Uncategorized

Di manakah Sekolah Bisnis Terbaik?

Mencari sekolah bisnis terbaik adalah saat-saat galau saya dulu sewaktu memutuskan untuk mulai menjadi seorang pebisnis. Dulu, teringat sekali sewaktu ingin memulai mengembangkan usaha training dan consulting CerdasMulia, pertanyaan terbesarnya, “Darimana saya ingin memulai?”, di mana saya harus belajar? Di mana saya harus bersekolah?

Sampai akhirnya saya menjadi paham bahwa menurut saya sekolah bisnis terbaik adalah saat kita berada di lapangan. Saat kita secara langsung menghadapi dunia bisnis itu sendiri. Ya, benar-benar terasa pelajarannya ketika kita memang sudah action dan berada di lapangan dalam mengembangkan bisnis. Walaupun menurut saya keterampilan dan teori itu juga sangat penting.

Saat kita berada di lapangan dan benar-benar terjun, di sana kita mendapatkan banyak sekali ‘dosen-dosen’ yang dengan setia mengajarkan kita tanpa kenal lelah. Contohnya misalkan dengan terjun langsung ke dunia bisnis, seorang staf atau karyawan di perusahaan kita bisa mengajari kita banyak hal. Semangatnya, antusiasnya, karakternya, dan lain sebagainya yang memang dibutuhkan untuk mengembangkan perusahaan.

Begitu pula dari investor. Investor adalah dosen yang senantiasa mengajari kita bagaimana cara bernegosiasi, menghasilkan keputusan yang win-win, dan juga mengajarkan kita bagaimana memiliki bargaining power serta kekuatan mental.

Pelanggan kita? Itu juga dosen kita lho. Bayangkan di mana kita harus belajar menahan kekesalan saat pelanggan marah, bagaimana ketika kita menjadi semangat dan termotivasi saat pelanggan memberikan testimoni positif, bagaimana kita kemudian terus berinovasi untuk mengetahui apa itu kebutuhan dan keperluan pelanggan, sehingga kita bisa terus berinovasi dan bekerja terus-menerus dengan lebih baik. continuous improvement dan keep great quality.

Menjadi pebisnis juga mau tidak mau memaksa kita untuk saling berhubungan dengan orang lain, jika memang terjun ke dunia bisnis yang sebenarnya akan membuat kita mau tidak mau untuk berkomunitas dan membangun jaringan. Di sana kita menemukan dosen kita lagi, yaitu teman-teman kita sesama pebisnis. Tentu akan banyak ilmu-ilmu yang dapat diserap. Saya sendiri mendapatkan banyak sekali pelajaran, terutama dari Komunitas TDA Kampus dan CEDS Universitas Indonesia. Bahkan, di sana pula kita akan langsung mendapatkan mentor yang akan membagikan pengalamannya agar kita tidak terjebak pada kesalahan yang sama dalam berbisnis secara praktis.

Tapi tetap menurut saya kompetensi, ilmu, dan teori-teori itu sangat penting juga. Ibarat kalau kita memang ingin berenang, akan lebih baik jika kita mempersiapkan diri kita dulu dengan ilmu dan teori-teori yang mendukung. Saya sendiri saat ini (yang masih) kuliah di T. Industri sangat banyak sekali mendapatkan materi dan kompetensi yang mendukung pengembangan bisnis, seperti supply chain, system engineering, management, accounting and cost, corporate finance, knowledge management, yang akan sangat berharga dalam mengembangkan bisnis selanjutnya.

Jadi, ya kalau kita ingin memulai usaha namun berkata, “aduh saya belum pengalaman”, atau “aduh saya bukan dari sekolah manajemen”, atau “aduh saya belum punya ilmunya”, ya ilmunya itu akan didapatkan dari pengalaman-pengalaman kita dalam menjalankan bisnis itu sendiri. Dosennya baru akan muncul langsung saat memang kita ada di lapangan.

Jadi, bagaimana menurut kamu? Di manakah sekolah bisnis yang terbaik itu? 🙂

Ingin berkomunikasi lebih lanjut? Follow @ArryRahmawan

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!