Tips Akademik

Broadcast BlackBerry Messenger yang Menyebalkan

TING Tong! BlackBerry saya berbunyi dan bergetar. Ada sebuah pesan yang masuk dan muncul di notification bar BB saya. Wah, ada pesan nih. Saya coba buka kemudian mendapatkan ada sebuah promosi seminar di dalamnya yang mengatakan bla.. bla… bla… Itu baru kasus pertama.

Kasus selanjutnya adalah saya sedang menunggu balasan BB dari seseorang dan sambil menunggu saya mengerjakan suatu aktivitas tertentu. Selang berapa lama BB messenger saya berbunyi kembali. Kali ini pesan dari seorang teman yang mengatakan bahwa bioskop yang menayangkan film innocence of moslem terbelah dua. Saya lihat fotonya dan saya tahu itu foto gempa bumi pada tahun 2010 di suatu negara. Hoax. Parahnya, saya mendapatkan pesan itu dari seorang yang menurut saya cukup terpandang dan seorang pembicara nasional.

Ada dua macam Broadcast BB messenger yang menyebalkan buat saya, dan mungkin juga untuk Anda. Kesal karena broadcast itu mampu merusak produktivitas kita dengan cukup parah.

Promosi yang Tidak Tepat Sasaran

Berapa kali saya mendapatkan ada orang yang nge blast sebuah acara atau jualan produk dan menawarkannya melalui BlackBerry Messenger dengan cara di broadcast. Saya berulang kali mengatakan bahwa saya menerima pin dia bukan untuk menerima iklan, tetapi untuk berkomunikasi. Bijaklah dalam menggunakan broadcast untuk beriklan. Sebagai contoh, buat grup khusus ke orang yang sekiranya membutuhkan dan promosikanlah hanya di situ saja. Kedua, buatlah sebuah frekuensi atau hari tertentu untuk berpromosi. Jangan setiap hari.

Gosip Murahan dan Sampah

Ini juga sering sekali saya terima. Sebuah pesan broadcast yang kadang menjelek-jelekkan suatu agama tertentu, memojokkan suatu golongan tertentu, menyebarkan berita yang tidak jelas sumbernya, dan bahkan sebuah berita yang tidak logis. Sebagai contoh, “sebarkan pesan broadcast ini agar pin BB Anda selalu aktif, jika tidak disebar kurang dari 24 jam maka pin Anda akan diblokir oleh RIM.”

Bodoh kan?

Kemudian ada lagi sebuah pesan yang suka mengutuk orang yang tidak meneruskannya. Seperti Hoax bioskop terbelah yang kemarin saya dapatkan. “Sebarkan broadcast ini jika kamu mencintai Nabi Muhammad. Jangan sampai berhenti di kamu karena akan membuat hidup menjadi tidak berkah.”

Pertama, beritanya Hoax. Kedua, mencintai Nabi bukan diukur dari nyebar Broadcast hoax! Apa perlu saya balas bagi broadcaster pesan ini, “Berapa kali dalam seminggu Anda shalat Tahajud dan shalat Subuh di Masjid jika Anda mengaku cinta nabi?”

Parahnya orang-orang seperti itu merasa mereka menjadi ‘pahlawan’ karena telah menyebarkan berita yang benar dan…. mencintai nabinya.

Tips dari saya:

Pertama, sebelum mengirimkan kembali broadcast, harap saring dulu apa yang diterima. Anda akan dinilai dari apa broadcast yang Anda kirimkan. Syukurlah jika memang dampaknya tidak besar. Tapi jika Anda adalah seorang public figure, ini bisa menurunkan kredibiltas.

Kedua, cek sumber kebenarannya. Pastikan itu bukan hoax dan orang merasa perlu untuk mengetahui hal tersebut. Menyebarkan hoax sama juga Anda membohongi kontak Anda, baik disengaja maupun tidak.

Ketiga, ubahlah sesuai dengan gaya Anda. Jika pesan di broadcast itu kurang baik atau kurang enak didengar, ya jangan disebar bulet-bulet. Edit dulu, perbaiki dulu, perbaiki kata-katanya, hilangkan kutukannya (jika ada). Apa sih untungnya mengutuk-ngutuk orang?

Melalui tulisan ini saya hanya mengajak, yuk kita gunakan fasilitas broadcast BB Messenger ini dengan lebih bijak. Maksudnya bijak adalah saling menguntungkan antara kita dan kontak yang kita miliki. Jangan sampai apa yang kita broadcast justru akan menjadi bumerang untuk diri kita sendiri. Mulai dari diperingatkan, di blacklist, bahkan di delete contact. Semua pilihan ada di tangan kita.

Masih bermasalah di social media dan merasa hidup menjadi tidak produktif? Baca buku terbaru saya SimplyProductive. Gratis!

Bagaimana pendapat Anda?

Ingin ngobrol lebih lanjut? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!