Uncategorized

5 Frasa yang Sebaiknya Dihindari Saat Presentasi kepada Investor

Bersama mas @dantoadityo, saat ini saya sedang mengerjakan sebuah proyek buku untuk entrepreneur dan UKM tentang bagaimana mendapatkan investor terbaik dalam bisnis. Banyak ilmu baru yang saya dapatkan dari mas @dantoadityo tentang bagaimana cara kita meyakinkan investor untuk menanamkan modalnya di bisnis kita. Saya juga jadi teringat dengan beberapa kesalahan yang saya lakukan dulu saat presentasi di hadapan investor, dan juga merasakan hal yang sama ketika menjadi investor.

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi kepada Anda tentang 5 kata, frasa, atau kalimat yang sebaiknya dihindari saat Anda sedang presentasi di hadapan investor. Jika selama ini Anda selalu ditolak oleh investor dan tidak kunjung mendapat suntikan dana, perhatikan apakah Anda mengucapkan hal – hal di bawah ini atau tidak saat presentasi. Jika Anda masih mengucapkan kata – kata di bawah ini, cobalah untuk mencari beberapa alternatif yang lain untuk menyampaikan maksud Anda tersebut.

5 Kata yang Sebaiknya Dihindari Saat Presentasi kepada Investor

“Tidak Ada Kompetisi”

“Ide bisnis saya pasti laku, karena pasar tersebut belum tergarap adan kompetisinya sedikit bahkan tidak ada kompetisi sama sekali.” Ucapan tersebut seringkali saya dengar sewaktu menjadi juri business plan mahasiswa. Mengatakan bahwa bisnis Anda nantinya tidak memiliki kompetisi bagi investor dapat berarti bisnis Anda bisa jadi tidak memiliki pasar. Tidak ada kompetisi ini juga dapat berkembang menjadi pertanyaan – pertanyaan baru tentang riset pasar yang kita lakukan, seperti apakah itu berlaku di semua tempat dan keadaan, apakah produk sudah diujikan ke pasar, jika tidak ada kompetisi mengapa perusahaan X dan Y  yang sudah mapan tidak mengeluarkan produk/jasa yang sama, dan sebagainya. Sebaiknya Anda coba uraikan bahwa ide bisnis Anda sangat potensial dengan permintaan yang banyak (berdasarkan data), sementara penawaran yang ada sangat sedikit sehingga menimbulkan kelangkaan.

“Saya Jamin…..”

“Saya jamin bahwa investasi dalam bisnis ini akan sangat menguntungkan”. Jaminan – jaminan kepastian dalam bisnis seringkali membuat seorang entrepreneur terlihat amatir dan belum berpengalaman dalam bisnis. Menjamin sesuatu berarti memastikan bahwa hal tersebut dapat terjadi sesuai rencana. Untuk meyakinkan investor, sebaiknya Anda membuat beberapa perencanaan skenario terkait dengan kondisi yang akan dihadapi bisnis Anda, daripada Anda memberikan jaminan – jaminan yang ternyata tidak dapat dipenuhi.

Return Sangat Cepat, Tidak Sampai 1 tahun!”

Silakan Anda tengok semua investasi yang menawarkan masa pengembalian kurang dari satu tahun atau 6 bulan, apabila tidak bangkrut, maka usaha tersebut kabur karena tidak bisa mengembalikan uang para investornya. Mengapa? Karena umumnya biaya untuk operasional mereka dipakai untuk membayar investor sehingga tidak cukup untuk menjadikan bisnis mereka tetap stabil. Menjanjikan return yang sangat cepat membuka peluang investor untuk bertanya lebih detil tentang analisa keuangan yang Anda buat. Jika analisa keuangan Anda tidak logis dan over-confidence, maka investor pun akan beralih dari Anda. Selama saya menjadi investor, proyeksi pengembalian 2 – 3 tahun adalah proyeksi normal. Kurang dari itu berarti sangat cepat (akan saya kritisi lebih dalam), dan lebih dari itu berarti sangat lambat (biasanya saya tolak).

Solusi Kami Jauh Lebih Unggul Dibandingkan Semua Kompetitor

Untuk mendapatkan investor, jauh lebih baik apabila kita mengatakan dengan jujur hasil analisis kompetitor yang kita buat. Ide kita bisa jadi memang jauh lebih baik dari semua kompetitor, namun pasti ada trade-off yang terjadi seperti harga yang lebih mahal, waktu produksi yang lebih lama, atau proses pembuatan yang lebih sulit. Saya menyarankan agar Anda membuat sebuah daftar analisis kompetitor yang detil dan lengkap, kemudian ceritakan strategi – strategi bagaimana Anda menghadapi kompetitor Anda. Menjelaskan strategi jauh lebih logis dan realistis dibandingkan Anda hanya sekedar klaim bahwa solusi yang Anda miliki jauh lebih unggul.

“Ide ini Adalah Ide yang Breaktrough dan Belum pernah Ada Sebelumnya”

Saat mempengaruhi investor, biarlah sang investor sendiri yang menilai apakah ide yang Anda bawakan merupakan sesuatu yang dapat mengubah dunia dan menghasilkan keuntungan. Hindari terlalu banyak buzzword dan self-claimed yang membuat investor merasa waktu mereka terbuang percuma. Frasa/kalimat di atas akan menimbulkan pertanyaan bagi investor, seperti apakah Andna sudah meminta second opinion dari berbagai macam orang? Saran saya, daripada Anda melakukan self-claimed, sebaiknya tunjukkan portfolio atau rekam jejak Anda yang menyatakan bahwa ide – ide Anda berpengaruh dan berguna untuk banyak orang. Jika proyek itu masih bertahan hingga sekarang, maka itu jauh lebih baik. Jika belum ada proyek independen yang Anda lakukan, Anda bisa memberikan contoh proyek – proyek dalam perusahaan atau organisasi yang Anda kerjakan di mana Anda memberikan sebuah ide yang inovatif dan ide itu berjalan dengan baik.

Akhir kata, selamat berjuang mencari investor untuk bisnis Anda. Tetap ingat bahwa posisi investor dan entrepreneur adalah setara dan saling membutuhkan. Jangan memandang rendah diri Anda sebagai seorang entrepreneur, dan jangan pula Anda merasa lebih tinggi jika menjadi seorang investor. Jalin kerjasama yang baik dan tetap saling menguntungkan di antara keduanya.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

—————-

Jika menurut Anda tulisan ini bermanfaat, maka SAYA JAMIN Anda akan mendapatkan manfaat lebih lewat Twitter dan BBM saya . Silakan Follow @ArryRahmawan atau Invite PIN BB saya di 25A97FAF.

—————-

Puluhan ribu orang telah saya latih untuk mendapatkan hidup dan pertumbuhan bisnis yang lebih baik. Kontak  CerdasMulia Training and Coaching (085717529985) sekarang juga untuk mengundang saya memberikan pelatihan di tempat Anda.

** Anda bisa mendapatkan buku Best Seller saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK dengan harga Jauh lebih Murah dan Jauh lebih Mudah. Caranya beli langsung di Google Play, atau di Toko Buku Online. Anda juga bisa mendapatkannya langsung di Toko Buku Gramedia terdekat di kota Anda.

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar