Tips Akademik

Hidup Bertumbuh Bersama Komunitas

Written by Arry Rahmawan

Hari Kamis pekan lalu, saya berjumpa dengan sahabat sekaligus alumni pelatihan saya yaitu mas Radityo dan istrinya, Anindya. Agenda pertemuan kami santai, ngobrol asyik sambil sedikit membicarakan tentang bagaimana caranya membuat sebuah blog yang baik. Di sela – sela makan santai itu, coba sedikit saya jelaskan secara konsep mengenai bagaimana caranya agar blog kita banyak dikunjungi orang. Pada intinya, prinsipnya ada 3, yaitu:

  1. Teruslah konsisten menulis dan ikhlaskan niat untuk berbagi
  2. Meluangkan waktu menulis, bukan hanya menulis di waktu luang saja
  3. Tulislah hal – hal yang kita sukai
  4. Pastikan pula tulisan yang kita buat disukai orang lain

Sebenarnya jika melihat prinsip intinya, keempat hal itu mungkin bukanlah sesuatu yang baru, ya. Hehehe.

Setelah membicarakan tentang kiat – kiat ngeblog, pembicaraan kemudian berlanjut mengenai betapa kangennya saat – saat kita berkomunitas bareng dulu (Lingkar Trainer Muda Indonesia) sebelum akhirnya kita disibukkan kerja masing – masing. Dulu, sewaktu mahasiswa mungkin kita masih bisa bebas untuk bergabung ke komunitas apapun yang kita mau. Tetapi setelah kerja, seringkali kita begitu sibuk sehingga kita tidak bisa seaktif dulu. Bahkan, bisa jadi di tempat kita kerja dan berkarir lebih sering didominasi oleh orang – orang negatif yang membuat kita jadi negatif juga.

Saya ingat betul, berkomunitas adalah salah satu cara saya untuk memastikan diri bertumbuh. Di tahun 2012, saya pernah bergabung dengan Komunitas TDA, hingga akhirnya menginisiasi gerakan Komunitas TDA Kampus. Pada waktu itu, saya mencoba belajar agar bisa menjadi mahasiswa mandiri dengan jalan berwirausaha. Ternyata, berwirausaha sambil tetap mempertahankan prestasi akademik itu cukup menantang. Apalagi semangat untuk terus mengembangkan bisnis juga seringkali naik turun karena lebih kepikiran dengan tugas – tugas kuliah.

Namun dengan bergabung di Komunitas, saya berjumpa dengan berbagai macam anak muda dan orang – orang yang memiliki visi yang sama. Di Komunitas TDA Kampus, misalnya. Saya berjumpa dengan orang – orang keren seperti Yora Anastasha yang proaktif banget dalam menginisiasi gerakan positif. Saya berjumpa dengan Seviana Puspitasari dari Jogja yang bisnisnya terus berkembang dan semangat usahanya tidak pernah padam. Di TDA Kampus jugalah, kemudian tumbuh bibit – bibit cinta antara saya dengan istri saya, Melinda Nurimannisa (ups, hahaha) hingga akhirnya kami memutuskan menikah.

TDA Kampus pada waktu itu mengadakan apa yang dinamakan kelompok mastermind. Yaitu sebuah kelompok yang beranggotakan 10 orang, memiliki visi sama, dan memutuskan untuk berjumpa sepekan sekali. Agendanya apa? Di pertemuan seminggu sekali itu, kita saling bertanya tentang progress perkembangan diri dan bisnis masing – masing. Setelah itu kita merancang action plan untuk kita terapkan di pekan berikutnya. Karena kita berjalan bersama, makanya kita saling bersemangat untuk saling berbagi progress dan capaian masing – masing. Hasilnya, usaha saya melejit, saya sering diundang dan diliput media. Bahkan, saya berkesempatan untuk menerbitkan sebuah buku dengan judul Studentpreneur Guidebook.

Manfaat berkomunitas juga masih saya rasakan hingga sekarang. Beberapa waktu lalu, saya bergabung dengan komunitas pengajian anak muda gaul dan berprestasi yang bernama Shafa Community. Di komunitas tersebut, kita dibimbing langsung oleh seorang guru bernama Dr. Arief Munandar yang juga merupakan founder dari Rumah Peradaban Shafa. Di situ, kami dibina bukan hanya tentang mengaji, tetapi juga tentang kepemimpinan, berbuat baik dalam lingkungan sosial dan memastikan hidup kami memiliki dampak signifikan bagi orang lain. Pertemuan komunitas ini diadakan sepekan sekali, dengan mengecek progress kebaikan di setiap anggotanya. Mulai dari apakah kami shalat subuh berjamaah di masjid, apakah hafalan kami bertambah, apakah kami menjadi lebih rajin membaca Al Quran, dan sebagainya. 2 bulan ikut Shafa, aktivitas ibadah saya meningkat signifikan. Setidaknya, bergabung dengan Shafa membuat dampak yang baik untuk saya.

Namun, dalam berkomunitas tentu kita juga perlu selektif. Pastikan kita bergabung dengan komunitas yang memang hal tersebut sejalan dengan goals dan mendukung penambahan skill yang kita butuhkan. Kita juga perlu memastikan bahwa dengan bergabung di komunitas, hidup kita juga senantiasa bertumbuh. Tidak semua komunitas mampu membuat hidup kita bertumbuh, bahkan tidak jarang menjadikan hidup kita bertambah buruk.

Maka dari itu, sebagai bentuk dari obrolan saya dengan mas Radityo pekan lalu, akhirnya saya meluncurkan sebuah ‘Komunitas Online’ untuk pembaca blog ini dan siapapun yang ingin mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Saya berharap, keberadaan komunitas online ini bisa menjadi jawaban bagi pembaca blog arryrahmawan.net yang membutuhkan pengembangan diri dengan lebih dalam, tanpa harus berjumpa dengan saya secara langsung. Komunitas online tersebut bernama, Klub Pengembangan Diri Indonesia.

Dalam Klub Pengembangan Diri Indonesia, akan dibagikan berbagai macam tulisan inspiratif serta online course eksklusif dari saya. Selain itu, akan dibagikan juga berbagai tulisan inspiratif pengembangan diri dari berbagai macam kontributor klub tersebut. Bagi yang ingin mengetahui informasi lengkapnya, silakan klik saja Klub Pengembangan Diri Indonesia.

Bagi Anda yang ingin segera bergabung, bisa dengan klik tombol di bawah ini,

Join Klub Pengembangan Diri Indonesia

Semoga bermanfaat ya, sahabat.

Salam,
Arry Rahmawan
Hidup Bermakna, Bertumbuh, dan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!