Uncategorized

Berapa Harga Waktumu?

Hari ini saya ada dua kejadian menarik yang bisa dijadikan pelajaran. Pelajaran pertama adalah ketika saya dan teman saya sedang ingin survey ke suatu tempat untuk pengembangan bisnis CerdasMulia. Tidak seperti biasanya yang selalu naik motor, kali ini kami mencoba untuk naik taksi. Gaya banget deh, tetapi tidak apa yang penting sampai tujuan

Tetapi kami mungkin lupa bahwa kami sedang ada di Jakarta. Tahu kan masalah utama di Jakarta ini apa? Yap, macetnya naudzubillah. Perjalanan yang kita harusnya hanya memakan waktu 1 jam, ternyata membuat kami menghabiskan waktu di jalan selama 2 jam. Mau tahu apa yang unik dari perjalanan ini? Yuk baca lebih lengkap.

Dalam perjalanan, tiba-tiba teman saya berkata, “Ry, lihat argo taksinya.”

Pada waktu itu kondisi taksi dalam keadaan berhenti. Tetapi argonya tetap terus berkedip-kedip dan angka-angka yang ada pada argonya itu pun bertambah.

“Bagaimana perasaan kita jika waktu kita terbuang, harus bayar dengan uang, sementara kita jalan di tempat dan tidak bergerak ke arah tujuan kita sama sekali?”

Saya menjadi berpikir. Berapa banyak ya orang yang saat ini masih memberikan harga terhadap waktu mereka? Di saat kami berdua gundah ketika waktu kami terbuang percuma di jalan, harus bayar dengan uang, dan tidak bergerak alias terkena macet total, bagaimana dengan perasaan teman-teman kita yang saat ini sedang membuang-buang waktunya untuk kegiatan yang tidak bermanfaat?

Di satu sisi ada orang yang selama 24 jam tidak menghasilkan apapun dalam hidupnya di hari itu.

Di satu sisi ada orang yang selama 24 jam meningkatkan kapasitas diri di dalam hidupnya pada hari itu.

Di satu sisi ada orang yang selama 24 jam hidupnya meningkatkan kapasitas diri, menghasilkan karya, dan bisa berbagi banyak kepada orang lain di hari itu.

Di sisi yang lain, ada orang yang selama 24 jam meningkatkan kapasitas diri, menghasilkan karya, berbagi manfaat, bahkan hingga menghasilkan banyak uang dari waktunya yang ‘dibeli’ oleh orang lain. Seperti beberapa mentor bisnis saya yang orang rela-rela membayar mereka untuk berkonsultasi 2 jam saja hingga Rp80 juta!

Walaupun tidak selalu, tetapi jika kita memilih pasti ingin memilih sebagai orang yang terakhir disebut. Kata mentor saya, mencoba menghargai waktu yang kita miliki merupakan jalan dan kunci kesuksesan anak-anak muda di masa yang akan datang. Menghargai waktu akan membuat kita berpikir bagaimana cara menggunakan waktu kita dengan sebaik-baiknya. Semakin tinggi harganya, semakin hati-hati pula kita menggunakannya. Jika saya bertanya, ‘berapa harga waktumu dalam 1 jam?’ , apa yang akan menjadi jawaban kamu? 🙂

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!