Keilmuan

5 Strategi Sukses Berbisnis Sambil Kuliah (Writing Challenge #4)

Written by Arry Rahmawan

Mencari Tips Sukses Berbisnis Sambil Kuliah? Berikut Saya Berikan 5 Strateginya!

Sahabat pembaca blog ArryRahmawan.Net, bersyukur sekali hari ini saya bisa diberikan kesempatan untuk kembali menulis dan mempublikasikan tulisan di blog saya untuk keempat kalinya sejak saya menantang diri sendiri untuk posting setiap hari. Tahu ga saya menulis artikel ini di mana? Sekedar info aja, saya menulis artikel ini di Stasiun Pasar Senen!

Lah, ngapain ya saya “kesasar” di stasiun pasar Senen? Jadi insyaAllah hari Jumat besok dan Sabtu saya diminta untuk sharing tentang bagaimana caranya kita bisa sukses berbisnis sambil kuliah di Jogjakarta. Acara sharing ini akan diadakan di Universitas Gadjah Mada, suatu kehormatan juga bagi saya bisa menjadi pembicara seminar di kampus nomor satu di Jogja tersebut. Selain itu, saya juga kangen banget dengan suasana Jogja yang entah kenapa sepertinya lebih ‘tentram’ ketimbang hiruk pikuk Jakarta. Hehehe…

Karena saya diminta sharing tentang tips sukses berbisnis sambil kuliah ini, akhirnya saya memutuskan untuk berbagi kepada Anda sedikit ‘bocoran’ yang akan saya bawakan di Jogjakarta.

Sharing Tips Sukses, Emangnya Loe Udah Sukses, Ry?

Mungkin itulah yang ada di benak beberapa pembaca sekalian saat mengetahui bahwa saya diminta berbagi di Jogja tentang tips sukses. Jujur, saya sendiri sebenarnya belum merasa sukses, karena menurut saya kesuksesan itu adalah proses kita menjalani hidup di dunia ini. Orang sukses adalah mereka yang kehidupan hari ini lebih baik dari kehidupan kemarin, bukan begitu? Hehe..

Tetapi ya namanya diminta berbagi, masa iya sih ditolak? Wkwk.. Karena alhamdulillah, walaupun pengalaman saya masih minim, tetapi setidaknya saya pernah merasakan bagaimana ‘peliknya’ berbisnis sambil kuliah. Sehingga, mau tidak mau saya harus membuat strategi yang matang agar saya bisa mendapatkan dua hasil terbaik : baik di dalam capaian akademik atau kuliah saya, maupun dalam capaian bisnis saya.

Tahun 2011 saya memulai bisnis sambil kuliah dan mencoba untuk merumuskan strategi agar saya ‘sukses’ sebagai studentpreneur (mahasiswa yang berwirausaha). Saya mendefinisikan sukses adalah : usaha saya bisa berkembang dan survive hingga akhir saya kuliah dan saya bisa mendapatkan IPK cum laude (padahal saya kuliah di Fakultas Teknik). Dengan strategi tersebut, tercapaikah apa yang saya targetkan?

Pada tahun 2013, saya berhasil meraih beberapa capaian berikut ini,

  • Saya meraih IPK Cum Laude di Fakultas Teknik UI 3.79
  • Saya mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan S2
  • Usaha pelatihan yang saya kembangkan, CerdasMulia Institute, masih survive, bahkan masih ada hingga saat ini dan terus berkembang.
  • Saya meraih IPK Summa Cum Laude 4.00 untuk S2 saya dari Universitas Indonesia
  • Saya menjadi investor untuk usaha pengembangan anak – anak generasi emas, AlkindiKids, di mana AlkindiKids akhirnya menjadi salah satu bagian dari CerdasMulia Group.

