Uncategorized

Bagaimana Mengasah Networking Skill untuk Mendapat Jaringan Bisnis

Dalam sesi seminar kewirausahaan yang saya bawakan seringkali banyak obrolan pasca seminar di ruang pembicara dengan masalah yang beragam. Tetapi, seringkali juga masalahnya sama, yaitu terkait dengan jaringan bisnis yang dimiliki (network). Umumnya jika seminar itu untuk mahasiswa, seringkali mengeluh, “bagaimana ya kak, saya tidak punya jaringan sama sekali, bisakah saya memulai bisnis?”

Tentu saja bisa dan jawabannya tergantung, apakah dia mau atau tidak memiliki jairngan bisnis. Memiliki jaringan bisnis ini umumnya sangat mudah didapat oleh orang yang ekstrovert, alias yang memang senang sekali berhubungan dengan orang. Terbuka, senang bersosialisasi, ceria. Masalah kemudian muncul jika kita seorang yang introvert, umumnya lebih nyaman dalam kesendirian dan ketenangan. Bagaimana caranya? Mudah, cari partner orang ekstrovert, hehe. Namun, bukan itu pilihan yang dulu saya lakukan. Saya memilih untuk meningkatkan networking skill saya, dan itu bekerja hingga sekarang saya memiliki jaringan bisnis yang lumayan besar (hampir ada di 40 kota, 5 pulau besar Indonesia). Berikut ini saya bocorkan apa yang saya lakukan untuk mencari dan menemukan jaringan bisnis.

Saya adalah orang introvert yang dulu sangat malu untuk menginisiasi membentuk jaringan. Bahkan sempat merasa tidak adil, karena ada orang ekstrovert yang supel sekali dan mudah membuat jaringan. Namun, ini yang saya lakukan dan pada akhirnya jaringan saya tidak kalah dengan orang ekstrovert sekalipun,

Menggali Kelebihan

Hal pertama yang perlu diketahui bahwa orang introvert memiliki senjata sakti yang membuat setiap hubungan itu hampir selalu berhasil: Mampu menyimak pembicaraan, mengingat hal kecil, lebih peduli, dan senang memberikan pujian. Awalnya saya tidak sadar, namun ternyata saat memulai pembicaraan, banyak orang yang suka berbicara dan berteman dengan saya karena nyaman dan merasa didengarkan (sewaktu SMP dan SMA), yang ternyata ini menjadi modal yang sangat ampuh untuk memupuk jaringan bisnis di masa depan.

TIPS: bagi orang ekstrovert, coba untuk membiasakan lebih banyak mendengar. Sementara bagi orang introvert, belajar untuk berani menyapa dan memulai pembicaraan. Berlatih. Intinya adalah KESEIMBANGAN. Orang ekstrovert memiliki kekurangan terlalu ekspresif dan blak-blakan dalam berbicara yang sulit dikontrol, sementara orang introvert terlalu pemalu. Menekan kekurangan dan menyeimbangkan kelebihan antara keduanya dapat menjadikan networking skill Anda powerful.

Kenali Gaya Sosialisasi Anda

Gaya sosialisasi itu bisa berbeda-beda, tergantung orang. Awalnya, sebagai seorang yang introvert tidak perlu kecil hati karena bisa memperkuat sosialisasi non tatap muka seperti via SMS, social media, BBM, email, dan lain sebagainya. Kirimkan ucapan, info bermanfaat, sapa kabar, kirim message, bisa dicoba untuk memperkuat intensitas dengan jaringan yang dimiliki.

Bagi yang ekstrovert, langsung datang ke pesta atau seminar, mulai pembicaraan dan tukar kartu nama lalu mulai pembicaraan dengan mereka. Setelah selesai acara dan pulang ke tempat masing-masing, inisiatif dengan follow-up nomor kontak atau pin BB dari kartu nama hasil pertukaran tadi. Bisa juga dengan membuat janji ketemu dan silaturahim tatap muka di kemudian hari.

TIPS: Untuk tahap awal, Anda bisa mencoba gaya sosialisasi yang paling nyaman untuk Anda. Namun pada akhirnya Anda harus bisa menguasai keduanya dan itu nanti akan terjadi secara alamiah. Intinya adalah keseimbangan. Introvert umumnya malas untuk tatap muka, namun responsif dalam membalas pesan. Ekstrovert umumnya malas membalas pesan, karena lebih suka tatap muka. Mana yang lebih baik? Yang seimbang.

Tetapkan Target Spesifik dan Realistis

Ini adalah hal yang paling mudah dilakukan, yaitu membuat target untuk bersosialisasi dengan orang. Waktu awal dulu saya tidak memiliki jaringan sama sekali, saya menggunakan cara ini. Beberapa target yang saya buat,

  • Berapa orang yang akan saya dekati dan ajak sosialisasi dalam sebuah sesi seminar (sebagai peserta) ; Target saya: 20 orang
  • Berapa banyak kartu nama yang saya tukar dari sebuah acara workshop bisnis ; Target saya: 50 atau setengah box
  • Berapa banyak say hello yang akan saya lakukan setiap hari; Target saya: 10 orang
  • Berapa banyak orang baru yang harus saya kenal setiap harinya; Target saya: 3 orang

Target-target ini akan membantu Anda untuk fokus dan memaksa untuk mengembangkan jaringan yang Anda miliki. Suka atau tidak suka.

Integritas dan Pertolongan adalah Komoditas dalam Jaringan

Berdasarkan pengalaman saya dalam membangun jaringan, hal yang paling diperhatikan dalam membangun jaringan adalah menjaga integritas dan memberikan pertolongan tanpa berharap kembali. Jika suatu saat ada kejadian yang mencoreng integritas Anda, seperti penipuan, pencurian, atau hal-hal di luar norma, maka Anda akan menyesal memiliki jaringan yang luas dan berharap Anda tidak memiliki itu semua.

Jika jaringan Anda sudah mulai luas, maka untuk memperkuat ikatannya Anda bisa mencoba membantunya. Misal, saya kenal dengan seorang trainer yang saya hormati. Dulu dia tidak kenal saya. Namun selanjutnya saya tawarkan dia untuk mengisi di kampus saya dengan semua peralatan, biaya, saya yang tanggung. Alhasil, sekarang ini kami menjadi dekat dan dia pun siap menolong saya kapan pun saya minta. Pertolongan tidak harus dalam bentuk uang, tapi juga tenaga, usaha, bahkan referensi yang mereka cari. Bagaimana jika kita hanya dimanfaatkan saja? Tidak usah dipikir, segala kebaikan yang kita beri pasti akan kembali pada kebaikan pula.

Nah, jadi tidak ada lagi ya alasan tidak punya jaringan. Jika tidak punya, ya cari! Inilah bekalnya untuk mempertajam networking skills Anda. Jarang atau bahkan tidak ada orang yang inisiatif mencari Anda, selama Anda tidak inisiatif untuk mencari mereka.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!