Uncategorized

Memberikan Impact dengan Aksi

Saya paling senang bertemu dengan orang-orang inspiratif, di mana saya bisa menggali cerita yang menarik di setiap pertemuannya. Seperti yang saya catat pada hari ini. Hari ini saya bertemu dengan kawan lama saya yang sudah menjadi seorang pembicara kondang, penulis buku, trainer corporate, masih muda, baru menginjak usia 30 tahun.

Memiliki teman sesama trainer seringkali membuat saya terkejut dengan cerita-cerita unik dibalik alasan mengapa mereka terjun menjadi seorang pelatih, membuat orang lain menjadi lebih baik. Terlebih, teman saya ini dulunya yang saya tahu adalah orang begajulan, sewaktu SMA kerjaannya tawuran, setelah lulus SMA bingung tidak ada pekerjaan alias menjadi pengangguran.

“Awal titik gue berubah itu agak lucu, Ry. Waktu itu gue inget banget lagi jalan-jalan di area perkebunan, gue lari terus nyenggol orang yang lagi bawa karung. Tumpahlah semua isinya. Orang ini marah-marah, ternyata isinya pupuk. Pupuk itu yang gue tahu terbuat dari kotoran kambing. Orangnya marah-marah, ternyata harga per kilonya mahal!”

“Dari situ gue berpikir, bahkan sampai kotoran kambing pun punya impact di dunia ini. Terus gue ngapain aja selama ini? 23 tahun hidup tapi ga punya impact bagi orang lain, yang ada malah membuat kerusakan.”

Dari situ kemudian teman saya ini bertekad menjadi seorang yang mampu memberikan dampak, tentu saja dampak positif kepada orang lain. Saya salut karena 7 tahun perjalanan hidupnya kemudian itu diiringi dengan aksi-aksi dan pergerakan konkrit untuk menciptakan dampak positif. Berbagai buku ditulis, mengajar, menjadi trainer, membuka perusahaan sendiri, dan juga mencetak trainer. 

Saya pun terkena pukulan telak ketika berpikir tentang impact, apa sih dampak yang sudah saya hasilkan ke orang-orang sekeliling saya? Apakah dampak itu berbentuk positif atau negatif? Bermanfaat atau merusak? Semangat pun jadi terbakar lagi, bahwa kita sebagai manusia harus memiliki impact positif dengan kehadiran kita. Tentu saja, menjadi orang yang memiliki impact tidak serta merta terjadi begitu saja, namun perlu langkah dan aksi nyata yang konkrit untuk mewujudkannya.

Untuk memulainya kita bisa menuliskan berbagai macam ide dan gagasan-gagasan sederhana agar tidak lupa atau hilang. Setelah itu, segera tindaklanjuti mana ide yang sangat mungkin untuk direalisasikan. Saya waktu itu berpikir sederhana tentang membuat lembaga training pelajar dan pemuda, ternyata lahir CerdasMulia. Saya waktu itu berpikir untuk membuat komunitas kewirausahaan pemuda, lahirlah kemudian TDA Kampus. Saya waktu itu berpikir tentang bagaimana menjadi produktif dengan caa yang sederhana, lahirlah buku SimplyProductive!. Saya memiliki ide untuk menulis setiap hari, membuat blog yang menginspirasi banyak orang, lahirlah blog yang sedang Anda kunjungi saat ini.

Memberikan impact positif kepada orang lain tidak cukup hanya sekedar ide dan gagasan, namun juga perlu langkah-langkah konkrit dan aksi nyata untuk mewujudkannya. Apalagi kita masih muda, sungguh sangat sayang apabila waktu yang kita habiskan tidak ada manfaatnya dan tidak memberikan impact sama sekali kepada yang lainnya.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips pengembangan bisnis, karier dan pencapaian hidup di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Opt In Image

Download Ebook SimplyProductive Gratis!

Saatnya MELIPATGANDAKAN Produktivitas Hidup dengan CEPAT dan MUDAH

Pelajari bagaimana saya dapat MELIPATGANDAKAN PRODUKTIVITAS hidup hanya dengan MELAKUKAN BEBERAPA HAL SEDERHANA. Cukup masukkan nama dan alamat email Anda untuk mendapatkan ebook nya. 100% gratis dan langsung download! Berminat? Masukkan Email Anda Sekarang!

100% Aman. Link Download akan Dikirim Via Email.

About the author

Arry Rahmawan

Arry Rahmawan adalah dosen kewirausahaan teknologi di Departemen Teknik Industri Universitas Indonesia yang saat ini sedang melakukan tugas belajar di Technische Universiteit Delft, Belanda. Arry memiliki semangat dan passion dalam menulis, khususnya melalui media blog. Tulisan - tulisan di blognya ssat ini mayoritas membahas tentang kehidupan seputar akademik di perguruan tinggi, pengembangan diri, serta entrepreneurship.

Pada tahun 2013, buku Studentpreneur Guidebook yang ditulisnya menjadi national best seller dan rujukan pengajaran kewirausaahaan untuk pelajar serta mahasiswa di Indonesia. Sejak tahun 2013, Arry juga aktif membantu Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis Universitas Indonesia untuk menyeleksi dan membina para entrepreneur terbaik dari sivitas akademik UI. Dalam 10 tahun terakhir, Arry juga dipercaya untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan jasa konsultasi bagi kementerian, BUMN, korporasi, serta yayasan yang ingin menumbuhkan kewirausahaan dalam organisasi (corporate entrepreneurship / intrapreneurship) atau melakukan inovasi bisnis untuk bisa terus bertumbuh di era disruptif seperti saat ini.

Untuk terus mengembangkan minat keilmuannya di bidang kewirausahaan, Arry belajar dari para pakar kewirausahaan Eropa melalui Delft Centre for Entrepreneurship di Technische Universiteit Delft, Belanda sejak tahun 2019.

Untuk informasi lebih lengkap, silakan klik halaman berikut ini.

Leave a Comment

Ingin Mempelajari Ilmu Pengembangan Diri Lebih Mendalam?
Join dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia!
Jadilah satu dari sedikit orang yang mendapatkan tips berkualitas untuk membuat hidup lebih bermakna, bertumbuh, dan berdampak
Saya Gabung!
*Klub Pengembangan Diri Indonesia adalah sebuah klub online di Facebook yang berisi berbagai arsip, artikel, serta training pengembangan diri online gratis!
Dapatkan ebook "SimplyProductive" untuk melipatgandakan produktivitas Anda
Saya Mau!

Ingin Hidup Anda Bertumbuh?

Segera bergabung dengan Klub Pengembangan Diri Indonesia untuk mendapatkan tips dan online course tentang bagaimana mewujudkan hidup yang lebih baik
Saya Mau!