Uncategorized

How to Work Less and Get More Done

Banyak orang dengan waktu yang terbatas, ingin bisa menghasilkan lebih banyak dengan cara yang lebih mudah. Termasuk saya dan Anda, tentu ingin semua pekerjaan selesai dan kita masih dapat menikmati waktu yang tersisa untuk hal-hal lain yang menyenangkan. Dalam suatu waktu, beberapa kali saya dihadapi oleh jadwal yang sangat padat, harus menulis buku atau media massa (ditagih editor sooalnya, hehe), menghadiri pertemuan TDA Kampus, mengerjakan proyek, menulis blog, mengajar, memberikan training, workshop, pelatihan, dan masih banyak lagi yang lainnya. Banyak teman yang bertanya, kok bisa?

Untuk bisa mengerjakan banyak hal, saya ingin sharing sedikit tips yang saya gunakan untuk meningkatkan produktivitas pribadi kita. Berikut ini adalah cara-cara yang saya gunakan bagaimana untuk mendapatkan hasil yang lebih banyak, dengan kerja yang lebih santai dan menyenangkan.

Pertama adalah membiasakan diri untuk memiliki to-do list. Ini adalah hal yang paling simpel sebenarnya, namun banyak orang yang merasa bahwa memiliki to-do list justru akan membuat hidup menjadi bebas dan terkungkung. Sebaliknya, justru dengan adanya to-do list, kita jadi bisa mengerjakan mana yang penting terlebih dahulu, dan menggunakan sisa waktunya sesuai yang kita mau. Sementara yang tidak menggunakan to-do list umumnya menghabiskan waktu untuk hal yang sebetulnya belum tentu yang paling penting di hari itu.

Kedua, membuat dua model to-do list, harian dan pekanan. Di awal pekan, silakan tuliskan apa saja yang harus dikerjakan di pekan itu pada to-do list pekanan. Sedangkan untuk harian, tuliskan hal-hal apa saja yang dikerjakan di hari itu. Saat to-do list harian sudah habis, pindahkan to-do list pekanan ke to-do list harian. Anda akan kaget betapa cepatnya kita bisa bekerja. Saya sendiri sewaktu mencoba cara ini ternyata mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan saya dan membuat waktu refreshing menjadi lebih lama.

Ketiga, tentukan prioritas utama. Dalam to-do list penting untuk mengetahui mana yang prioitas dan mana yang bukan. Mengerjakan satu hal yang memang prioritas utama akan jauh lebih baik daripada banyak hal yang sebenarnya itu bukan prioritas. Anda dapat membaca tulisan saya bagaimana menetapkan prioritas dalam setiap aktivitas Anda. Terakhir adalah menetapkan standar produktivitas dari diri kita. Standar produktivitas ini merupakan patokan dan komitmen diri untuk mengerjakan berapa banyak pekerjaan minimal di hari itu. Misal, saya menetapkan standar produktivitas 6-8 aktivitas yang harus diselesaikan. Ini sangat terasa manfaatnya terutama di bulan Ramadhan saat ini, di mana aktivitas ibadah, kerja, dan keluarga menjadi lebih seimbang karena ada standarnya. Saat aktivitas kerja sudah selesai (misal 4 hal), maka saya menambah 2-3 aktivitas untuk ibadah, 2 untuk keluarga. Bagaimana dengan standar Anda?

Jika memang Anda serius ingin meningkatkan produktivitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, orang yang menuliskan target-targetnya dengan jelas dalam hidup, mendapatkan 25% lebih banyak urusan yang terselesaikan dibandingkan yang tidak. Kedua, silakan mencoba cara di atas. Bulan depan, jika Anda sudah melaksanakannya setiap hari, silakan ceritakan pengalaman Anda pada kotak komentar di bawah.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Bagaimana menurut Anda? Adakah tips lain yang saya lewati?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputarbisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!