Uncategorized

Cara Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan

Written by Arry Rahmawan

Bagaimana cara mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan yang efektif?

Itulah sebuah pertanyaan yang dilontarkan oleh salah satu peserta kelas online CerdasMulia “Kiat Menemukan Potensi Diri” yang diselenggarakan Selasa lalu (bagi yang belum mengikuti kelas online nya, silakan dapat dilihat video kelas online nya di sini). Kelas online selalu memberikan pengalaman serta pembelajaran menarik buat saya. Sebenarnya bukan hanya para peserta kelas yang belajar dari saya, tetapi juga sebenarnya saya yang banyak belajar dari peserta melalui pertanyaan dan tanggapan – tanggapan mereka.

Lalu, bagaimana sebenarnya cara yang bisa kita lakukan agar kita tidak memiliki kebiasaan suka menunda pekerjaan? Saya sendiri sudah pernah menuliskan beberapa caranya dalam artikel yang saya tuliskan di sini.

Dalam kelas online tersebut, saya memberikan jawaban tambahan yang biasa diaplikasikan dengan lebih mudah. Cara ini biasa saya lakukan saat saya sedang menunda pekerjaan, dan dengan cara ini biasanya saya bisa langsung action untuk menuntaskan pekerjaan saya.

Salah satu cara yang biasa saya gunakan adalah dengan mengingat kematian. Saya selalu sadar bahwa detik demi detik waktu yang saya miliki terus berjalan. Apabila tidak kita gunakan dengan bijaksana, maka ketika waktu hidup kita di dunia habis kita baru menyesal sudah membuang waktu dengan percuma. Mengingat mati, adalah salah satu cara terbaik untuk mendorong saya segera bertindak.

Cara lain yang akan saya bagi adalah sebuah saran dari seorang peserta kelas online bernama Maulida. Dalam diskusi kelas online Selasa lalu, turut serta seorang peserta yang masih berusia 14 tahun atau SMP, namanya Maulida. Namun, walaupun masih SMP, justru saya banyak belajar darinya. Di grup, dia begitu aktif memberikan saran bagaimana cara dia untuk menghilangkan kebiasaan menunda pekerjaan.

Caranya adalah dengan berpikir bahwa sebenarnya setiap orang ditakdirkan untuk sukses, kaya, memiliki rezeki berlimpah oleh Tuhan. Semakin sering kita menunda pekerjaan, maka akan semakin sering pula Tuhan akan menunda kesuksesan kita. Jadi, dari Maulida saya bisa belajar bahwa semakin sering menunda pekerjaan, maka kesuksesan kita akan semakin sering ditunda oleh Tuhan. Dengan nasihat itu, ketika saya mulai malas dan menunda untuk bergerak, di situ pula saya langsung tersadar bahwa Tuhan pun akan menunda kesuksesan dalam hidup kita.

Sebuah saran yang sangat masuk akal dan mengena untuk saya. Bagaimana dengan Anda?

Bagi sahabat yang ingin mempelajari lebih detil terkait dengan teknik lain untuk mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan, silakan baca juga artikel saya yang ini.

Kelas online CerdasMulia semacam ini insyaAllah akan dilakukan 2 pekan sekali. Silakan ikuti informasinya dengan bergabung di Klub Pengembangan Diri di Facebook.

Semoga bermanfaat untuk menjadikan hidup Anda bahagia, berprestasi, dan berdampak dari sebelumnya. Apakah Anda memiliki cara lain yang efektif untuk mengatasi kebiasaan menunda? Silakan bagi caranya melalui kotak komentar yang tersedia.

Untuk berkomunikasi dengan saya, silakan follow Twitter saya di @ArryRahmawan atau like Fanspage saya Arry Rahmawan.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!