Uncategorized

Kiat Jitu Memilih Bisnis Untuk Mahasiswa

Masih menjadi mahasiswa dan ingin memulai bisnis? Siapa takut? Banyak sekali saat ini peluang bertebaran di mana-mana. Banyak sekali kemudahan-kemudahan yang bisa kita akses dibandingkan dengan zaman orang tua atau mbah kita dulu, yaitu kuliah sambil berbisnis. Contoh suksesnya? Tidak perlu ditanyakan lagi. Banyak kok yang sekarang masih menjadi mahasiswa aktif, tapi bisnisnya sudah oke-oke.

Tapi, justru semakin banyaknya peluang dan kemudahan itu menjadi kegalauan tersendiri bagi pengusaha mahasiswa muda yang masih start up untuk memilih bisnis apa yang ingin digelutinya. Nah, sekarang saya ingin berbagi bagaimana kiat-kiat jitu memilih bisnis untuk mahasiswa. Penasaran? Yuk, baca lebih lanjut lagi.

1. Memilih Bidang yang Disukai

Setiap orang itu unik. Setiap orang itu berbeda. Setiap orang memiliki interest atau ketertarikan yang berbeda dibandingkan dengan yang lain. Jadi, kenapa tidak memilih untuk menjadi diri sendiri? Pilih bidang yang memang kamu sukai untuk digeluti. Entah itu mulai dari fashion, teknologi, daur ulang barang bekas, kuliner, hingga bidang jasa seperti yang saya geluti sekarang. Kenapa harus memulai dari yang disukai? Karena agar kita terus tetap bersemangat dalam mengembangkan bisnis dan menjaga semangat itu dengan lebih tahan lama. Kan, kalau orang menyukai apa yang dia kerjakan seperti bermain kan rasanya? Hehe.. 🙂

2. Menyesuaikan dengan Program Studi

Selain yang disukai, kalau bisa sesuaikan bidang bisnis kamu dengan program studi yang sedang kamu geluti, entah itu teknik, sastra, kedokteran, farmasi, hukum, dan yang lain. Ini dilakukan agar ilmu yang sudah kamu pelajari itu tidak mubazir. Terus selain tidak mubazir, juga dapat mendukung kamu untuk tetap mempertahankan prestasi akademik. Istilahnya, bisnis yang kamu geluti itu adalah bagian dari learning by doing. Menerapkan apa yang memang kamu kuasai ilmunya. Tapi, kalau menurut saya pribadi sih prioritas utama adalah yang disenangi dulu. Kalau memang antara program studi dan apa yang disukai itu berbeda, yang penting kuliah lulus dengan nilai memuaskan ya, hehe.. 🙂

3. Memiliki Kemampuan untuk Mengembangkan

Pilih bidang yang memang kamu rasa mampu untuk mengembangkan, baik itu dari segi modal, kompetensi, keterampilan, maupun jaringan. Perhatikan 4 hal tersebut, dan mana bidang yang sudah didukung semuanya. Tentu akan lebih mudah mengembangkan bidang yang sudah didukung oleh keempat hal itu, walaupun pada kenyataannya tidak semudah itu menemukan bidang yang sudah didukung keempat hal tersebut. Jadi, saran saya sebelum membuat keputusan memilih bidang bisnis lakukan terlebih dahulu analisis SWOT terhadap bidang yang kita pilih.

4. Menghasilkan CashFlow Positif

Oke, saya sudah memilih bidang yang ingin saya geluti. Selajutnya apalagi? Selanjutnya adalah pastikan bahwa bidang kamu menghasilkan cashflow yang positif. Inti dari bisnis adalah membangun perusahaan yang menghasilkan cashflow positif. Jadi kalau bidang yang kita pilih membuat kita selalu nombok, nombok, dan nombok terus setiap bulan atau tutup buku, bisa jadi bidang yang kita pilih memang tidak sesuai dan perlu untuk mengganti bidang yang baru.

5. Menjadi yang Terbaik di Bidang Tersebut

Saya seringkali merasa kasihan pada pebisnis startup macam saya yang bilang bahwa sebagai pebisnis kita tidak perlu mengetahui semua hal tentang bisnis kita, tapi biar karyawan atau pegawai kita saja yang mengurusnya. Menurut saya ini statement yang agak nyeleneh. Kenapa? Karena pebisnis sukses yang ada adalah mereka yang menggeluti bidang di mana mereka bisa menjadi yang terbaik di sana. Menjadi yang terbaik karena mereka benar-benar mengetahui apa sebenarnya bisnis mereka, mereka belajar dari ahlinya, mengembangkannya, dan benar-benar mengetahui rinciannya. Jadi, pilihlah sebuah bidang di mana kamu merasa bisa menjadi yang terbaik di bidang itu. Ingin berbisnis di bidang musik, misalkan? Membuka kursus musik dengan standar terbaik? Kenapa tidak? Cobalah untuk memulai di mana itu bisa mengantarkan kita menjadi yang terbaik.

Oke, sekian 5 kiat jitu yang bisa saya bagi buat sahabat semuanya. Semoga bermanfaat ya khususnya buat teman-teman mahasiswa yang masih startup dan baru memulai bisnis. Bidang yang kamu pilih dalam bisnis, akan menentukan seperti apa bisnis kamu ke epannya. So, jangan sampai salah pilih ya. 🙂

Punya masalah dengan orang tua saat mengembangkan bisnis? Coba baca Saat Bisnis tidak Diizinkan Orang Tua

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow @ArryRahmawan

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!