Uncategorized

Hidup Sehat dengan Menulis

Saya tergabung di beberapa grup BBM dan Whatsapp, banyak diantaranya komunitas yang orang-orangnya memang sudah saya kenal dekat. Seringkali jika kita semua lagi senggang, kita saling adu celotehan galau di grup tersebut. Istilah galau ini memang lagi seneng-senengnya dibahas oleh orang-orang seumuran saya. Sampai ada temen saya yang bilang, “Gile di grup ini cuma Arry doang yang belum pernah gue liat galaunya. Lo kok bisa begtu Ry? Pernah stress ga sih lo? Kalo ada yang pernah liat Arry galau gue traktir kebab.”

Wuah, saya ketawa-ketawa aja di grup itu. Memang benar, aktivitas saya memimpin dua unit bisnis, komunitas nasional, penulis, dan mahasiswa tingkat akhir sebenarnya cukup bisa dijadikan alasan bahwa saya ‘layak galau’ atau bahkan ‘layak stress’. Namun akan saya kasih tahu bocorannya, kegalauan atau rasa stress saya hilang dengan menulis. Ya, menulis. Jika Anda ingin tahu kenapa, silakan baca tulisan ini lebih lanjut.

Dulu, saya adalah orang yang sering sekali sakit. Sewaktu SMP hingga awal masuk SMA, sudah tidak terhitung berapa kali saya sakit saat sedang banyak pikiran. Ketika saya mendapat banyak tugas, saya ingin sekali tugas itu sempurna saya kerjakan. Namun, apa daya. Tugas itu tidak ada habisnya, hubungan saya merenggang dengan orang terdekat, yang pada akhirnya saya pun menjadi makin stress adanya. Semakin banyak pikiran, ternyata membuat fisik pun menjadi sakit. Jika sudah seperti ini, saya seringkali demam dan tidak bisa beranjak dari tempat tidur.

Sampai akhirnya ada seorang kakak kelas saya yang bilang bahwa, cobalah menuliskan segala apa yang kita rasakan di sebuah kertas. Tuliskanlah emosi kita di kertas tersebut. Buatlah cerita, tulis apa saja yang harus dilakukan, tuliskan targetnya, tuliskan perasaan, tuliskan saja. Tidak ada benar-salah. Biarkan mengalir dan terus mengalir.

Hal ini saya lakukan awalnya seminggu sekali setiap akhir pekan. Kemudian saya lakukan lagi, lakukan lagi, dan lakukan lagi. Ternyata, memang rasanya menjadi lebih baik dan lebih lega! Pada waktu itu, mungkin karena semua yang harus saya kerjakan tercatat dengan rapi. Kemudian di sana saya membuat sebuah cerita di mana saya berhubungan baik dengan orang-orang, prestasi saya cemerlang, dan lain sebagainya. Setiap membaca tulisan itu, saya semangat kembali. Pola berpikir saya pun berubah, yang tadinya banyak hanya berpikir, namun sekarang langsung action dan tidak menunda-nunda pekerjaan lagi (karena semua tertulis, tercatat). Hidup saya lebih produktif, stress-free, dan akhirnya merasa lebih jarang atau bahkan dalam setahun hanya sekali saya sakit.

Beberapa tulisan saya pun saya publikasikan di blog atau media massa. Banyak tanggapan positif dan ucapan terima kasih terhadap isi dari tulisan saya. Tahukah Anda, ternyata saat kita tahu kita bisa menolong seseorang memperbaiki hidup mereka melalui serangkaian kata yang kita tuliskan, hal tersebut dapat memunculkan kebahagiaan yang tak terhingga. Inilah hal lain kenapa menulis bisa mengurangi stress, karena kita bisa merasakan bahwa diri kita bisa bermanfaat bagi orang banyak. Yes, the real happiness!

Kebiasaan menulis itu terbawa hingga sekarang. Jika saya galau atau stress, umumnya dengan menulis satu atau dua artikel di blog ini, maka tingkat stress saya bisa anjlok dengan sangat cepat. Saya pun bersemangat lagi, dan saya merasa hidup saya jauh lebih indah. Bukan berarti tulisan di blog ini adalah bentuk kegalauan saya semua loh, hehe..

Kajian ilmiah tentang hal ini juga sudah diteliti oleh James W. Pennebaker, pengajar dari Souther Methodist University, USA. Bahkan sang profesor menyarankan 4 hari terapi pemulihan jiwa dengan menulis segala emosi yang kita raskaan selama 20 menit saja secara konsisten. Hasilnya ternyata positif, bahwa menulis bisa menjadi salah satu sarana mengurangi stress, bahkan menyembuhkan penyakit kanker!

Nah, menarik bukan? Ternyata menulis itu bukan hanya bisa memberikan manfaat untuk orang lain, namun juga manfaat kesehatan untuk diri kita sendiri. Jadi, tunggu apalagi? Untuk bisa hidup sehat, mengurangi galau,  mencegah stress akut, dan meningkatkan kebahagiaan, mulailah menulis dari sekarang!

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips bisnis, pemasaran, dan motivasi bisnis di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan Destyanto

Arry Rahmawan adalah seorang yang memiliki cita - cita sebagai guru bagi pemimpin masa depan Indonesia. Saat ini berkarya sebagai dosen di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia yang sedang melaksanakan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda.

Selain beraktivitas sebagai pengajar tetap di UI dan peneliti di TU Delft, Arry juga mengisi hari-harinya dengan menjadi narasumber di berbagai instansi pemerintah, BUMN, swasta, lembaga pendidikan, serta lembaga non-profit terkait seputar pengembangan diri dan tulisan - tulisan yang ada di blog ini.

Untuk menghubunginya, silakan kontak melalui direct message LinkedIn atau Instagram

Tinggalkan Komentar