Kelas Studentpreneur

Belajar Millionaire Mindset

Written by Arry Rahmawan

Saya selalu senang dengan belajar di YTA Online, karena banyak ilmu baru yang saya raih. Buat yang belum tahu, YTA Online adalah program pengembangan alumni Young Trainer Academy di mana isinya kita berdiskusi dan saling berbagi mengenai topik yang ditentukan. Tidak terasa, saat ini YTA Online sudah yang ke-12 kalinya diadakan. Pada Minggu (17/5) kemarin, narasumbernya adalah mas @FandiHernanto dan topik pembahasannya menarik : Millionaire Mindset Untold Story.

Begitu mendengar topik ‘Millionaire’, sontak alumni menjadi ramai yang mendaftar. Uang, memang salah satu motivasi terkuat seseorang melakukan sesuatu ya, hehe.. Padahal kalau kelas online nya topik yang lain mungkin belum tentu diminati.

Kelas Online ini saya ikuti sambil saya menghadiri acara ulang tahun Bu Kartini Muljadi yang ke-85. Di dalam kelas online, diskusi terjadi dengan seru. Pernahkah kita bertanya dalam diri kita,

Mengapa ada orang yang sukses namun ada juga yang tidak, padahal dia berada di komunitas yang sama, bisnisnya sama, profesinya sama, dsb?

Padahal, sudah sama tapi kok ya nasibnya berbeda ya? Ternyata inilah yang membuat pencapaian kita berbeda – beda:

  1. Mindset, atau pola pikir. Ini lebih ke arah cara pandang kita terhadap uang. Ada orang yang memandang bahwa punya banyak uang itu jahat, korupsi, membuat sombong, dan sebagainya. Ada mereka yang memandang bahwa dengan berlimpahnya uang, manfaat yang dihasilkan bisa lebih meluas. Kedua pola pikir yang berbeda ini, akan berujung pada nasib yang juga berbeda. Yang mana pola pikir Anda?
  2. Ilmu. Para milyuner adalah para pembelajar, mereka belajar dari satu orang ke orang yang lainnya. Mereka memiliki mentor, ikut workshop atau seminar dari orang yang dipercaya. Memiliki ilmu menjadi kaya, memberitahu kita ‘di mana’ letak kekayaan tersebut berada untuk kita jemput. Namun, pastikan pula saat kita menjemputnya, wadah yang kita bawa adalah untuk menampung uang miliaran, bukan uang recehan
  3. Kepantasan Diri. Dari mana uang datang? Banyak dari kita yang mungkin berkata, ‘dari usaha saya’.  Inilah hal menarik yang saya pelajari, ternyata uang itu datang dari kepantasan diri. Apakah kita sudah pantas menerima uang tersebut atau belum? Kepantasan itu terdiri dari iman (apakah kita bersyukur), ilmu (apakah kita tahu cara mengelolanya), dan impact (apakah kita menggunakannya untuk menebar manfaat kepada sesama)? Jika sudah pantas, uang itu akan bertahan. Jika memang belum, dia akan mampir sekejap saja karena memang tahu bahwa diri kita belum siap menerimanya. Kepantasan diri ini sekaligus sebagai ‘wadah’ kita untuk membawa uang. Jika memang wadahnya milyaran, kita bisa membawanya. Namun, jika wadahnya recehan, ya sulit.

Bagaimana, menarik ya ilmunya? Saya selalu senang bisa terus – menerus belajar dari para alumni dan orang – orang yang hebat. Bagi Anda pemuda yang ingin bergabung, bisa mendaftar dalam program #YoungTrainerAcademy 8 yang akan diselenggarakan 13 – 14 Juni 2015 di Bogor. Fasilitas YTA Online ini gratis untuk Anda ikuti. Ingin mendaftar? Silakan klik daftar.youngtraineracademy.com atau hubungi 085655478810 (Hadi)

Bagaimana menurut Anda? Ingin berkomunikasi dengan saya, silakan follow @ArryRahamwan

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!