Uncategorized

Kisah Sebuah Batu yang Menghalangi Jalan

Dalam suatu kegiatan mentoring kepemimpinan, mentor saya pernah menceritakan sebuah kisah. Jadi pada zaman dahulu ada seorang raja yang sengaja ingin mengetahui tingkat kepedulian rakyatnya. Pada waktu itu sang Raja berinisiatif untuk menghalangi jalan raya yang sering dilewati orang dengan sebuah batu yang cukup besar.

Setelah batu itu diletakkan, sang Raja pun kemudian bersembunyi di tempat yang aman. Saat bersembunyi itu, Raja berharap akan ada banyak dari mereka yang segera menyingkirkan batu itu sebagai bentuk kepeduliannya. Namun apa yang kemudian terjadi?

Pertama, yang datang adalah para bangsawan dan pedagang-pedagang kaya yang menjadi rekanan dan teman dekat dari raja. Saat lewat, si pedagang hanya memandangi batu itu tanpa berbuat apapun dan terus lewat saja. Satu, dua, tiga orang, dan begitu pun seterusnya.

Lelah menunggu berjam-jam, sang Raja pun akhirnya berinisiatif untuk memindahkan batu tersebut sendiri. Sampai akhirnya ada seorang petani sayur yang berpenampilan sangat sederhana. Saat itu sang petani sedang membawa pikulan hasil bertaninya. Ketika melewati jalan itu, ditaruh sebentar pikulannya, dia singkirkan batunya, baru kemudian dia berjalan lagi. Tidak selang beberapa lama, keluarlah sang raja sambil kemudian memberikan hadiah berupa sekantung keping emas.

Sahabat, banyak sekali dari diri kita, tanpa kita sadari mungkin berlaku yang sama seperti bangsawan. Saat ada beberapa masalah atau hal-hal yang membutuhkan bantuan kita, seringkali kita tidak menanggapinya. Mungkin, kata yang paling pas digunakan adalah egois. Bagaimana kemudian kita mementingkan diri kita sendiri.

Kedua, bahwa setiap kebaikan yang kita kerjakan – sekecil apapu – akan membawa dampak dan energi positif dalam kehidupan kita. Ingat dengan hukum kekekalan energi? Bahwa sebenarnya energi positif atau kebaikan-kebaikan yang kita berikan tidak musnah begitu saja. Akan tetapi berubah dari satu bentuk ke bentuk lain yang bahkan justru akan kita terima kembali dalam bentuk energi positif yang jauh lebih besar.

Jadi, apakah benar setiap orang itu egois? Mudah-mudahan kita dapat memulainya dari diri kita untuk lebih peduli dan menebar manfaat bagi banyak orang.

Semoga bermanfaat, salam CerdasMulia!

Arry Rahmawan, adalah Inspirator CerdasMulia,  Direktur Penerbit Granada, wakil ketua Center for Entrepreneurship Development and Studies Universitas Indonesia, sekaligus praktisi pengembangan SDM. Telah mengantongi ribuan jam terbang sebagai pembicara, motivator, dan konsultan khususnya untuk pelajar dan mahasiswa. Direktur Pengembangan Bisnis Permata CerdasMulia Indonesia ini dapat dihubungi via email di arry.rahmawan@gmail.com atau follow twitternya di @ArryRahmawan

Dipersilahkan untuk menyebarkan tulisan ini dalam bentuk apa pun, asalkan tetap menjaga kode etik dengan mencantumkan Arry Rahmawan sebagai penulisnya dan Blog Kak Arry sebagai sumbernya

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!