Entrepreneur Pro® Model

Anda ingin mulai berwirausaha dan berbisnis namun bingung ingin memulai dari mana? Apakah Anda merupakan korban dari motivator bisnis yang selalu bilang ‘Anda pasti bisa’ dan mendapat jawaban ‘coba lagi’ dari sang motivator ketika Anda gagal (yang sangat tidak solutif)? Apakah Anda mengalami stuck dengan bisnis Anda yang sekarang dan sulit untuk berkembang ke level yang lebih tinggi?

Anda tidak sendiri, karena apa yang Anda alami itu juga saya rasakan sewaktu masa awal saya memulai bisnis. Maka berbekal pengalaman dan penelitian bisnis selama lebih dari 6 tahun, saya menurunkan berbagai prinsip sukses, pembelajaran, pengalaman, hingga pendapat ahli yang akhirnya membuat saya menemukan apa yang disebut Entrepreneur Pro® Model.

Apa itu Entrepreneur Pro® Model?

Jika Anda pertama kali mengunjungi blog saya ini, maka blog ini akan langsung tersusun mengikuti Entrepreneur Pro® Model. Entrepreneur Pro® Model adalah model yang saya temukan yang menjelaskan langkah demi langkah bagaimana menjadi seorang Entrepreneur yang profesional. Saya membuat model ini khusus bagi mereka yang memutuskan untuk menjadi Entrepreneur Profesional yang siap untuk terus-menerus belajar, bukan hanya berani mengambil risiko atau coba-coba.

Entrepreneur Pro® Model memiliki persamaan sebagai berikut:

Entrepreneur Pro Equation

Untuk menjadi seorang Entrepreneur Pro, sekurang – kurangnya kita harus memiliki mindset dan karakter seorang entrepreneur yang ditandai dengan simbol M, diiringi dengan entrepreneurship action yang diberi simbol E. Diantara keduanya dihubungkan dengan tanda kali, di mana apabila salah satunya nol, maka Anda tidak bisa menjadi seorang entrepreneur yang profesional.

Lantas, mengapa ada angka 5 di bagian E? Karena ada 5 tahapan entrepreneurship action yang perlu dilalui oleh seorang Entrepreneur Pro. Semakin banyak fase yang dilalui, maka E nya akan semakin besar. Lebih lengkapnya dari model akan dijelaskan sebagai berikut:

Entrepreneur Pro Model

Business Mindset and Character

Sebelum seseorang terjun secara langsung untuk membuat bisnis sendiri, maka sebaiknya ditanamkan terlebih dahulu pola pikir dan karakter yang wajib dimiliki oleh entrepreneur. Seringkali banyak orang yang ter brainwash oleh seminar – seminar motivasi yang membakar pesertanya untuk segera memulai bisnis. Bahkan pernah ada suatu kisah seorang PNS yang tengah mapan memutuskan untuk berhenti dari posisinya tersebut untuk memulai kehidupan baru sebagai pengusaha setelah mengikuti seminar motivasi. Kenyataannya, mantan PNS ini justru mengalami kegagalan demi kegagalan. Saat meminta pertanggungjawaban sang motivator, motivator itu menjawab, “coba lagi. Gagal itu biasa dalam bisnis.” Saran ini menjadi sangat tidak solutif.

Ternyata, apa yang dihadapi PNS tersebut bahwa ternyata dia tidak memiliki pola pikir dan karakter yang kuat untuk menjadi seorang entrepreneur. Banyak sekali karakter entrepreneur yang sebenarnya tidak dibiasakan dalam sistem pendidikan kita. Sehingga, menurut saya pun tidak semua orang cocok dan bisa menjadi seorang entrepreneur selama pola pikir dan karakternya masih seperti kebanyakan orang.

Untuk mempelajari apa saja pola pikir dan karakter yang diperlukan seorang entrepreneur, Anda dapat membuka arsip tentang Mindset and Character.

Topik Terkait Bagian Mindset dan Character:

  • Entrepreneurial Mindset
  • Life – Business Balancing
  • Entrepreneurial Character

Exploration Phase

Tujuan: Menemukan ide atau peluang bisnis yang layak untuk dilanjutkan menjadi sebuah usaha.

Setelah memiliki pola pikir dan karakter yang dibutuhkan seorang entrepreneur, maka tahap selanjutnya adalah masuk ke entrepreneurship action yang pertama yaitu Exploration Phase. Fase ini merupakan fase di mana seorang entrepreneur mengeksplorasi berbagai macam peluang baik dari internal maupun eksternal dirinya. Tahap eksplorasi merupakan tahap yang menyenangkan karena pada tahap ini umumnya didapatkan ide – ide cemerlang untuk ditindaklanjuti menjadi sebuah bisnis yang masif.

