Uncategorized

Hanya Orang Bodoh yang Bergaul dengan Orang Bodoh

Guest Post: Tulisan ini ditulis oleh Rizki Ananda. Mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya UI 2011. Rizki merupakan Asisten Trainer di CerdasMulia Leadership and Training Center.

“Hanya orang bodoh yang bersahabat dengan orang bodoh” –
Rizki Ananda

Mungkin kita sedikit merasa jengkel dengan quotes penulis diatas, karena mungkin kita merasa dan bertanya-tanya  alasan bahwa, memang apa salahnya jika seseorang bergaul dengan orang bodoh ? atau apa kita harus bergaul dengan orang-orang pintar saja, bukankah itu membeda-bedakan teman artinya ? Oke, sebenarnya bukan hal itu yang ingin saya maksudkan. Orang bodoh yang saya maksud sebagai objek dari quotes diatas adalah orang yang tidak produktif, bodoh yang bukan karena wawasan dan cara berfikirnya dangkal tapi bodoh karena dia tidak pernah menggunakan waktunya untuk berfikir dan membuat dirinya lebih baik. Selanjutnya orang bodoh yang saya gambarkan sebagai subjek adalah orang yang tidak pernah mengenal dirinya, apa alasan dan tujuan dia bergaul dengan orang “bodoh” tersebut.

Tahukah kita bahwa, banyak sekali jalan menuju sebuah target dari tujuan kita. Namun tidaklah banyak jalan untuk kita, cepat sampai ke tujuan tersebut sesuai target waktu tercepat yang kita sudah tentukan. Salah satu penyebabnya adalah karena kita lebih suka berlama-lama bergaul dengan orang bodoh. Oleh karena itu, kita harus sebisa mungkin menghindarinnya.

Sebenarnya ada beberapa cara/teknik supaya kita terhindar dari asiknya bergaul dengan orang bodoh        :

  1. Ingat pernyataan jika anda bergaul dengan orang bodoh, maka anda juga adalah orang bodoh.
  2. Ingatlah bahwa diri anda terlalu berharga untuk berlama-lama bergaul dengan mereka—para orang-orang bodoh.
  3. Ingatlah bahwa, waktu adalah sesuatu dari banyak hal yang tidak bisa diputar ulang ke masa sebelumnya, jadi manfaatkanlah dengan baik.
  4. Sering-seringlah bergaul dengan orang yang kesibukannya positif untuk kemajuan dan kebaikan, sehingga anda termotivasi pula untuk lebih maju dan menjauh dari orang-orang bodoh.
  5. Lakukanlah hobi-hobi yang membawa kesenangan tapi membuat anda semakin giat berbuat lebih banyak. Misalnya jika anda ingin sukses menjadi penulis, bergaullah dengan orang-orang sesuai bidang anda tersebut, berlatih menulislah bersama mereka karena itulah hobi yang cocok untuk anda.
  6. Berfikirlah seakan anda orang penting dan bersikaplah seperti orang penting pada umumnya—disiplin, menghargai waktu, menghargai orang lain dan focus terhadap perlunya hasil kerja/keharusan untuk meningkatkan produktifitas.
  7. Ubahlah kebiasaan yang membuat kita cenderung memilih bergaul dan bertahan dengan orang-orang bodoh. Jika anda terbiasa makan sambil ngobrol dengan mereka, carilah kondisi dimana anda tidak bisa berbicara dengan orang bodoh tersebut.

Pada hakikatnya, orang bodoh adalah orang yang memiliki potensi sukses yang sama, hanya saja mereka tidak pernah membuka kunci dari pintu potensi mereka. Namun, jugalah banyak orang bodoh yang sukses, karena mereka adaah orang yang ulet dan gigih, hanya saja mereka memiliki keterbatasan wawasan dan informasi. Dan dalam objek ini orang bodoh yang saya maksud adalah orang yang benar-benar tidak sadar bahwa mereka diciptakan untuk menemukan dan menuju, Mereka hanya bermalas-malasan, melakukan sesuatu hanya untuk senang-senang, bekerja tanpa gairah dan mereka adalah orang yang senang membuang-buang waktu mereka dan berupaya sebanyak-banyaknya menjauh dari tanggung jawab. Rasulullah pernah bersabda bahwa orang itu tidak jauh berbeda dari siapa sahabatnya. Sahabat yang baik ibarat penjual minyak wangi, yang jika kita dekat dengannya maka akan terkena wanginya. Sementara sahabat yang buruk adalah seperti pandai besi, yang jika kita dekat dengannya kita mendapatkan bau dan abu pembakarannya.

Bagaimana menurut Anda?

 

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang pembelajar dan juga praktisi pendidikan. Arry merupakan dosen tetap di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Saat ini Arry sedang menjalankan tugas belajar dengan melanjutkan studi doktoral di Faculty of Technology, Policy, and Management, Technishce Universiteit Delft, Belanda. Bidang yang ditekuninya saat ini adalah metode pemodelan dan simulasi sistem untuk pengambilan keputusan di bidang transportasi, khususnya transportasi laut.

Di sela-sela kesibukannya, Arry senang berbagi pemikiran seputar pendidikan dan pengembangan diri melalui blognya di arryrahmwan.net, Youtube Channel, dan juga sebagai trainer di CerdasMulia Institute.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!