Uncategorized

Giving and Receiving

“We make a living by what we get. We make a life by what we give.”

Dalam kehidupan ini, Allah dengan begitu sempurna menciptakan hukum alam yang kita kenal dengan sunnatullah. Sebuah hukum yang berjalan otomatis dengan segala keseimbangannya sehingga alam ini bisa terus-menerus bekerja hingga sekarang ini.

Ada sebuah hukum alam yang sangat terkenal, yaitu hukum kekekalan energi. Sebuah hukum yang menyatakan di mana energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan, namun hanya dapat diubah dari suatu bentuk ke bentuk lainnya. Maksud dari hukum ini adalah bahwa Allah sudah memberikan total energi di kehidupan yang tidak lagi bertambah atau berkurang, namun hanya bentuknya saja yang berubah-ubah.

Ternyata hal ini berlaku juga dalam kehidupan sehari-hari, khususnya ketika kita memberi dan menerima.

Jika kita menggunakan hukum sunnatullah ini, berarti logikanya adalah semakin banyak kita memberi, akan semakin banyak pula kita menerima. Saya akan sedikit bercerita tentang pengalaman saya yang unik terkait dengan blog ini.

Sekitar 3 bulan yang lalu, sekitar bulan Juli saya mulai rutin menjalankan shalat dhuha, dengan keyakinan bahwa shalat ini dapat mendatangkan rezeki. Namun saya berpikir, jika saya mau menerima banyak, saya juga harus memberi. Saya berpikir, memberi tidak harus dalam bentuk uang. Bisa juga ilmu. Maka dari itu saya membuat sebuah artikel berjudul shalat dhuha, shalatnya pengusaha yang akhirnya menjadi Top Hits artikel di beberapa media (termasuk blog ini).

Saya waktu itu hanya ingin memberikan apa yang saya ketahui tentang shalat dhuha. Ternyata hukum ini memang berjalan sebagaimana mestinya. Berkat artikel tersebut, percaya atau tidak orang kemudian banyak memanggil saya untuk mengisi acara seminar dan pelatihan. Menariknya lagi, saya diwawancara oleh Republika dan terpilih sebagai sosok pemuda teladan di rubrik Cahaya Ramadhan Republika. Alhamdulillah.

Ada dua energi positif yang coba saya berikan ke kehidupan ini. Pertama melalui shalat dhuha, yang menyebabkan saya yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan rezeki besar untuk saya. Kedua adalah berbagi ilmu tentang shalat dhuha yang langsung Allah bayar dengan energi positif yang tidak saya duga sebelumnya.

Giving and Receiving, adalah sebuah pilihan apakah kita ingin banyak memberi atau menerima. Pastinya, ketika kita bertindak sebagai giver alias pemberi, secara tidak sadar kita menanamkan kepada diri kita bahwa kita adalah orang yang berlimpah dan berkecukupan sehingga energi alam semesta akan mendukung dan Allah akan mewujudkan kecukupan itu. Beda bagi orang yang berorientasi receiver, yang berpikir “apa yang bisa saya dapatkan?”, cenderung akan membuat orang menjadi egois, memikirkan diri sendiri, dan apa yang dimilikinya pun tidak bertahan lama. Energi positif yang kita berikan, akan kembali lagi pada diri kita sebagai energi yang jauh lebih positif. Berlaku juga sebaliknya.

Jadi, sudahkah Anda memberi hari ini? Pengalaman menarik apa yang pernah Anda alami setelah memberikan sesuatu kepada orang lain? Silakan share di kotak komentar di bawah ya.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!