Uncategorized

Karena Kita Begitu Berharga

Catatan: Artikel ini saya tulis di tahun 2009, dan saya publikasikan kembali tahun 2013.

Ini berawal dari pengalaman saya, ketika saya mewawancarai banyak orang dalam perekrutan organisasi yang saya pimpin, dan juga berbagai training yang saya berikan. Pertanyaannya sederhana kok, sebutkan 10 kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki, atau tuliskan 10 kelebihan dan kekurangan yang kamu miliki dalam waktu 1 menit. Ya, cukup 1 menit saja. Atau mungkin pembaca juga saya tantang untuk menuliskan 10 kelebihan dan kekurangan dalam waktu 1 menit. Siapkan stopwatch, pensil, dan kertas. Yak, dimulai dari sekarang!

Sudah? Ingat, hanya 1 menit.

Lihatlah kertas yang sudah Anda tulis. Berapa banyak kelebihan yang Anda tulis? Bandingkan dengan kekurangan yang sudah Anda tulis.

Hal menarik yang saya temukan dalam interview dan training ini adalah, bahwa banyak sekali peserta yang menuliskan kekurangannya jauh lebih cepat daripada kelebihannya. Dan yang lebih parah adalah menuliskan kekurangan jauh lebih banyak dari kelebihan yang dimiliki. Apakah pembaca termasuk dalam kategori ini?

Sebenarnya, tidak ada yang salah dan benar dalam mengikuti kuis ini. Namun, dari sini dapat diambil kesimpulan bahwa masih banyak sekali orang yang terfokus pada kekurangannya. Mereka seolah-olah menomor-duakan berbagai macam kelebihan mereka dengan dalih ingin rendah hati. Sehingga ketika mereka ditantang untuk menyebutkannya, maka yang disebutkan terlebih dulu adalah kelemahan-kelemahan pada diri sendiri, dan sadarkah terkadang diri kita juga melakukan hal itu?

Padahal, tahukah bahwa setiap diri kita ini adalah ‘benda’ yang sangat berharga dan mahal harganya? Pantaskah kita menarik stereotip dan berfokus hanya pada hal-hal buruk pada benda yang berharga mahal? Bukankah setiap yang mahal dan spesial itu pasti memiliki banyak kelebihan.  Bukankah setiap mahakarya yang mahal dan indah luar biasa memiliki keunggulan lebih banyak dari kekurangannya sehingga harganya bisa melambung tinggi.

Wah, ternyata ada pembaca yang bertanya apa bukti bahwa kita adalah benda yang spesial, limited edition dan berharga. Oke, saya berikan bukti paling sederhana (paling sederhana lho). Kalian tahu mobil Ferrari? Pasti di benak kita semua sudah terbayang sebuah mobil cepat buatan Italia yang kesannya elit. Tapi yang saya maksud adalah Ferrari 250 GT SWB (bila penasaran bisa mencari di google seperti apa bentuknya), sebuah mobil spesial yang mempunyai harga 7 juta Euro. Silakan konversi ke rupiah. Malas? Oke, oke, sekitar Rp102,9 miliar, dengan asumsi 1 euro itu Rp14.700,00.

Mahal, bukan? Dan itu diproduksi terbatas. Sekarang saya tantang Anda untuk menukar 1 bola mata Anda dengan sebuah Ferrari 250 GT SWB. Selama ini orang yang saya tanya hal seperti itu, menjawab dengan tegas, tidak mau!. Padahal itu untuk satu bola mata saja. Jadi bila dirupiahkan, berpa harga Anda. Sudah jelas : tak ternilai (maksudnya sangat amat amat mahal sekali).

Mau bukti lain? Anda dilahirkan sebagai orang yang spesial, karena apa? Di dalam rahim saja sudah mengalahkan banyak sel sperma, sehingga Andalah yang terpilih menembus ovum dan kemudian tumbuh menjadi embrio dan lahirlah diri Anda. Anda telah mengeliminasi jutaan bahkan puluhan juta sel sperma dalam suatu kompetisi hidup-mati! (karena kalau Anda kalah, Anda hanya akan menjadi sel yang mati). Selain itu bentuk wajah, rupa, susunan genetika Anda dan pengalaman-pengalaman yang telah Anda lalui tidak mungkin sama dengan yang lain, dan hal inilah yang membuat diri Anda spesial dan limited edition, hanya diciptakan satu di seluruh dunia!

Namun mengapa masih banyak diri kita yang menganggap remeh kemampuan kita dan memendam potensi dengan alasan rendah hati, sehingga seolah-olah diri ini hanyalah diri yang penuh dengan kekurangan saja? Padahal Allah menciptakan kita berbentuk sebuah mahakarya (masterpiece) berupa diri kita. Saya bukan mengajak kita untuk sombong, tetapi mengajak kita untuk mengakui kapasitas dan potensi diri kita. Ketika kita memiliki potensi dan kemampuan 10, maka kita harus katakan diri kita 10! Bukan 7 (rendah diri–minder) maupun 14 (angkuh, sombong). Hal ini bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan potensi kita sebaik-baiknya, namun kita masih membuka diri terhadap kritik dan saran konstruktif terhadap diri kita. Maka kita akan senantiasa bisa menjadi atau menuju manusia yang paripurna.

Jadikanlah diri Anda spesial, akuilah, dan berlakulah kalau Anda adalah sebuah mahakarya dari Sang Pencipta. Banggakanlah Allah pencipta Anda, ikuti instruksi yang Dia berikan kepada kita melalui kitab suci dan ajaran RasulNya, jadilah seorang expert di bidang yang Anda sukai dan tekuni, setelah itu berkontribusilah bagi kehidupan umat dan orang banyak, karena sesungguhNya, orang yang senantiasa memperkaya orang lain dengan harta, ilmu, nasihat, dan usahanya, berarti dia telah memperkaya dirinya sendiri. Dan Allah pun akan tersenyum kepada Anda, sehingga Anda tidak perlu bingung lagi ketika Allah bertanya meminta pertanggungjawaban Anda, “Kau kuciptakan dengan spesial dan berharga  di dunia, apa saja yang telah kau hasilkan?”, maka Anda bisa menjawabnya dengan lancar, dan Allah pun tersenyum kepada Anda. Jadilah manusia paripurna, karena kita semua begitu berharga.

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah seorang pembelajar dan juga praktisi pendidikan. Arry merupakan dosen tetap di Departemen Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia. Saat ini Arry sedang menjalankan tugas belajar dengan melanjutkan studi doktoral di Faculty of Technology, Policy, and Management, Technishce Universiteit Delft, Belanda. Bidang yang ditekuninya saat ini adalah metode pemodelan dan simulasi sistem untuk pengambilan keputusan di bidang transportasi, khususnya transportasi laut.

Di sela-sela kesibukannya, Arry senang berbagi pemikiran seputar pendidikan dan pengembangan diri melalui blognya di arryrahmwan.net, Youtube Channel, dan juga sebagai trainer di CerdasMulia Institute.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!