen waktu, entrepreneurship, blogging dan public speaking.

Arry berpengalaman sebagai narasumber pengembangan diri di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!