Uncategorized

Membentuk Kebiasaan Menulis

Written by Arry Rahmawan

Anda ingin menjadi seorang penulis? Anda ingin bisa menghasilkan uang melalui menulis? Atau Anda sekedar ingin menebarkan pengaruh dan pemikiran Anda lewat rangkaian kata-kata yang terstruktur dengan rapi dan sistematis? Berdasarkan pengalaman saya, hal tersebut tidak mudah walaupun sebenarnya semua orang bisa menulis.

Menjadi seorang penulis yang baik tidak didapatkan dalam waktu instan dan membutuhkan keseriusan untuk mengasah keterampilan menulisnya. Menulis bukan hanya sekedar mengetik, namun menulis adalah bagaimana merangkai kata yang jika bisa membuat pembaca kita terpengaruh atau berdampak.

Salah satu cara menjadi penulis yang paling cepat adalah dengan membentuk kebiasaan menulis. Seperti yang saya ceritakan pada tulisan-tulisan sebelumnya, awalnya saya menulis hanyalah iseng agar bisa memberikan manfaat dari catatan-catatan saya yang mengendap di buku. Namun, semakin sering menulis, ternyata menulis itu menjadi sebuah gaya hidup. Sehari saja tidak menulis, rasanya ada sesuatu yang kurang.

Lantas, bagaimana cara yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan kebiasaan menulis?

  1. Meluangkan waktu untuk menulis, bukan menulis jika ada waktu luang
  2. Banyak membaca, kemudian membuat ringkasan singkat untuk melatih kreativitas kita dalam merangkai kata
  3. Buat 3 alasan yang ‘menyakitkan’ apabila kita tidak menulis dengan rutin. Misalnya saya: ‘Jika saya tidak menulis hari ini, saya menyia-nyiakan satu kesempatan untuk menghasilkan karya baru yang bermanfaat dan belum tentu saya punya waktu panjang untuk menulis lagi’.
  4. Buat 3 alasan yang ‘menyenangkan’ apabila kita bisa menulis dengan rutin. Misalnya saja: ‘Dengan saya menulis rutin, saya bisa menerbitkan tulisan-tulisan saya menjadi sebuah buku dan menghasilkan uang dari tulisan-tulisan saya.’
  5. Buat notes sederhana, blog, atau apapun yang kemudian bisa di share ke orang lain
  6. Buat jadwal yang kontinu dalam menulis, misalkan dua hari atau tiga hari sekali
  7. Tetapkan batas waktu berapa lama kita ingin menulis, misalkan sehari 1-2 jam, kecuali jika Anda adalah full-time writer.
  8. Buat daftar checklist, sudahkah kita komitmen untuk menghasilkan tulisan dengan rutin?
  9. Masukkan tulisan-tulisan kita ke media lain, entah media online, jejaring sosial, atau minta feedback langsung kepada mereka. Jika masukannya negatif? Maju terus!

Tips-tips tersebut di atas sekaligus menjawab pertanyaan teman-teman yang menghubungi via email, bagaimana agar kita bisa menulis dengan bahasa yang baik dan mudah dicerna? Tentu, semuanya membutuhkan proses. Semakin sering kita menghasilkan tulisan, semakin sering kita membiasakan diri untuk menulis, semakin sulit pula kita menghasilkan tulisan yang jelek. Penulis yang bagus, di manapun selalu diawali dengan perjuangan yang gigih. Jadi, jika kita ingin menjadi seorang penulis luar biasa namun tidak ingin melewati segala proses dan perjuangannya, rasanya hampir tidak mungkin jadi seorang penulis sukses. ūüôā

Bagaimana menurut Anda? Adakah tips lain untuk membentuk kebiasaan menulis?

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar bisnis dan pengembangan diri di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!