Uncategorized

Keberkahan dalam Bisnis

Written by Arry Rahmawan

“Kekayaan yang dibangun di atas kebohongan, dan kemuliaan yang dibangun di atas kehinaan adalah kekayaan dan kemuliaan yang rapuh.”

Kalimat itu saya dapatkan dari Ustadz Yusuf Mansur, yang kalau dalam ceramahnya sering kita dengar sesuatu yang kesannya memang tidak masuk akal. “Udah, ente sedekah aja. Pasti Allah akan ganti. Yakin, yakin, dan yakin aja ente.” Itu pesan yang sering saya terima dari beliau. Sewaktu saya menjalankan bisnis training di awal tahun 2010, saya orang yang skeptis. Tidak percaya. Saya percaya bahwa Allah Maha Kaya, namun cara yang diajarkan menurut saya tidak masuk logika. Apalagi di masa sekarang, di mana ‘permainan’ sudah menjadi budaya. Kalau kita tidak pandai-pandai ‘mengakali’, pasti kita akan tergilas habis tanpa sisa.

Sampai akhirnya dalam 4 tahun terakhir ini saya mengalaminya sendiri di depan mata saya. Bahwa sebenarnya memang sesuatu yang dibangun di atas sesuatu yang tidak berkah pasti akan rapuh dan menghilang dengan cepat. Saya pun yakin, bahwa Allah lah sumber dari semua rezeki, hanya kepadaNya lah tempat kita meminta. Jika kita yakin, pasti akan manis jadinya.

Berkata memang paling mudah, namun saya akan ceritakan dua kisah yang menjadi bukti nyata bahwa memang untuk masalah rezeki, kepada Allah lah kita harus bergantung. Bukan kepada orang, jabatan, apalagi profesi yang kita miliki. Saya pernah bergantung kepada selainNya, dan saya salah besar.

Awal Masuk Universitas Indonesia

Masuk Universitas Indonesia tanpa jalur tes merupakan suatu kehormatan buat saya pada tahun 2009. Ada kejadian menarik pada waktu itu. Saya diterima di Fakultas Teknik UI, tanpa tes, dan saya senang waktu itu karena katanya sistem pembayaran di UI akan disesuaikan dengan kemampuan orang tua mahasiswa.

Saya ingat, biaya sekolah saya hanya Rp200.000 per bulan, namun kemudian saat saya kuliah melonjak hingga tujuh juta lebih per semester. Kampus apa ini? Harganya sangat mencekik leher. Bahkan dalam shalat saya pernah nangis sejadi-jadinya karena kasihan dengan orang tua. Semakin perih saat melihat teman-teman saya (yang jauh lebih kaya), mendapatkan biaya per semester dengan kisaran Rp2 – 3 juta per semester nya saja.

Belakangan saya tahu bahwa saat submit formulir itu, teman saya memanipulasi laporan dengan memfoto rumah yang bukan rumah mereka, mengurangi penulisan aset mereka, bilang tidak punya mobil dan rumah mewah. Memang tidak semua, tapi waktu itu kebetulan saya tahu ada yang seperti itu. Bahkan, saya pun seperti gelap mata ingin melakukan itu.

Tapi untunglah saya punya orang tua yang jujur. Kata ibu, biarlah mahal yang penting berkah. Rezeki Allah itu luas. Kalau berkah, insyaAllah akan dimudahkan jalannya.

Saya sedih, sebenarnya. Namun apa yang ibu katakan ada benarnya. Gara-gara bayar mahal itu, ternyata memang Allah membuat skenario terbaik. Saya tidak main-main dengan kuliah ini. Selama kuliah di UI, setelah saya hitung-hitung saya mendapatkan sebuah pembelajaran yang jauh lebih berharga daripada sekedar membayar uang sebesar itu,

  • Saya mendapatkan beasiswa kepemimpinan PPSDMS Nurul Fikri selama dua tahun
  • Saya mendapatkan beasiswa penuh untuk study visit ke Singapura pada Juli 2011 dan Jepang pada November 2012 (total nilai lebih dari Rp100 juta).
  • Saya mendapatkan penghargaan dan merintis usaha bisnis saya pertama kali di UI dengan IP yang masih terjaga dengan baik
  • Saya mendapatkan banyak koneksi dan teman-teman yang sangat baik, baik untuk akademis dan bisnis, mulai tingkat kampus hingga tingkat Asia Pasifik.
  • Saya mendapatkan beasiswa fasttrack untuk langsung melanjutkan program master S2.

Allah memang punya jalannya sendiri, selama kita yakin bahwa rezeki Allah itu luas. Yang penting sesuai dengan arahan dan firmanNya.

Tantangan Dalam Bisnis

Walaupun saya sudah membuktikan di depan mata, namun percaya dan yakin bahwa rezeki Allah itu luas adalah sesuatu yang benar-benar sangat sulit! Apalagi kalau misalnya kita dalam posisi yang sangat terdesak dalam memilih. Beberapa kejadian unik saat saya menjalankan bisnis di CerdasMulia Training, ada beberapa tantangan seperti berikut ini:

  • Di saat saya sangat memerlukan uang untuk membayar orang, saya mendapatkan tawaran mengisi training dengan fee lumayan namun disuruh menandatangani kuitansi kosong
  • Di saat saya perlu biaya untuk bisa menghadiri training sertifikasi di luar kota, datang tawaran pelatihan dari institusi pendidikan yang mensyaratkan saya untuk memberi komisi kepada pimpinan sekolah sebesar 20% (dihitung-hitung masih untung besar).

Kejadian ini paling sering saya alami. Menerapkan kata-kata di awal tulisan ini, tidak semudah membalik telapak tangan. Awalnya, saya pikir hal itu tidak apa-apa dan baik-baik saja. Namun kemudian muncul masalah-masalah, mulai dari materi training yang dibawa kabur dan diduplikasi, hingga orang-orang kepercayaan saya yang mengundurkan diri.

Saya pun kemudian belajar dan semakin yakin untuk menolak hal-hal seperti itu, partner bisnis, jaringan luas, order, proyek, tidak hentinya datang dengan sendirinya tanpa perlu repot dan susah payah untuk mencarinya, seperti disodorkan saja kesempatan itu, alhamdulillah. Allah menggantinya dengan peluang yang tidak terduga. Jika kita yakin rezeki Allah luas, kita tidak perlu takut kehilangan rezeki hanya karena orang lain tidak jadi mengontak kita karena kita tidak mau kompromi dengan hal seperti itu. Keberkahan dalam bisnis sama penting dengan strategi dan action nya. Ini memang sulit, karena kita perlu membumikan logika langit. Namun jika kita sudah yakin dan percaya, akan banyak keajaiban yang terjadi. Silakan dicoba.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!