High Performance Me

5 Rules to be an Ultimate You

Alhamdulillah pada hari ini saya diberikan kesempatan dan kepercayaan oleh SERAMBI FHUI untuk sedikit sharing mengenai pengalaman dalam mengaktualisasikan diri sebagai rangkaian dari acara Training Orientasi Serambi (TOS).

Diminta untuk sharing tentang aktualisasi diri, membuat saya teringat kejadian 2 tahun yang lalu di mana saya sangat merasa hampa menjalani hidup ini. Rasanya tidak ada prestasi yang membanggakan selama saya hidup. Rasanya waktu yang Allah berikan untuk saya tidak tahu harus saya gunakan untuk apa. Benar-benar hampa sekali waktu itu rasanya. Seperti ada sesuatu yang kurang.

Belajar dari 2 tahun kegalauan itu, akhirnya saya mencoba untuk berbagi tentang apa yang saya lakukan untuk memberantas kegalauan dan mulai mengaktualisasikan diri. Alhamdulillah, dari situ beranjak kehidupan saya mulai membaik. Beberapa prestasi ditorehkan, mulai dari mapres, penulis buku, blogger inspiratif, hingga pembicara muda nasional yang berkeliling Indonesia dan sempat ke beberapa negara tetangga.

Sekilas Tentang Aktualisasi Diri

Apa sih yang dimaksud dengan aktualisasi diri? Silakan buka KBBI, namun saya lebih suka mengartikannya sendiri. Aktualisasi diri buat saya adalah sebuah upaya menjadi diri kita sendiri, menjadikan hidup kita bermakna, dan bersyukur bahwa ‘kita itu ada’. Bagaimana cara paling mudah untuk mengetahui apakah seseorang sudah mengaktualisasikan dirinya atau belum adalah melihat apakah dia happy dan semangat dalam menjalani hidup atau tidak. Ya, aktualisasi diri sangat mempengaruhi kebahagiaan seseorang.

Namun aktualisasi diri tidak sama dengan yang namanya ‘bertindak semau gue’. Itu berbeda. Sehingga ada aktualisasi diri yang positif dan ada yang negatif. Positif misalnya berlomba-lomba dalam prestasi, sementara yang negatif misalnya kecanduan narkoba.

Kenapa sih kok bisa ada positif dan negatif? Ya, karena sebenarnya inti dari aktualisasi diri adalah kita minta pengakuan dan penghargaan atas apa yang kita lakukan. Motif paling dasar seseorang itu mengaktualisasikan diri adalah karena ingin diakui bahwa diri kita itu unik, berbeda, dan menarik. Nah, ada 5 rules untuk mengaktualisasikan diri agar nantinya tidak salah kaprah.

Rule 1: Temukan Tujuan Hidupmu

Ingat, bahwa kita semua di dunia ini pasti akan meninggal di dunia. Kalau kata orang tua saya, hidup di dunia itu cuma sekedar ‘numpang istirahat’ atas sebuah perjalanan panjang. Ya, kita semua sebenarnya adalah makhluk akhirat. Untuk apa kita diciptakan? Untuk mempersiapkan bekal perjalanan kita yang lebih panjang, bukan?

Terdengar klise? Tidak juga. Silakan tanyakan ke hati yang paling dalam, “kenapa sih kok gue ada di dunia ini? Kenapa sih Tuhan menciptakan gue?”

“Dan tidaklah Aku ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Jadi, kalau mau aktualisasi diri ya pilih-pilih lah. Masa iya kita diciptakan untuk mengkonsumsi narkoba? Masa iya kita diciptakan untuk mengkonsumsi minuman keras yang merusak tubuh kita?

Kita diciptakan untuk berprestasi. Menorehkan tinta emas dengan niat beribadah. Selain prestasi ya tentunya juga ibadah-ibadah khusus. Maka saya sebenarnya suka heran sama orang yang ngakunya Islam tapi ya nggak shalat. Apa ga mikirin mati ya? hmm… Entahlah.

Rule 2: Percaya pada Passionmu

Setiap orang itu diciptakan unik dan berbeda-beda. Begitu pula dengan passion nya. Ada yang punya potensi dan hasrat yang mendalam di bidang menulis, bidang desain, bidang menghitung, bidang lingkungan, hingga bidang hak asasi manusia. Saran saya, temukan passion kita secepat mungkin sebelum kita disetir nasibnya oleh orang lain. Temukan passion kita secepat mungkin sebelum nanti kita diarahkan untuk memilih bidang aktualisasi diri yang tidak sesuai dengan apa yang kita sukai.

Aktualisasi yang didasari pada passion yang sesuai itu benar-benar DAHSYAT!

Rule 3: Mencari Peluang yang Tepat

Selanjutnya adalah kita mencoba untuk mencari peluang yang tepat dan sesuai dengan aturan 1 dan 2. Biasanya passion orang itu ada banyak. Lebih dari 1, 2, bahkan 3. Mana yang harus dipilih untuk ditingkatkan? Cari yang peluangnya paling besar. Maka dari itu, penting sekali untuk melakukan analisis SWOT (strength, weaknesses, opportunities, and threats) agar mengetahui mana yang akan dikembangkan menjadi cikal bakal prestasi.

Rule 4: Membuat Mimpi yang Besar

Beranilah bermimpi, karena capaian-capaian yang luar biasa itu bermula dari mimpi dan cita-cita yang besar pula. Banyak orang bilang bahwa kalau bermimpi ya yang realistis. Jangan terlalu tinggi, nanti terjatuh. Buat saya justru itu semakin memperkuat untuk bermimpi lebih besar karena jika suatu saat nanti kita berhasil mewujudkannya, saya akan berkata, “memang iya saya terjatuh, tetapi saya memilih bangkit dan terus merajut mimpi besar saya.”

Apa mimpi besarmu? Apa prestasi terbesar yang ingin kamu torehkan?

Rule 5: Melakukan Aksi yang Lebih Besar daripada Mimpi

Oke, kamu sudah memiliki mimpi yang besar maka sekarang saatnya untuk melakukan aksi yang lebih besar daripada mimpi yang kita buat. Percuma mimpi sebesar gunung tanpa diikuti dengan tindakan nyata tidak akan terjadi apa-apa. Biasanya yang paling sulit adalah memulai langkah pertama. Padahal, langkah pertama itulah yang kemudian akan mewujudkan mimpi-mimpi kita. Saran saya, dalam melakukan aksi carilah sahabat seperjuangan yang bisa sama-sama terus mendukung dan saling menyemangati. Tantangan terbesar saat mewujudkan mimpi adalah saat semangat kita sedang turun. Di sinilah kemudian peran sahabat agar kita bisa bangkit kembali.

Hufff…. Oke, sepertinya saya menulis ini terlalu panjang jadi saya akhiri saja yah. Hehe.. Berikut ini adalah slide yang saya bawakan waktu pelatihan di TOS Serambi FHUI kemarin. Bisa diunduh secara gratis. ūüôā

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!