Uncategorized

Diam Adalah Emas Saat Berbicara Bukan Berlian

Guest Post: Tulisan ini ditulis oleh Rizki Ananda. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UI 2011. Rizki merupakan Asisten Trainer di CerdasMulia Learning Innovation Center.

Lingkungan seringkali menuntut banyak hal untuk  kita lakukan. Namun, terkadang ketika  kita sudah melakukan sesuatu, malah banyak sekali kesalahan yang kita perbuat. Bahkan kita tidak memperbaiki maupun mengubah lingkungan menjadi lebih baik; baik yang kita harapkan maupun yang diinginkan oleh orang lain. Walau terkadang, kita sudah berusaha membuat sebuah konsep tindakan kecil dipikiran, sebelum memanifestasikannya di alam realita. Dimana manfaatnya untuk meminimalisir efek negatif perilaku kita tersebut, terhadap berbagai objek di lingkungan yang bisa kita hipotesa-kan setelah kita selesai bertindak.

Berbedanya prinsip, persepsi, suasana dan kondisi membuat kita harus sadar untuk melakukan sesuatu dengan berbicara atau diam. Namun banyak orang terkadang malah berdiam diri saat dia seharusnya berbicara. Begitu juga sebaliknya, banyak orang yang berbicara padahal dia seharusnya diam.

Banyak paradigma maupun persepsi orang tentang hal yang  positif menjadi orang pendiam ataupun pembicara. Seperti umumnya orang tahu, bahwa “diam adalah emas”. Mungkin banyak orang meyakini kebenaran kalimat baik tersebut, tapi sadarkah kita, hal yang tersirat yang mungkin bisa kita lihat di dunia realita bahwa, Kecendrungan orang-orang yang seringkali diam adalah orang yang tidak memiliki nilai. Jadi diam yang seperti apa sih sebenarnya yang emas dan bernilai itu ? atau apakah kita harus berdiam diri saja untuk lebih bernilai, tidak bukan ? karena ada hal yang sebenarnya lebih tinggi nilainya ketimbang sebuah emas, yaitu berlian. Tapi, kapan sih kita bisa berperilaku berlian ?

Nah, disini akan dibahas beberapa tips yang bisa membantu anda untuk bernilai lebih luar biasa ketimbang orang lain lingkungan kita yaitu menjadi yang bernilai emas dengan diam ataupun berlian dengan berbicara.

7 Kondisi dimana kita harus banyak diam dan dengan diam tersebut kita bernilai layaknya emas

1.     Diam Ketika kita dinasehati

Diam ketika dinasehati adalah wujud dari diri yang menghormati orang lain.

2.    Diam ketika banyak orang tidak sedang ingin mendengar suara

Diam ketika ada sebuah aturan untuk diam. TIndakan ini adalah penghargaan diri kita terhadap aturan yang di buat bersama, makanya disini kita akan menjadi orang yang bernilai ketika kita diam.

3.  Diam ketika kita berada di lingkungan orang-orang yang tidak menghargai suara/argumen kita

Diam dalam kondisi ini adalah diam dimana kita sedang berada bersama orang-orang yang tidak baik atau tidak kita kenal. Misalnya, di dalam angkot ataupun di lingkungan jalanan, ataupun lingkungan umum yang berpotensi merusak kualitas pembicaraan kita atau malah bahkan mencurigai kita kalau kita berbincang dengannya.

4.  Diam ketika kita berada ditengah-tengah orang lain yang sedang mengejek orang lain

Diam dalam kondisi ini adalah diamnya seorang yang berperilaku santun terhadap teman sepergaulannya.

5.  Diam ketika oranglain sedang sibuk membicarakan aib oranga lain

Diam disini adalah diamnya orang yang dapat dipercaya dan tidak ingin menyakiti oranglain.

6.  Diam ketika kita sedang dilecehkan orang lain

Diam disini adalah diamnya orang yang penyabar

7.  Diam ketika kita dikritik orang lain

Diam disini adalah diamnya orang yang senantiasa menjaga hubungan baik

 

7 kondisi dimana nilainya banyak berbicara itu adalah berlian

  1. Berbicara ketika lingkungan kita membutuhkan sebuah solusi

Disini kita berbicara sebagai seorang yang menawarkan sebuah solusi bagi berbagai permasalahan yang ada dilingkungan kita. Seperti permasalahan sahabat kita ataupun sanak saudara kita.

  1. Berbicara ketika lingkungan disekitar kita sedang tidak ramah antar perorangannya

Dalam kondisi ini kita perlu berbicara untuk mencairkan suasana orang-orang yang sedang berseteru antar satu sama lainnya.

  1. Berbicara ketika teman ataupun saudara kita sedang dilanda duka

Dalam kondisi ini kita diharuskan untuk menasehati dan menghibur saudara kita.

  1. Berbicara ketika banyak orang mengeluh

Disini kita menjadi orang  yang memberi semangat, motivator.

  1. Berbicara ketika orang-orang disekitar kita banyak melakukan dosa

Dalam kondisi ini kita dituntut untuk mengingatkan orang lain yang perilakunya sudah meyimpang dari ajaran agama ataupun prinsip-prinsip yang ada di masyarakat.

  1. Berbicara untuk membenarkan kesalahan orang lain

Dalam keadaan ini kita dituntuk untuk mengkritisi orang lain agar membenahi dirinya, mempelajari kesalahannya  dan meningkatkan kualitasnya. Sehingga ketika kita membenarkan orang lain disini, kita akan disanjung oleh oranglain tersebut karena sudah berhasil memberi masukan padanya.

  1. Berbicara ketika kita di dalam sebuah seminar/forum/talkshow

Berbicara disini adalah sebuah konsep pengajuan pertanyaan ataupun tanggapan untuk memperkenalkan diri kita di depan orang banyak dengan tetap mengedepankan keinginan untuk mampu menjadi orang yang cepat tanggap tentang suatu hal yang sedang dibicarakan oleh oranglain.

7 TIPs ‘Pantas’ diatas dapat meningkatkan kualitas diri kita, dengan catatan,  Cara diam kita itu adalah diamnya yang diharapkan oleh oranglain. Dan bicaranya kita itu adalah bicaranya orang yang diharapkan oleh orang lain.Dimana disini kita dituntut untuk berani dan mengamati kondisi dengan saksama, sehingga tidaklah salah perilaku kita dalam sebuah situasi. Jika kita sudah bisa mengaplikasikan 7+7 hal diatas, saya rasa anda akan menjadi orang yang dikagumi oleh banyak orang karena karakter anda adalah karakter orang yang menjadi penolong di berbagai kondisi.

*Caution: DO IT ! TIPs ini akan berpengaruh luar biasa terhadapp kualitas diri anda jika anda mencatatnya dikertas yang menarik dan menempelkannya ditempat-tempat yang anda sendiri bisa sering mengamatinya. Kamar, meja kerja ataupun toilet.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!