Uncategorized

Jika Kita itu Kecil, Kenapa Masih Bisa Sombong?

Banyak pelajaran yang bisa kita ambil dari kehidupan di sekeliling kita. Mulai dari teman kita, sahabat kita, atau bahkan orang yang tidak kenal sama sekali. Salah satu yang mungkin bisa menjadi pelajaran untuk hari ini adalah ketika kita bertemu dengan orang yang merasa dirinya tinggi dan bahkan lebih tinggi dari orang lain, sehingga menganggap orang lebih rendah di sekitarnya.

Pernah berjumpa dengan orang seperti ini? Atau justru itu adalah diri kita? Ketika kita sudah memiliki banyak prestasi, ketika kita sudah mendapatkan sebuah jabatan atau kedudukan yang tinggi, ketika kita sudah menjadi orang yang berkelimpahan rezeki, bagaimana cara pandang kita terhadap orang lain? Semakin meninggikan orang yang kita lihat, atau justru semakin merendahkan karena merasa diri ini sudah lebih hebat?

Mungkin dulu kita lahir dari keluarga yang sulit, atau miskin. Sekarang kita sudah menjadi sukses dan kaya raya, masihkah kita menganggap bahwa orang-orang susah yang ada di kampung kita itu adalah orang yang berjasa untuk kita? Atau bisa jadi kita saat ini sudah menjabat sebuah posisi penting di organisasi yang cukup prestise, masihkah kita ingin mengenal orang-orang di kalangan bawah? Atau justru kita menganggap bahwa staf-staf yang kita miliki tidak cukup penting untuk dikenal hanya karena mereka tidak punya jabatan?

Sungguh saya teringat cerita tentang kesederhanaan khulafaurrasyidin. Khalifah sahabat terdekat nabi, yang sangat luar biasa sederhana. Sederhana yang saya maksud adalah seandainya mereka ingin diri mereka dilayani, dipuja, ataupun diagungkan, mereka pasti mendapatkannya. Tetapi bayangkan, misalnya Umar bin Khattab, beliau di suatu riwayat dikisahkan membawa sendiri karung gandum untuk rakyatnya yang kelaparan, memberikannya di malam hari, tanpa ingin identitasnya diketahui.

Seberapa besarkah kita dengan segala kekayaan yang kita miliki? Seberapa besarkah kita dengan kekuasaan yang kita punya? Seberapa besarkah kita dengan prestasi yang kita bangga-banggakan? Bukankah yang Maha Besar itu hanya Allah?

Bayangkan kita melakukan outer journey, ke ruang angkasa, melihat bumi dari sana. Apakah kita terlihat? Sungguh manusia ini sangat kecil dibandingkan dengan kekuasaan Allah, bukan? Coba perhatikan sejenak video di bawah ini untuk direnungkan.

 Jadi sebesar apa prestasi, kekuasaan, jabatan, dan harta yang kita banggakan jika dibandingkan dengan kekuasaan Allah?

Wahai manusia sembahlah Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dan orang orang sebelum kalian agar kalian bertakwa yaitu Dzat yang menjadikan bumi sebagai hamparan, dan langit sebagai atap, dan menurunkan air dari langit dan dengan air itu Dia mengeluarkan buahbuahan sebagai rizki bagi kalian, maka janganlah kalian menjadikan untuk Allah bandingan-bandingan (sesembahan) sedang kalian mengetahui (bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Allah). [QS. Al-Baqarah: 21-24]

Semoga tulisan ini bisa menjadi refleksi, bahwa memang benar seharusnya orang yang semakin pintar dan berilmu menyadari bahwa semakin banyak ilmu yang belum dikuasainya. Semakin kaya seseorang, justru semakin membuat dirinya bersyukur dan berbagi kepada sesama, semakin tinggi jabatannya, justru membuatnya semakin gemar berbuat perubahan yang baik bagi lingkungannya.

Jika kita sadar bahwa kita itu kecil, mengapa kita masih bisa sombong?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang pembelajar dan juga praktisi pendidikan. Arry merupakan dosen tetap di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Saat ini Arry sedang menjalankan tugas belajar dengan melanjutkan studi doktoral di Faculty of Technology, Policy, and Management, Technishce Universiteit Delft, Belanda.

Di sela-sela kesibukannya, Arry senang berbagi pemikiran seputar pendidikan dan pengembangan diri melalui blognya di arryrahmawan.net, Youtube Channel, dan juga sebagai trainer di CerdasMulia Institute.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!