Uncategorized

Belajar Memprioritaskan Aktivitas

Seringkali hari-hari kita dibuat pusing karena memikirkan betapa banyaknya aktivitas dan hal-hal yang harus diselesaikan. Tugas kuliah yang menumpuk disertai dengan kewajiban review materi karena minggu ini ada beberapa kuis, lalu desakan untuk memberikan proposal materi pelatihan yang diminta klien, hingga urusan bertemu dengan rekan dan silaturahim dengan anggota komunitas. Waktu kita terbatas, itu adalah hal yang mutlak. Mungkin kita tidak bisa melakukan semuanya, tetapi sangat mungkin untuk membuat aktivitas yang kita lakukan menjadi lebih efektif dengan belajar membuat prioritas.

Mampu membuat prioritas kegiatan yang baik dapat membantu kita untuk menentukan mana yang akan kita kerjakan lebih dahulu sehingga hasil yang dikeluarkan pun menjadi lebih maksimal. Menurut saya, inilah cara terbaik untuk memprioritaskan segala kegiatan Anda.

Umumnya, orang memprioritaskan aktivitas mereka dalam 4 kuadran yang terdiri dari 2 aspek: penting dan mendesak. Kuadran 1, yang harus dikerjakan lebih dulu adalah paling penting dan paling mendesak, sampai akhirnya kuadran 4 yang paling tidak penting dan tidak mendesak sama sekali.

Pertanyaannya, penting dan mendesak itu berdasarkan standar siapa? Berbeda orang, tentu akan berbeda tingkat kepentingannya. Bagi mereka yang memprioritaskan kuliah, akan lebih mementingkah mengerjakan PR daripada rapat seharian di kampus yang merupakan prioritas seorang aktivis.

Saya belajar dari buku “ON” Pak Jamil Azzaini yang mampu menjelaskan konsep prioritas kegiatan ini dengan sangat cerdas. Empat kuadran itu ditambah jadi 5 dengan urutan: Wajib, Sunnah, Mubah, Makruh, dan Haram.

4 Kuadran ini merupakan standarisasi yang tetap, baku, tidak perlu banyak pertimbangan karena sudah sangat jelas. Shalat 5 waktu merupakan hal yang wajib, di mana puasa senin-kamis itu sunnah, bermain mubah, merokok itu makruh (dikerjakan tidak mendapat dosa, ditinggal berpahala),  dan melakukan sesuatu yang dilarang (mencuri, menganiaya, tawuran) adalah haram.

Selalu prioritaskan yang wajib terlebih dahulu, Misalkan, besok sudah waktunya ada kuis di salah satu mata kuliah, sementara teman hari ini mengajak nonton di bioskop. Mana yang Anda pilih? Tentu bagi orang yang tauh prioritas akan memilih yang lebih wajib dulu, yaitu belajar. Namun bagaimana jika menurut kita bersosialisasi juga merupakan hal yang wajib? Baru lihat ke arah waktunya. Mana yang memang harus dilakukan di hari itu, mana yang bisa ditunda? Kewajiban yang bisa ditunda sebaiknya dilakukan belakangan. Jadi, jika suatu saat kita bentrok dengan sesuatu yang sama-sama wajibnya, tidak perlu terlalu lama berpikir namun segera lihat mana yang harus dituntaskan terlebih dahulu.

Kejadian yang sama-sama penting ini bisa terlihat bagi mahasiswa yang biasanya sedang kuliah di saat adzan dzuhur berkumandang. Mana yang dilakukan terlebih dahulu? Lihat jadwal kuliahnya. Jika kuliah itu selesai 15-30 menit setelah adzan, sebaiknya belajar dilanjutkan hingga selesai (karena ketuntasan belajar hanya bisa diperoleh di waktu itu). Kecuali jika kuliah itu memakan waktu sampai akhir dzuhur, barulah kemudian izin untuk mengerjakan shalat terlebih dahulu karena waktunya lebih terbatas. Jangankan menuntut ilmu, saat makan pun rasulullah memerintahkan untuk menghabiskannya terlebih dahulu baru kemudian bergegas shalat ke masjid (tidak dipotong), hehe..

Yup, demikianlah salah satu seni untuk memprioritaskan aktivitas yang kita lakoni. Selalu lihat bobot aktivitas dari kadarnya, apakah wajib, sunnah (dikerjakan berpahala tidak dikerjakan tidak apa-apa), mubah (boleh dikerjakan, boleh tidak), makruh (sebaiknya ditinggalkan), dan haram (harus ditinggalkan). Selain kita bisa mengerjakan sesuatu dengan lebih efektif, kita juga bisa mendapatkan pahala yang tentunya lebih baik di setiap aktivitas yang kita jalani.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Apa komentar Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputarbisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

 

 

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!