Uncategorized

Jangan Tertipu

Pagi ini saya dikagetkan dengan sebuah berita yang saya lihat di televisi sesaat setelah saya bangun tidur. Salah satu ustadz kondang Indonesia meninggal dunia karena sebuah kecelakaan. Ustadz yang akrab dipanggil Uje ini lantas menjadi sebuah berita besar karena kepergiannya yang begitu mendadak dan juga tiba-tiba. Saya kemudian termenung, istighfar, sambil kemudian terbesit rasa sedih yang sangat.

Setelah melakukan shalat ghaib untuk Uje sehabis shalat Jumat, saya masih saja merenung. Ternyata, selama ini diri kita banyak sekali yang tertipu tentang hal yang menyangkut kematian. Hal yang menipu ini seringkali membuat kita lupa bahwa suatu saat nanti, cepat atau lambat kita pasti akan menghadap juga ke sisiNya.

Tipuan pertama adalah usia MUDA. Banyak dari kita yang menganggap bahwa kita harus menikmati masa muda selagi bisa, barulah kemudian rajin shalat di masjid ketika tua. Faktanya, Uje pun sebenarnya masih terhitung muda, yaitu meninggal di usia 40 tahun. Banyak juga orang yang meninggal di usia yang jaug lebih muda dari itu. Jangan tertipu dengan usia MUDA karena syarat datangnya kematian TIDAK harus TUA.

Tipuan kedua adalah tubuh yang sehat. Walaupun memang Uje dikatakan dalam kondisi sakit, namun sebenarnya sakit yang dideritanya masih dalam kondisi yang tidak mengancam nyawa. Kecelakaan yang mematikan lain justru bahkan memakan korban yang memang masih sangat segar bugar kondisi fisiknya. Jangan terperdaya dengan tubuh yang SEHAT, karena syarat datangnya kematian TIDAK harus SAKIT.

Tipuan ketiga adalah harta kekayaan. Seringkali kita berupaya dan berambisi bisa menumpuk harta kekayaan sebanyak-banyaknya. Namun, saat kita meninggal dunia, berapa banyak harta yang kita bawa? Menjadi kaya sungguh sangat tidak salah, selama kekayaan itu tidak ditumpuk sendirian dan tidak digunakan untuk orang banyak, karena dari situlah manfaat harta kekayaan setelah datangnya kematian. Jadi, jangan terperdaya dengan banyaknya harta kekayaan, sebab harta kekayaan yang hanya ditumpuk itu seperti kita lupa untuk membeli kain kafan diri kita sendiri.

Hari ini saya belajar, bahwa ternyata saya mulai saat ini harus terus berniat baik, terus berbuat baik, berkata yang baik, memberi nasihat yang baik, serta berbagi melalui tulisan dengan yang baik-baik. Saya tidak peduli apakah saya dikenal atau tidak, karena cukup Allah yang tahu apa yang saya lakukan, sisanya saya anggap sebagai bonus saja. Saya tidak tahu kapan saya dipanggil, namun yang saya tahu selama waktu dan kesempatan itu masih ada, maka saya akan mempersiapkan diri untuk bisa membuatNya tersenyum bangga karena telah menciptakan diri saya.

Jadilah seseorang yang berprinsip seperti jantung, tidak terlihat, namun terus berdenyut setiap saat sehingga kita terus hidup, berkarya, dan menebar manfaat bagi sekeliling kita sampai akhirnya kita diberhentikan olehNya.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips bisnis, pemasaran, dan motivasi bisnis di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!