Topik yang Terkait:

  • Passion Discovery
  • Creative Thinking
  • Opportunity Evaluation
  • Market Research
  • Business Ideas

Examination Phase

Tujuan: Menjadikan ide bisnis yang dipilih benar-benar menghasilkan keuntungan secara nyata (bukan asumsi)

80% pengusaha pemula dapat dengan mudah dilihat kegagalannya karena terlalu yakin dan PD bahwa ide bisnis mereka akan berhasil, sementara keyakinan mereka tidak pernah diukur secara langsung ke konsumen yang akan menggunakan produk mereka. Akibat ide bisnis yang masih prematur dan keyakinan founder yang menggebu – gebu bahwa ide bisnis tersebut akan berhasil (padahal tidak pernah diujicoba), akhirnya bisnis tersebut kandas.

Oleh karena itu perlu ada fase yang dinamakan fase pengujian untuk mengukur apakah memang ide tersebut benar – benar layak dilanjutkan sebelum diproduksi secara massal dan melibatkan banyak investor. Fase pengujian ini seperti layaknya penyaring mana ide yang memang benar – benar menguntungkan dengan mana ide yang menguntungkan hanya dari sudut pandang owner. 

Topik yang Terkait:

  • Customer Discovery & Profiling
  • Customer Validation
  • Business Model Creation
  • Business Planning and Proposal

Execution Phase

Tujuan: Menghasilkan dan Melipatgandakan Profit dalam Bisnis

Fase ini yang seringkali menjadi pusat semua entrepreneur dan pebisnis, karena berkaitan dengan menghasilkan dan melipatgandakan keuntungan. Fase eksekusi bisa dilakukan pada saat memang kita sudah membuktikan bahwa ide yang kita cetuskan layak untuk dijual dan dijadikan bisnis. Maka, pada fase eksekusi ini hal – hal yang dibahas benar – benar akan menyangkut bagaimana cara untuk menghasilkan dan meningkatkan keuntungan.

Topik yang Terkait:

  • Operational Excellence
  • Human Resource Development
  • Marketing & Branding
  • Sales
  • Product Development
  • Financial Management
  • Partner & Investor

Expansion Phase

Tujuan: Mengalikan keuntungan dengan menjangkau pasar yang lebih luas.

Fase ekspansi adalah fase yang akan dihadapi oleh pengusaha setelah fase eksekusi berjalan dengan baik, bahkan berjalan secara otomatis. Fase ini fokus pada upaya untuk mengembangkan bisnis agar bisa menjangkau pasar yang lebih luas. Gambaran paling sederhana adalah menjangkau pasar luar negeri (ekspor) atau memperluas jaringan pasar di dalam negeri (agen, franchising, keagenan, cabang, dan lain sebagainya). Saya menyarankan bagi entrepreneur pemula untuk mulai memikirkan legalitas usaha pada fase ini, setelah operasional bisnis dapat berjalan dan terbukti menghasilkan keuntungan.

Topik yang Terkait:

  • Legalitas Usaha
  • Perlindungan Kekayaan Intelektual
  • Perhitungan Pajak Usaha
  • Sistem Duplikasi
  • Cabang, Franchise, Keagenan
  • Ekspor / Impor

Extension Phase

Tujuan: Membuat bisnis menjadi berkah dan dapat terus berkelanjutan.

Fase ekstensi ini sebenarnya adalah fase yang menurut orang paling banyak tidak masuk akal, karena lebih bersifat menggabungkan nilai – nilai spiritual dengan bisnis. Namun penelitian menunjukkan bahwa bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang memiliki budaya spiritual tinggi dalam organisasinya (menjunjung tinggi integritas, kejujuran, disiplin) serta mementingkan impact daripada profit.

Topik yang Terkait:

  • Corporate Social Responsibility (CSR)
  • Social Entrepreneurship
  • Inspiring Stories
  • Business Prayers
  • Spiritual Building

Setelah melalui kelima fase ini, maka seorang entrepreneur dapat kembali lagi masuk ke dalam fase exploration untuk menghasilkan ide – ide baru atau target yang lebih tinggi dari sebelumnya. Mencapai fase paling akhir bukan berarti membuat seorang entrepreneur itu berhenti untuk belajar, melainkan justru akan memasuki fase belajar baru. Hal ini dinamakan dengan continuous improvementpeningkatan yang tiada henti.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!