Uncategorized

Evaluasi Resolusi Kebiasaan Tahun 2014

Written by Arry Rahmawan

Sebentar lagi kita akan memasuki masa pergantian tahun. Di mana sebagian besar dari kita pada umumnya merayakan dengan suka cita. Entah menggunakan terompet, memasang kembang api, berkumpul bersama teman dan keluarga, bakar – bakar ayam dan jagung, serta masih banyak hal lain pastinya yang membuat acara pergantian tahun kita semakin meriah.

Saya sendiri pada pergantian tahun ini tidak merayakannya secara berlebihan. Mengingat beberapa pekan terakhir, Indonesia sedan dirundung beberapa musibah seperti insiden pesawat Air Asia QZ8501 dan Tanah Longsor di Banjarnegara. Hal ini membuat saya menjadi berpikir bahwa dalam pergantian tahun, harusnya saya melakukan evaluasi diri agar bisa mengisi hari di tahun 2015 dengan lebih baik lagi. Insiden di Banjarnegara dan QS8501 sebenarnya memberikan pelajaran penting kepada kita semua : kita tidak akan pernah tahu kapan sebenarnya kita akan dipanggil yang Maha Kuasa. Sudah siapkah kita? (Kok malah ngeri gini ya bahasannya?)

Sebagai bentuk awal evaluasi menuju tahun 2015, saya akan mengecek progress dan perkembangan resolusi 2014 saya terlebih dahulu. Di sini, saya bisa belajar banyak hal mengapa ada hal – hal yang bisa dicapai dan mengapa banyak juga yang tidak tercapai.

Untuk lebih jelasnya tentang Resolusi 2014 saya, silakan buka halaman berikut ini untuk melihatnya.

Secara singkat, saya membagi resolusi saya ke dalam 2 bentuk : Resolusi berupa kebiasaan (habit), dan Resolusi berupa capaian (goals).

Pada tulisan kali ini saya akan berfokus pada resolusi kebiasaan saya. Mengapa? Karena untuk resolusi capaian, saya sudah membuat tips dan triknya buat pembaca di halaman ini.

Dari 4 kebiasaan yang ingin saya tanamkan, saya berhasil menanamkan 2 kebiasaan. Kebiasaan baru yang tertanam dalam diri saya sepanjang tahun 2014 adalah:

  1. Menulis Blog 2 Kali dalam Sehari.
  2. Teratur berolahraga dan juga fitness.

Sementara 2 hal lainnya yang belum terinternalisasi dengan baik adalah One Day One Juz (membaca Al-Quran satu juz per hari) dan Keteraturan jam tidur (saya masih sering bekerja sampai larut malam bahkan pagi dini hari.

PELAJARAN APA YANG BISA SAYA AMBIL?

Mengapa ya ada kebiasaan – kebiasaan yang sudah bisa terinternalisasi dengan baik, sementara yang lainnya tidak? Setelah saya perhatikan lebih dekat, ternyata pada waktu dulu saya terlalu semangat dalam membuat perubahan kebiasaan yang menjadikan kebiasaan – kebiasaan saya justru sulit tertanam.

Loh, terlalu bersemangat kok malah bisa menghambat? Ya. Karena saya berupaya untuk menanamkan kebiasaan saya sekaligus dan secara simultan. Ibaratnya, mulai bulan Januari saya ingin segera memiliki 4 kebiasaan tersebut sehingga justru malah tidak ada yang tertanam dengan baik karena saya merasa kelelahan.

Lalu, bagaimana seharusnya?

Salah seorang guru pengembangan diri saya, Leo Babauta dari Zen Habits pernah mengemukakan bagaimana caranya apabila kita ingin menanamka kebiasaan kita dengan lebih baik dan efisien, yaitu fokuslah dalam penanaman 1 kebiasaan setiap bulan.

Dia menganjurkan agar kita, yang memiliki kebiasaan yang ingin dirubah untuk fokus. Hal ini sama seperti yang disampaikan oleh Gery Keller dalam bukunya The One Thing, yang menunjukkan bahwa kita sebaiknya fokus dalam satu penanaman kebiasaan saja sebelum beralih ke kebiasaan lainnya.

Jadi, seharusnya inilah yang saya lakukan.

  • Januari – Februari 2015 : Kebiasaan One Day One Juz
  • Maret – April 2015 : Keteraturan Jam Tidur
  • Mei – Juni 2015 : Membaca 1 buku setiap pekan.

Itu juga yang saya lakukan di tahun lalu untuk dua kebiasaan saya yang saat ini sudah terinternalisasi, namun sayangnya itu saya lakukan di penghujung tahun. Sehingga, banyak sekali kebiasaan – kebiasaan yang belum sempat saya coba untuk diterapkan dalam kehidupan.

APAKAH KAMU PUNYA RESOLUSI KEBIASAAN?

Semoga pembelajaran di atas bisa bermanfaat buat kamu yang ingin memiliki resolusi kebiasaan. Jika selama ini resolusi yang kamu miliki hanya capaian atau goals, maka tidak ada salahnya untuk menambahkan resolusi kebiasaan yang sifatnya adalah aktivitas keseharian yang kamu lakukan sehari – hari. Mulai dari kebiasaan pola makan yang sehat, kebiasaan untuk menabung, berinvestasi, atau kebiasaan – kebiasaan lainnya.

Bagaimana menurut Anda? Ingin berkomunikasi dengan saya?

Arry Rahmawan, ST, MT
Passionpreneur | Trainer | Author
Twitter: @ArryRahmawan | Email: contact@arryrahmawan.net | IG: arryrahmawan | PIN: 25A97FAF
Mengundang sebagai pembicara: Hubungi Hotline CerdasMulia Training Center (0856-4087-9848)

—————-

Jika menurut Anda tulisan ini bermanfaat, maka SAYA JAMIN Anda akan mendapatkan manfaat lebih lewat Twitter dan BBM saya . Silakan Follow @ArryRahmawan atau Invite PIN BB saya di 25A97FAF.

—————-

Ribuan orang telah saya latih untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Kontak  CerdasMulia Training and Coaching (0856-4087-9848) sekarang juga untuk mengundang saya memberikan pelatihan di tempat Anda.

** Anda bisa mendapatkan buku Best Seller saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK dengan harga Jauh lebih Murah dan Jauh lebih Mudah. Caranya beli langsung di Google Play, atau di Toko Buku Online. Anda juga bisa mendapatkannya langsung di Toko Buku Besar terdekat di kota Anda.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!