Ternyata, strategi yang saya gunakan tersebut berguna dan memberikan hasil nyata berupa  bisnis yang survive dan berkembang sewaktu kuliah dan juga bisa mendapatkan capaian akademik yang baik. Maka dari itu saya berinisiatif menulis buku yang berjudul Studentpreneur Guidebook untuk menuliskan strategi saya tersebut. Alhamdulillah, buku tersebut dalam waktu beberapa bulan masuk dalam tangga best-seller di toko buku nasional.

Jadi, seperti apakah strategi yang saya terapkan? Saya menggambarkan strategi tersebut dengan model bagan berikut ini,

Strategi Jitu Berbisnis sambil Kuliah

 

Model di atas saya susun berdasarkan strategi yang saya terapkan hingga tahun 2011, penelitian yang saya lakukan selama 6 tahun terakhir untuk melakukan validasi, dan belajar dari berbagai macam literatur, seminar, komunitas, dan juga workshop. Apa sajakah strategi tersebut?

Strategi C = Clear Obsession / Goals

Huruf C di bagian tengah diwakili dengan clear obsession / goals, di mana hal tersebut harus dimiliki oleh setiap studentpreneur terlebih dahulu. Setiap studentpreneur yang berhasil, selalu menjadi orang yang ngoyo untuk mengejar obsesi dan target yang ditujunya.

Pertanyaannya, sudahkah Anda memiliki target dan obsesi yang jelas? Kebanyakan dari kita mungkin akan menjawab ‘belum’. Maka dari itu, untuk memastikan apakah kita memiliki obsesi yang jelas, silakan isi pertanyaan berikut,

  • Apakah saya bulat memutuskan untuk berbisnis sambil kuliah?
  • Saya disebut sebagai seorang studentpreneur yang sukses apabila saya mencapai……… dalam jangka waktu…….
  • Apabila saya tidak berhasil mencapai target sukses tersebut dalam………. maka saya akan melakukan……….

Target yang jelas akan menentukan sejauh apa bisnis dan kuliah kita akan beres. Sewaktu saya S2 dulu, saya memutuskan bulat – bulat bahwa saya akan memulai bisnis semenjak kuliah. Setelah itu saya menuliskan target di akhir tahun kuliah bahwa saya harus mendapatkan IPK 3.80 dengan bisnis saya tetap berjalan dan bertahan. Anda juga bisa menulis hukuman buat Anda sendiri apabila Anda tidak mencapainya. Misalkan, Anda akan mentraktir teman – teman sekelas Anda untuk makan di restoran sepuasnya apabila target Anda tidak tercapai. Siapa tahu ini bekerja untuk Anda.

Strategi 1 – Menguasai Productivity Skill

Strategi pertama kali agar kita dapat menjadi seorang studentpreneur yang dapat mencapai target adalah dengan belajar productivity skill. Apa itu productivity skillProductivity Skill adalah kemampuan diri kita untuk menuntaskan pekerjaan yang penting dengan sebaik mungkin dan sesingkat mungkin.

Orang yang memiliki productivity skill akan selalu mengawali hari mereka dengan bertanya,

“What’s my mission today?”

“Pekerjaan penting apa yang harus gue selesaikan di hari ini ya?”

Mereka yang memiliki productivity skill akan membiasakan diri untuk melakukan hanya aktivitas yang penting dan sejalan dengan goals mereka. Mereka bisa memprioritaskan mana yang harus dikerjakan, dan mana yang harus ditolak. Karena dengan menjadi studentpreneur, tentu waktu santai atau waktu luang kita semakin sedikit. Jadi, kita harus bisa mengatur waktu kita dengan sebaik – baiknya.

Saya sudah menulis banyak tips mengenai produktivitas hidup yang bisa Anda temukan dalam beberapa tulisan saya berikut ini,

Serta masih banyak lagi yang bisa Anda eksplorasi sendiri di arsip blog saya ini, hehehe….

Strategy 2 – Menguasai Study Skill

Study Skill adalah keterampilan penting kedua yang perlu dimiliki studentpreneur. Study Skill merupakan keterampilan ‘bagaimana caranya belajar’. Dengan menguasai keterampilan ini, kita dapat menjadi seseorang yang belajar banyak di waktu yang relatif lebih singkat.

Beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan, misalnya mengetahui gaya belajar yang optimal untuk kita. Apakah kita orang dengan tipe visual, auditori, atau kinestetik. Tes personality juga bisa Anda coba, seperti misalkan multiple intelligence atau tes MBTI. Situs yang bisa Anda kunjungi untuk belajar study skill adalah situs How to Study.

Strategy 3 – Menguasai Value Creation Skill

Value creation skill adalah sebuah keterampilan di mana kita mampu melihat peluang lalu memberikan gagasan atau nilai tambah untuk menyambut peluang tersebut. Ini adalah salah satu kunci utama untuk menjadi seorang entrepreneur.

Coba lihat di sekeliling Anda, adakah ide kreatif yang bisa Anda hasilkan untuk menjawab tantangan atau kebutuhan yang ada di lingkungan Anda? Ketika Anda melihat seikat wortel, berapakah harga yang terlintas di pikiran Anda? Seorang yang biasa akan melihat wortel tersebut seharga Rp3,000. Namun seorang studentpreneur akan mampu melihatnya sebagai sesuatu yang lebih besar daripada itu. Mungkin bisa Rp9,000 dalam bentuk jus wortel atau juga bisa ratusan ribu sebagai suplemen kesehatan yang eksklusif.

Apakah Anda sudah menguasai value creation skill?

Strategy 4 – Menguasai Sales and Financial Skill

Strategi selanjutnya adalah seorang studentpreneur wajib hukumnya untuk bisa jualan dan mengatur keuangan. Menurut saya, kemampuan menjual adalah keterampilan mutlak yang wajib dimiliki mereka yang ingin bisnis. Dulu teringat sewaktu saya masih malu – malu untuk jualan, hingga akhirnya saya bisa closing paket – paket pelatihan bernilai jutaan bahkan puluhan juta rupiah.

Setelah Anda menguasai kemampuan menjual, kemampuan lain yang perlu dimiliki adalah mengatur keuangan. Fokuskan bagaimana caranya Anda terus – menerus bisa meningkatkan profit Anda. Setelah Anda mendapatkan profit, cobalah untuk mengalokasikannya ke dalam hal – hal yang bersifat investasi. Maksudnya investasi adalah saat Anda membelanjakan uang Anda, maka apa yang Anda beli itu bisa menghasilkan uang kembali.

Sekarang, Berikan Level Di Setiap Aspek Strateginya

Saat Anda sudah mengetahui bagaimana caranya menjadi studentpreneur yang bisa berhasil baik di bisnis dan juga kuliah Anda, silakan Anda berikan level atau skala (dalam 1 – 10), 1 = tidak punya ; 10 = sangat menguasai) di setiap aspeknya. Contohnya adalah sebagai berikut,

Studentpreneur Strategy Level

 

 

Berapa besarkah total jumlah nilai yang Anda miliki? Apakah sudah mencapai 10? Atau bahkan lebih?

Pelajari Lebih Lanjut di Studentpreneur Guidebook

Coba Anda tuliskan berapa besar nilai Anda di setiap keterampilan yang Anda miliki. Lalu, coba Anda pikirkan bagaimana caranya apabila Anda ingin menaikkan skalanya sebesar ‘1’? Apa yang akan Anda lakukan?

Karena jawabannya bisa sangat panjang, saya sudah menuilskan panduan lengkapnya di Buku Studentpreneur Guidebook yang akan saya bedah di Jogjakarta nanti. Anda bisa membeli versi ebooknya juga di Google PlayStore atau juga bisa membeli bukunya secara online di internet.

Oke, sekarang saya ingin bersiap istirahat. Senang sekali saya bisa menuntaskan writing challenge saya yang keempat. YEAAH! Hahaha.. Sampai jumpa besok ya sahabat. Nantikan cerita – cerita seru lainnya dari saya.

Salam Indonesia CerdasMulia!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

1 Comment

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!