Uncategorized

Kualitas atau Kuantitas?

Written by Arry Rahmawan

4 tahun lalu, saat saya baru memulai bisnis banyak orang yang bertanya, “Karyawannya sudah berapa, Mas?”. Jujur, pada waktu itu saya masih merintis sendirian (sedihnya.. T_T). Saya bilang saja, sambil malu – malu, “Baru sendirian mas…” (sambil meringis). Pertanyaan ini saya dapatkan ketika saya mulai banyak berinteraksi dalam beberapa komunitas bisnis. Saat saya jawab ‘saya masih sendiri’ (layaknya seorang jomblo), orang yang menanyakan hal tersebut senyam – senyum sambil memandang sinis, “Oh, bisnis loe masih bau kencur, coy.”

Dalam bergaul dengan entrepreneur, jangan heran kalau kita banyak ditanya tentang berapa besar tim kita, atau berapa banyak karyawan yang kita punya. Memiliki banyak karyawan, identik dengan keberhasilan bisnis kita juga. Banyak karyawan, berarti bisnis kita bisa menghidupi banyak orang.

Benarkah seperti itu?

Dulu, saya pernah terjebak dengan sudut pandang itu. Saat saya mengembangkan CerdasMulia Training Center di tahun 2011, saya langsung membuat struktur usaha yang gemuk. Ada divisi pemasaran, event organizer, divisi content, research, dan masih banyak lagi divisi yang lainnya. Tahun 2012 total saya memiliki jumlah tim sebanyak 14 orang. Memang sih, pada saat saya ditanya, “saya punya 14 tim”, seolah bisnis saya itu besar. Saya percaya diri menjawabnya. Tetapi, bagaimana dengan kinerjanya?

Dari beberapa target yang dibebankan, kinerja justru tidak terlalu berhasil secara signifikan. Selain karena ‘terburu-buru’ memilih SDM yang belum matang untuk bergabung di tim, saya juga banyak mengalokasikan SDM untuk kinerja yang sebenarnya tidak perlu. Bukan hasil yang segera didapatkan, namun justru banyak sekali cost, atau biaya – biaya yang keluar. Selama tahun 2012 – 2014, CerdasMulia Training Center hampir tidak memiliki capaian yang berarti.

September 2014, akhirnya saya merombak tim dan mengganti nama CerdasMuila Training Center dengan nama CerdasMulia Institute. Dari 14 tim tersebut, saya rampingkan menjadi hanya 3 (tiga) tim inti saja yang memang sudah berpengalaman dan expert di bidangnya. Selain 3 tim inti tersebut, saya menggunakan jasa 2 konsultan bisnis pelatihan yang keren dan sukses membawa perusahaan pelatihan melejit. Total tim seluruhnya tidak lebih dari 5 orang. Bagaimana hasil kinerja 3 orang di dalam tim CerdasMulia Institute ini? Dalam jangka 5 bulan, 3 tim ini berhasil melakukan pencapaian yang menurut saya hampir mustahil. Berikut ini adalah beberapa refleksi capaiannya.

Young Trainer Academy sebanyak 5 angkatan

Saya menargetkan bahwa CerdasMulia Institute harus melaunching program pembentukan trainer – trainer muda Indonesia. Per bulan Januari 2015, program Young Trainer Academy sudah dilaksanakan sebanyak 5 kali dan di kota – kota yang berbeda pula : Jakarta, Bogor, dan Jogjakarta.

Young Trainer Circle

3 tim yang di push berhasil menciptakan sebuah social media online untuk para trainer dan inspirator muda Indonesia. Sekarang, social media ini memiliki ratusan member aktif yang senantiasa berbagi inspirasi setiap harinya. Platform ini juga mengadakan kelas online untuk para member yang menjadi anggota di dalamnya.

Lingkar Trainer Muda Indonesia

Bertiga dengan tim ini juga kami mengonsep dan membidani lahirnya komunitas Trainer Muda terbesar di Indonesia, yaitu Lingkar Trainer Muda Indonesia (LTMI). LTMI ini insyaAllah akan dilaunching pada 1 Maret 2015 nanti, bertepatan dengan ulang tahun program Young Trainer Academy. Berikut ini adalah beberapa acara dari komunitas Lingkar Trainer Muda Indonesia.

Buku Persembahan Cinta

Karya terakhir, adalah buku ‘Seri Persembahan Cinta’ yang pertama dengan judul “Sekeping Cinta.” Buku ini merupakan karya kompilasi dari teman – teman trainer muda, alumni dari Young Trainer Academy. Dengan dibantu tim 3 orang ini, alhamdulillah buku ini bisa selesai tepat pada waktunya.

Dan, apa kata orang saat saya katakan bahwa tim kami hanya 3 orang? Banyak orang yang tidak percaya! Banyak yang sangsi bagaimana progress yang pesat dilakukan hanya tenaga 3 orang?

Jawaban saya, sangat mungkin. Karena dalam konteks ini, kualitas lebih baik dari kuantitas.

Saya belajar, dari pengalaman saya sebagai seorang entrepreneur bahwa dalam merekrut orang untuk menjadi bagian dari kita harus mengutamakan kualitas, baru kuantitas. Saya menganut prinsip kepemimpinan tim komando, di mana berisi orang – orang berkualitas dalam jumlah sedikit, namun bisa menyelesaikan banyak hal. Terbukti dalam 5 bulan terakhir, capaian Key Performance Indicator tim saya mencapai peningkatan 400% dan jauh lebih produktif dibandingkan 2 tahun sebelumnya.

Dan, memang ternyata kualitas itu lebih penting dari kuantitas ya.

Bagaimana menurut Anda? Setujukah dengan saya?

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen pengantar kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri, Universitas Indonesia. Selain itu, Arry juga merupakan staf ahli di Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia sejak 2015 - 2019. Per akhir tahun 2019, Arry melanjutkan studi doktoral di Delft University of Technology (TU Delft), Belanda. Disela-sela kesibukannya sebagai peneliti, Arry juga memanfaatkan waktunya untuk menimba ilmu kewirausahaan dari Delft Centre for Entrepeneurship, inkubator kewirausahaan TU Delft.

Arry berpengalaman sebagai narasumber di berbagai macam instansi pemerintah, kementerian, BUMN, dan institusi pendidikan. Apabila berminat untuk mengundang Arry sebagai narasumber, dosen tamu, atau juri di institusi Anda, dengan sangat senang kami akan berusaha menyanggupinya. Silakan hubungi 0813 1844 2750 (Melinda) atau email ke arry.rahmawan(at)gmail.com.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!