High Performance Me

Hobi yang Menghasilkan

Written by Arry Rahmawan

Apa hobi Anda? Hobi merupakan salah satu yang seringkali ditanyakan oleh orang dalam masa perkenalan pertama atau seringkali kita menjawab dalam percakapan kita sehari-hari. Hobi identik dengan hal-hal yang kita sukai untuk melakukannya. Contoh yang paling umum, saat ditanya hobi tidak jauh-jauh: membaca, menulis, mendengarkan musik, berenang, travelling, dan sebagainya. Mungkin hobi Anda ada di salah satu poin tersebut.

Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah hobi tersebut menjadi sebuah hobi yang menghabiskan uang, atau justru menghasilkan uang bagi Anda? Awalnya, hobi akan identik dengan hal-hal yang menghabiskan uang. Ya, karena ada tujuan tertentu yang kita ingin dapat saat menjalankan hobi, yaitu kesenangan, ketenangan, perasaan happy dan excited, jadi tidak ada masalah kalau kita harus mengeluarkan uang. Jika hobi kita membaca, kita harus beli dulu bukunya. Jika hobi kita berenang, ya keluar duit buat masuk kolam renang. Apalagi jika hobi kita koleksi lukisan atau benda seni antik, bisa habis puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Maka dari itu, sedikit orang yang memutuskan untuk fokus pada hobi untuk bisa menghasilkan uang atau pendapatan. Menurut banyak orang, hobi dan pekerjaan adalah sesuatu yang berbeda. Hobi adalah untuk senang-senang, berbeda dengan pekerjaan yang serius dan menghasilkan uang. Setujukah Anda pada orang yang mengatakan bahwa hobi tidak bisa dijadikan sarana penghasilan? Benarkah bahwa hobi hanya bisa menghabiskan, dan tidak bisa menghasilkan uang?

Jawaban dari pertanyaan di atas, menurut saya tergantung dari kapan waktu Anda untuk menjawabnya. Jika pertanyaan itu dijawab sepuluh atau dua puluh tahun lalu, mungkin jawabannya adalah tidak mungkin. Namun, jika dijawab di masa saat ini, maka jawabannya menjadi sangat mungkin.

Bayangkan, betapa asyiknya jika hobi yang kita miliki bisa juga menjadi sumber penghasilan. Mengerjakannya happy, hasilnya pun ada. Orang-orang yang saya kenal memberi nama pekerjaan mereka happynomics, orang yang mencari penghasilan dengan mengerjakan apa yang mereka sukai.

Teman saya, sebut saja Dinta adalah orang yang sangat senang membaca novel-novel fiksi. Dalam sebulan, bisa sangat banyak buku-buku yang ia baca. Suatu saat, ia mulai kesulitan mendapat uang untuk membeli buku-buku tersebut. Sampai akhirnya dia mencoba untuk menjadi orang yang meresensi buku-buku fiksi terbitan baru, dan mengirimkan ke media massa. Ternyata resensinya bagus dan dia tidak hanya mendapatkan uang namun juga buku fiksi lainnya dari penerbit tersebut secara gratis.

Teman saya yang lain suka sekali dengan travelling. Berjalan-jala ke luar negeri dulu merupakan hal yang bisa jadi sangat sulit untuk dilakukan orang biasa non-pejabat, namun dia sadar bahwa sekarang ini setiap orang bisa travelling keliling dunia. Akhirnya dia share tips dan trik travelling melalui blog dan tulisannya, mulai dari mengurus paspor, trik menangani calo tiket, sampai rekomendasi kuliner dan tempat untuk dikunjungi. Hasilnya? Dia sering mendapatkan undangan untuk menjadi pemandu, kolumnis, penulis, dan bahkan jalan-jalan gratis keliling dunia. Happynomics.

Saya sendiri saat ini adalah praktisi happynomics. Sumber pendapatan utama saya adalah menjadi seorang trainer dan konselor pengembangan diri. Hobi saya dulu adalah membaca, kemudian mengajarkan di depan umum. Saya baru tahu kalau ternyata itu adalah public speaking, dan aneh sekali orang punya hobi seperti itu. Tetapi ternyata benar, saat saya berada di depan publik untuk mengajarkan atau berbagi ilmu yang bermanfaat, rasanya happy banget. Sekarang, untuk memberikan pelatihan profesional, dalam satu sesi bisa dihargai 3-5 juta sekali pertemuan. Tidak berhenti sampai di sana, hobi saya menulis dari kecil juga membuat saya terlibat dalam beberapa proyek kepenulisan dengan honor yang sangat lumayan. Its happynomics.

Nah, bagaimana dengan Anda? Apakah pekerjaan Anda sekarang? Senangkah Anda dengan pekerjaan Anda? Happynomics adalah sebuah pilihan. Seringkali dalam pikiran kita sudah membatasi terlebih dahulu bahwa hobi dan penghasilan tidak bisa disatukan. Hobi ya hobi, profesi ya profesi. Di sini saya mencoba memaparkan bahwa ternyata hobi juga bisa menghasilkan. Bahkan, mungkin lebih besar dari yang kita duga.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen Kewirausahaan dan Manajemen Teknologi (Technology Entrepreneurship & Management) di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Selain menjadi dosen, Arry juga merupakan trainer Business Model Canvas dan Business Model Innovation di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis, Universitas Indonesia. Arry juga aktif membagikan ilmu dan inspirasi di berbagai kampus, perusahaan, dan juga beberapa kementerian di Indonesia tentang inovasi dan kewirausahaan teknologi.

Apabila Anda berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)eng.ui.ac.id

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!